Waspada Pencurian Saat Travelling dengan Pesawat

Waspada Pencurian Saat Travelling dengan Pesawat

Seorang korban pencurian di dalam kabin pesawat berbagi pengalamannya. Ikuti juga tips travelling yang aman agar terhindar dari pencurian di kabin pesawat.

Travelling adalah aktivitas yang menyenangkan bagi saya, tetapi begitu membaca banyak kehilangan saat travelling, rasanya agak ngeri juga, apalagi  saat ini saya selalu travelling bersama anak-anak.

Banyak berita travelling yang menceritakan kasus pencurian barang di pesawat. Mulai dari salah kirim, tertukar, koper ada tapi barangnya berkurang, dan sebagainya.

Sebagian besar mengeluhkan kehilangan barang ketika koper mereka dimasukkan ke dalam bagasi pesawat. Tentu saja itu di luar pengawasan mata kita sebagai penumpang.

Memberi tanda pada tas/koper akan mempermudah pengawasan. Foto : Ilustrasi, Shutterstock

Memberi tanda pada tas/koper akan mempermudah pengawasan. Foto : Ilustrasi, Shutterstock

Pencurian di pesawat yang biasanya terjadi di bagasi pernah juga dialami oleh kakak saya beberapa waktu yang lalu saat melakukan travelling dari Surabaya ke Banjarmasin. Barang yang hilang sepele, topi dan CD player.

Salah satu upaya untuk menghindari risiko kehilangan adalah kita membawa barang berharga ke kabin pesawat bersama kita. Tetapi apakah cara tersebut menjamin barang kita juga aman?

Ternyata tidak, kasus kehilangan ini bisa terjadi di kabin pesawat. Tempat di mana kita duduk dan tas bisa kita simpan di dalam kabin di atas.

Cerita ini saya dapat dari Halaman Facebook Virendra Shah yang menceritakan perjalanan seorang penumpang yang hendak melakukan travelling ke Hongkong minggu lalu.

Dia menceritakan bahwa dia kehilangan perhiasan dan sejumlah uang tunai di dalam tas kulit yang dia taruh di kabin di atas kepala dia.

Setelah proses pelaporan kepada polisi wilayah Hongkong, baru diketahui bahwa kejadian ini tidak hanya terjadi kali ini saja.  Minggu sebelumnya pihak kepolisian setempat telah menangkap 3 orang pencuri dengan modus yang sama.

Bagaimana hal itu bisa terjadi?

Modusnya adalah komplotan tersebut  duduk di barisan belakang pesawat mengamati tas mana saja yang berada jauh dari penumpang.

Saat para penumpang beristirahat atau menonton film, mereka membawa tas ke bagian belakang pesawat dan mencuri barang-barang yang berharga.

Polisi wilayah Hongkong menyatakan hanya sebesar 5% yang tertangkap oleh pihak kepolisian. Artinya ada 95% pencuri yang masih berkeliaran dan sangat besar kemungkinan mereka mengulangi perbuatannya.

Parents, jangan sampai berita-berita ini membuat rencana travelling kita jadi tidak tenang.  Belajarlah dari banyak berita dan cerita tentang pencurian di dalam pesawat.

Berikut tips travelling yang sebaiknya kita perhatikan ketika hendak melakukan perjalanan dengan menggunakan pesawat.

1. Pastikan kunci dan tandai koper/tas kita

Walaupun saat ini banyak sekali cara membobol kunci gembok maupun kombinasi angka, jangan abaikan tips ini.  Mengunci koper/tas akan memperpanjang waktu pencuri saat melakukan aksinya.

Tanda pada koper atau tas akan berguna untuk mengidentifikasi ketika terjadi sesuatu dengan tas tersebut terutama ketika ada yang berusaha mengambil dari kabin. Bisa jadi tasnya sama, tapi tanda bisa beda bukan?

Pelaku pencurian di kabin pesawat beraksi saat penumpang lain terlelap.

Pelaku pencurian di kabin pesawat beraksi saat penumpang lain terlelap. Foto: Ilustrasi, Shutterstock

2. Jangan beranggapan ruang di bawah kursi kita adalah tempat paling aman

Pihak kepolisian di Hongkong juga menceritakan bahwa pernah ada laporan kehilangan tas yang di simpan di bawah kursi yang pelakunya ternyata adalah orang yang duduk di samping korban.

Kita bisa saja memakai ruang di bawah kursi kita atau di depannya, tetap selalu awasi sekali waktu pada saat penerbangan berlangsung.  Saya biasa mengaitkan tas laptop saya dengan kaki kursi sehingga ketika diangkat tas itu akan tersangkut di kursi penumpang.

3. Simpan barang berharga di badan Anda

Kebiasaan nenek di zaman dahulu boleh juga ditiru. Tidak perlu memasukkan kantung uang dibalik bra. Simpan perhiasan, barang berharga dan uang tunai di tas pinggang atau tas yang memungkinkan kita pakai saat duduk.

4. Selalu waspada

Ramah adalah penting. Tetapi jangan selalu beranggapan bahwa semua penumpang dalam pesawat adalah orang yang taat hukum.  Selalu waspada terhadap segala keadaan, terutama penerbangan yang memakan waktu lama dan membutuhkan transit.

5. Penerbangan Kelas Bisnis Aman?

Jangan beranggapan ketika mengambil penerbangan kelas bisnis akan menjamin keamanan semua barang kita.  Resiko kehilangan bisa terjadi semua penerbangan, semua kelas penerbangan komersial dan di semua maskapai.

Parents, have a safe flight.

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner