TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Waspada! Jamur di teether bayi yang sering luput dari perhatian

Bacaan 3 menit
Waspada! Jamur di teether bayi yang sering luput dari perhatian

Simak penjelasan dokter anak mengenai jamur yang tumbuh pada teether bayi.

Memberikan teether pada bayi yang sedang tumbuh gigi sering dilakukan oleh orangtua karena mainan yang satu ini relatif aman masuk dalam mulut anak. Namun, pernahkah Parents memerhatikan kondisi teether tersebut? Jangan-jangan tumbuh jamur pada teether bayi.

Selain teether bayi, mainan yang selalu basah seperti bebek karet yang digunakan untuk mandi juga berpotensi tumbuh jamur. Jamur pada teether bayi dan mainan lainnya mungkin membuat Parents khawatir.

Apakah memang jamur pada teether bayi bisa berbahaya bagi kesehatan anak?

jamur pada teether bayi

Kimberly Giuliano, MD, seorang dokter anak mengatakan jamur pada teether bayi dan mainan basah lainnya cenderung tidak berbahaya. Jamur atau lumut tersebut biasanya hanya muncul sedikit.

“Umumnya, jamur pada teether bayi tidak berbahaya bagi kesehatan anak. Sistem kekebalan tubuhnya akan melawan jamur ini dengan baik, juga melawan semua jenis jamur yang ada di lingkungannya. Karena jamur dalam jejak kecil seperti ini tidak hanya ada di mainan,” papar Dr. Giuliano.

Artikel terkait: 4 Cara tepat menghadapi kebiasaan bayi yang suka memasukkan benda ke mulut

Kapan harus mewaspadai jamur pada teether bayi?

jamur pada teether bayi

Meskipun hal ini tidak berbahaya, Dr. Giuliano mengatakan bahwa jika anak memiliki alergi atau sistem imun yang kurang kuat, maka Parents harus berhati-hati. Anak yang memiliki alergi pada jamur akan menunjukkan gejala seperti batuk dan mata gatal.

Begitupula dengan anak yang pernah atau sedang menjalani kemoterapi, mengonsumsi obat tertentu, atau baru saja menerima transplantasi organ dalam. Mereka memiliki risiko tinggi terkena infeksi akibat jamur yang ada pada mainan seperti teether. 

“Orangtua yang memiliki anak dengan kategori tersebut, harus lebih waspada dan berhati-hati,” ujar Dr. Giuliano.

Cara membersihkan dan mensterilkan teether bayi

Berikut adalah beberapa cara membersihkan teether bayi yang bisa Bunda coba:

  • Menggunakan dishwasher (mesin pencuci piring). Pada umumnya teether bayi terbuat dari silikon, jadi Bunda hanya perlu meletakkan teether di bagian atas mesin pencuci piring di rumah. Bunda bisa melakukan cara ini jika Bunda benar-benar tidak punya waktu untuk mencucinya secara manual.
  • Rebus teether bayi. Sama seperti botol susu, Anda dapat merebus produk teether bayi. Ambil panci dan didihkan air. Atau didihkan air di dalam teko listrik, lalu masukan teether bayi ke dalamnya. Biarkan mendidih setidaknya selama beberapa menit. Lalu, Bunda bisa meniriskan dan mengeringkannya dengan seksama.
  • Cuci dan gosok secara manual. Ambil sikat botol atau spons, lalu gosok teether bayi dengan air hangat  dan sabun cuci piring. Setelah itu, Bunda bisa mengeringkannya dengan seksama.
  • Gunakan Sterilize steam bags. Ambil kantong sterilisasi atau Sterilize steam bags dan masukan teether ke dalamnya. Masukkan tas ke dalam microwave dan tunggu beberapa menit agar kantong sterilisasi tersebut bisa mensterilkan teether bayi dengan sempurna.
  • Cuka putih dan air. Campurkan satu takaran air dan satu takaran cuka dalam botol semprot. Semprotkan ke teether bayi. Atau campur cuka dan air dalam mangkuk dan rendam teether bayi selama beberapa waktu.

Jamur juga bisa tumbuh di mainan bayi

Untuk melatih indera bayi, gunakan benda-benda yang ada di sekitar Anda.

Jamur biasanya tumbuh di tempat yang lembab dan gelap. Jadi, sebisa mungkin keringkan semua benda dan mainan yang cenderung basah saat digunakan.

Kabar baiknya, kebanyakan mainan bisa dibersihkan dengan mudah. Hindari menambahkan kelembaban pada mainan saat sedang dibersihkan.

Artikel terkait: Penelitian: Teether Ternyata Bisa Berbahaya Bagi Perkembangan Bayi

“Cara terbaik membersihkan mainan anak ialah dengan mengusapnya memakai air sabun dan sedikit cairan pemutih. Hindari area di mana cairan bisa terperangkap lama dan menyebabkan jamur tumbuh,” kata Dr. Giuliano.

Jika mainan telah berada di gudang dalam waku lama, sebaiknya tidak digunakan lagi. Apabila mainan anak menunjukkan tanda bermasalah, seperti warna yang berubah, bau tidak sedap, dokter anak ini menyarankan Parents untuk membuangnya.

Mengingat bahwa mainan adalah benda yang sering digunakan anak dan tak jarang masuk ke mulutnya, maka membersihkannya secara rutin adalah hal yang wajib Parents lakukan demi menjaga kesehatan anak.

Semoga bermanfaat ya, Parents. 

Sumber: Cleve and Clinic

Baca juga:

Amankah Penggunaan Gigitan Bayi Pada Anak?

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • Waspada! Jamur di teether bayi yang sering luput dari perhatian
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti