TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Menantikan Hadirnya Destinasi Wisata Ramah Autisme untuk Anakku

Bacaan 4 menit
Menantikan Hadirnya Destinasi Wisata Ramah Autisme untuk Anakku

Hingga kini, wisata alam jadi tujuan wisata yang cukup ramah untuk autisme. Kapan kita memiliki destinasi wisata buatan, wisata ramah anak autis?

Sore itu, istri saya memperlihatkan pembicaraan di salah satu grup WhatsApp tentang kekhawatiran para orang tua saat mengajak anaknya yang mengalami gangguan autisme mengunjungi tempat wisata. Di dalam grup itu banyak curhat pengalaman mereka mendapatkan perlakuan kurang mengenakkan saat berada di tempat wisata. Seperti nyinyiran dari pengunjung lain, bahkan yang paling ekstrim, ada salah satu dari mereka yang diusir untuk meninggalkan lokasi wisata karena dianggap mengganggu ketenangan di tempat wisata tersebut. Sebagai seorang ibu, ada rasa empati yang turut dirasakan oleh istri saya. Tidak setiap anak dengan gangguan autisme yang dapat melawan rasa panik. Kami sangat bersyukur, putri kami cukup dapat bekerja sama dengan baik saat berada di tempat wisata, bahkan hotel sekalipun. Kami berdua sejenak berpikir, mungkinkah ada model pengelolaan destinasi wisata yang ideal bagi wisatawan autis? Akankah satu saat Indonesia memiliki banyak tempat wisata ramah anak autis?

Anak autis memiliki hak yang sama dengan anak-anak lain, baik dalam hal belajar, bermain juga berwisata. Namun masih banyak masyarakat yang menganggap anak autis itu sebagai anak nakal yang sulit diatur. Padahal autis itu sendiri adalah gangguan perilaku, komunikasi serta interaksi dan sosial pada tahapan ringan, sedang hingga berat. Anak autis memerlukan perhatian dan pendampingan lebih. Apakah semua pelaku tempat wisata bersedia menghadapi wisatawan dengan gangguan autisme?

Artikel terkait: 15 Ciri Anak Autisme dari Ringan hingga Berat, Parents Perlu Tahu!

Pondasi Pengembangan Wisata Ramah Anak Autis Sudah Ada

wisata ramah anak autis

Tenaga Ahli Kedeputian V Kantor Staf Kepresidenan Bidang Pengelolaan dan Kajian Isu Politik Hukum dan Keamanan, Sunarman Sukamto, dalam sebuah seminar web yang digelar Yayasan Sigab baru-baru ini mengatakan Presiden Joko Widodo dengan tegas dan jelas menyampaikan bahwa paradigma negara kepada warga negara penyandang disabilitas harus bergeser dari paradigma karitatif (charity based) menjadi paradigma perlindungan dan pemenuhan hak (human rights based).

Perlu ditegaskan bahwa dalam UU No. 8/2018 tentang Disabilitas pada bagian ke-12 terdapat hak kebudayaan dan pariwisata. Pada Pasal 16 hak itu meliputi tiga hal.

  • Pertama, memperoleh kesamaan dan kesempatan untuk berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan seni dan budaya.
  • Kedua, memperoleh kesamaan kesempatan untuk melakukan kegiatan wisata, melakukan usaha pariwisata, menjadi pekerja pariwisata, dan/atau berperan dalam proses pembangunan pariwisata.
  • Ketiga, mendapatkan kemudahan untuk mengakses, mendapat perlakuan, dan akomodasi yang layak sesuai dengan kebutuhan sebagai wisatawan.

Artikel terkait: 4 Perbedaan Autisme dan ADHD pada Anak, Serupa Tapi Tak Sama

Di Indonesia, hingga saat ini destinasi wisata ramah anak autis adalah jenis wisata alam. Seperti pegunungan juga pantai. Namun, saat berwisata orang tua sendiri-lah yang harus aktif dalam merencanakan dan mendampingi secara khusus anak-anak mereka. Sejauh ini belum terdapat pengelola tempat wisata alam yang aware dengan anak berkebutuhan khusus, autis termasuk salah satu diantaranya. Kenapa wisata alam dikatakan lebih ramah? Karena areanya terbuka, tidak terdapat unsur bahan bangunan yang mengandung zat kimia berbahaya sehingga anak dengan gangguan autis bisa lebih aman berada di area terbuka seperti pegunungan dan pantai.

Seperti Apa Gambaran Tempat Wisata Buatan Ramah Autisme yang Ideal?

Menantikan Hadirnya Destinasi Wisata Ramah Autisme untuk Anakku

Sesameplace.com

Agak sulit memang menciptakan wisata ramah anak autis non alam. Namun, sebetulnya kita dapat merencanakan sebuah konsep tempat wisata yang ramah untuk anak dengan gangguan autisme. Di Amerika Serikat tepatnya di pinggiran Philadelphia, Pennsylvania, ada sebuah taman bermain bertemakan Sesame Street. Taman tersebut telah menjadi yang pertama di dunia yang menerima akreditasi aman dikunjungi oleh anak autisme seperti yang Liputan6.com lansir dari Daily Mail ., Minggu (13/10/2019).

Taman tersebut menawarkan akomodasi, dukungan dan layanan untuk tamu penyandang disabilitas termasuk anak autisme. Anak – anak penyandang autisme disambut dengan berbagai layanan khusus, termasuk ruang dan dukungan yang ramah sensorik. Bangunan yang diciptakan harus dibuat sedemikian rupa, bahan bangunan yang digunakan pun harus aman untuk anak autis, seperti penggunaan cat tembok atau cat kayu yang bertuliskan ‘’Lead Free / Mercury Free’’.

Artikel terkait: 10 Mitos dan Fakta Autisme pada Anak, Parents Wajib Tahu!

Ada ruang terapi sensorik anak berkebutuhan khusus dapat menstimulasi indera penglihatan, pendengaran, penciuman, dan perabaan dengan faslitas yang ada. Fasilitas yang terdapat pada ruang terapi sensorik ini adalah jalur refleksi, texture table, sensory garden, serta wind chimes. Pada ruang terapi motorik anak berkebutuhan khusus dapat menstimulasi kemampuan motorik, pergerakan, dan keseimbangannya.

Selain itu, anak autis kerap kali mengalami mood swing, artinya perubahan suasana hati yang berlangsung cepat. Saat anak senang, anak autis bisa tiba-tiba menangis dan berteriak kencang akibat beberapa faktor seperti suara yang terlalu bising. Oleh sebab itu diperlukan area khusus yang lebih senyap untuk membuat anak tenang. Terakhir, para pegawai di destinasi itupun memerlukan pelatihan khusus untuk menghadapi wisatawan autis sehingga ia dapat mengetahui cara berkomunikasi dan menangani saat anak autis mengalami kecemasan. Semoga semakin banyak negara yang mengadaptasi taman bermain tersebut, termasuk negara Indonesia.

Ditulis oleh Mochammad Taufik Ramadhan Zain, UGC Contributor theAsianparent.com.

Tulisan UGC Contributor lainnya:

Begini Caraku Mengajari Anak Makan Sayur Tanpa Amarah

Abaikan Desakan Kiri-Kanan, Ini Alasan Kami Menunda Memiliki Anak

Corona Bagai Arisan, Akhirnya Kami Dapat Giliran

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.
img
Penulis

Mochammad Taufik Ramadhan Zain

Jadilah Kontributor Kami

  • Halaman Depan
  • /
  • Parenting
  • /
  • Menantikan Hadirnya Destinasi Wisata Ramah Autisme untuk Anakku
Bagikan:
  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti