Waspadai Wisata Seks Anak Melalui Webcam Online

Berhati-hatilah dengan kejahatan seks anak melalui webcam online. Kali ini kami membahas wisata seks online. Seram sekali bila terjadi pada anak kita!

Apakah wisata seks anak melalui webcam online itu?

Dampak psikologis dari pelecehan predator seks online pada anak ini membahayakan. Mereka tidak percaya diri, sindrom stres pasca trauma,  merasa  bersalah, malu dan aib.

Melanjutkan artikel tentang Sweetie, Gadis Yang Menjerat 1000 Predator Seks Anak, kini kami membahas khusus tentang wisata seks anak melalui webcam online. Inilah beberapa informasi yang didapatkan dari situs Terre des Hommes International Federation (TDHIF) :

  • Webcam Child Sex Tourism (WCST) adalah kondisi di mana para pedofil membayar untuk melihat anak-anak (biasanya dari negara-negara miskin) melakukan aktivitas seks di depan webcam online.
  • Anak korban WCST di Filipina mengatakan bahwa mereka berpose tanpa busana, menunjukkan bagian intim tubuhnya, masturbasi, dan kadang-kadang melakukan hubungan seks dengan orang lain.
  • WCST tidak meninggalkan bukti.
  • PBB dan FBI di AS memperkirakan terdapat 750.000 predator yang terhubung ke Internet
  • WCST dikenal terjadi dalam skala besar di Filipina.
  • Sebagian besar anak-anak korban kejahatan ini berusia 6 sampai 17 tahun.

Baca juga Cabe-cabean, Jangan Sampai Terjadi pada Remaja Anda! sebelum lanjut ke halaman berikut:

 

Apakah wisata seks webcam online ini terjadi di Indonesia?

Country Manager Terre des Hommes untuk Indonesia, Sudaryanto, mengatakan, berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan pihaknya, dalam dua bulan sedikitnya ada tiga orang dengan domisili di Indonesia yang ikut mengeksploitasi anak dengan praktek wisata seks anak melalui webcam online.

Menurutnya, kejahatan ini harus menjadi perhatian karena jumlahnya sangat berpotensi untuk terus meningkat. ( sumber: Waspadai "Predator" Anak di Indonesia, Kompas 7 November 2013)

Baca juga : Sweetie, Gadis yang Jerat 1000 Predator Seks Anak

Karakteristik wisata seks melalui webcam online

Hal yang menakutkan tentang wisata online seks melalui adalah para pelaku tidak harus 'pedofil'. Mereka bisa saja orang dewasa yang mencari kepuasan seksual dari siapa pun, termasuk anak-anak. Kelompok orang dewasa ini memang belum tentu cocok sesuai dengan kriteria resmi pedofil, tetapi mereka  cukup tersesat untuk membayar demi melihat pertunjukan seks anak-anak melalui webcam online.

Bahaya Internet adalah bahwa predator dapat terhubung dengan anak-anak kita setiap saat, di mana saja jika kita tidak waspada. Bicaralah dengan anak-anak remaja Anda tentang keamanan Internet dan bahaya pelecehan seks online.

Bahaya Internet adalah bahwa predator dapat terhubung dengan anak-anak kita setiap saat, di mana saja jika kita tidak waspada. Bicaralah dengan anak-anak remaja Anda tentang keamanan Internet dan bahaya pelecehan seks online.

Tips keamanan gunakan Internet untuk anak Anda:

  1. Beritahu anak-anak Anda untuk tidak pernah menanggapi pesan instan atau email dari orang asing.
  2. Instruksikan anak-anak Anda untuk tidak pernah men-download gambar dari sumber yang tidak diketahui.
  3. Jika anak-anak Anda menemukan sesuatu atau seseorang yang membuat mereka takut, memberitahu mereka untuk memberitahu Anda segera.
  4. Beritahu anak-anak Anda yang lebih tua untuk memilih nama layar netral gender yang tidak mengandung kata-kata bernada seksual atau mengungkapkan informasi pribadi.
  5. Perhatikan anak-anak Anda untuk tidak pernah mengungkapkan informasi pribadi tentang diri mereka sendiri (termasuk usia dan jenis kelamin) atau informasi tentang keluarga mereka kepada siapa pun secara online.
  6. Tuliskan daftar aturan 'penggunaan internet' di dekat komputer anak Anda.Ingatlah para orangtua - Jika anak Anda menerima foto seksual eksplisit dari siapa pun secara online, atau jika anak Anda diminta melakukan aktivitas seksual secara online, cepat hubungi polisi.