TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Penelitian terbaru: Covid-19 lebih banyak dialami anak lelaki daripada perempuan

Bacaan 4 menit
Penelitian terbaru: Covid-19 lebih banyak dialami anak lelaki daripada perempuan

Dari segi genetik, peneliti menilai paparan virus corona pada laki-laki cenderung lebih banyak terjadi dibandingkan dengan perempuan.

Beberapa studi menyebutkan bahwa virus corona cenderung lebih rentan menimpa lelaki dibanding perempuan. Para ahli penyakit menular sebelumnya menjelaskan, virus corona pada laki-laki rentan terjadi akibat tingkat konsumsi rokok yang memengaruhi.

Namun, penelitian terbaru dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebutkan, paparan infeksi yang terjadi kemungkinan lebih berkaitan dengan faktor biologi atau genetik daripada faktor gaya hidup seperti merokok.

Artikel terkait: Penelitian: Laki-laki lebih rentan kena virus corona dibanding perempuan

Prevalensi virus corona pada anak laki-laki lebih tinggi dibandingkan dengan perempuan

virus corona pada laki-laki

Penelitian yang diterbitkan dalam CDC Morbidity and Mortality Weekly Report juga mengungkap, angka prevalensi Covid-19 pada lelaki memang cenderung lebih tinggi. Tidak hanya pada orang dewasa, namun berlaku untuk berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak dan bayi.

Dari 2.572 paparan Covid-19 yang terjadi pada anak-anak, lebih dari 57 persen kasus ditemukan pada anak laki-laki. Dari segi usia, rata-rata yang mengalami adalah bayi baru lahir hingga anak berusia 18 tahun.

Meski demikian, CDC menegaskan bahwa hasil penelitian ini bukan berarti anak laki-laki dinilai sangat rentan terinfeksi virus corona. Para ilmuwan berharap agar para orangtua tidak terlalu khawatir akan temuan ini. Pasalnya, risiko Covid-19 pada anak-anak secara keseluruhan pun terbilang sangat rendah.

Kebanyakan anak yang terinfeksi menujukkan gejala virus ringan berupa batuk dan demam. Hanya sebagian kecil pasien lainnya dirawat di rumah sakit. Dari pasien anak-anak yang dirawat, CDC juga melaporkan beberapa di antara mereka sudah memiliki kondisi kesehatan kronis lain seperti permasalahan paru-paru dan kardiovaskular. Sementara itu, 0,1 persen dari anak-anak yang terinfeksi dilaporkan meninggal dunia.

Sistem imun perempuan dinilai lebih kuat

Penelitian terbaru: Covid-19 lebih banyak dialami anak lelaki daripada perempuan

Gregory A. Poland, MD, ahli penyakit menular dan pemimpin Mayo Clinic’s Vaccine Research Group menjelaskan mengenai hal ini. Ia memaparkan, tingkat paparan virus corona yang lebih tinggi pada anak laki-laki menunjukkan, bahwa faktor biologis mungkin memainkan peran dalam tingkat kerentanan Covid-19.

“Perempuan memiliki kelebihan dalam mempertahankan sistem imun. Jadi, sepertinya ada kelebihan tersendiri bagi perempuan dari segi biologis dan genetik, yang tidak dimiliki laki-laki terkait Covid-19 ini,” ungkap Gregory seperti yang dikutip dari laman Yahoo Lifestyle.

Sementara itu, Gregory juga berpendapat bahwa sistem imun yang dimiliki perempuan sendiri sebenarnya bisa berdampak negatif. Kekebalan tubuh mereka bisa saja bereaksi berlebihan.

“Dalam hal ini, harus diingat juga perempuan memiliki tingkat risiko penyakit autoimun yang lebih tinggi. Penyakit ini terjadi ketika sistem imun malah menyerang tubuh mereka sendiri. Ini juga harus diwaspadai,” tuturnya.

Artikel terkait: Andrea Dian positif terinfeksi Corona dengan riwayat autoimun

Penelitian lanjutan masih perlu dilakukan

Penelitian terbaru: Covid-19 lebih banyak dialami anak lelaki daripada perempuan

Secara keseluruhan, masih belum jelas juga bagi para ahli mengapa perempuan memiliki respon yang lebih baik terhadap penyakit tertentu.

Gregory kembali menjelaskan, “Pada dasarnya ini masih harus diteliti. Namun, yang kami tahu, perempuan akan mengaktifkan atau menekan gen yang berbeda dari laki-laki ketika sel terpapar virus.

“Jadi, dalam hal ini, kemungkinan besar faktor genetika berpengaruh pada paparan virus, bukan hanya perbedaan laki-laki dan perempuan dari segi hormon saja,” ungkapnya.

Artikel terkait: Kasus corona pada anak lebih sedikit dengan gejala ringan, apa alasannya?

virus corona pada laki-laki

 

Di lain sisi, Gregory juga menanggapi bahwa penelitian dari CDC juga tidak semata-mata menjukkan bahwa anak laki-laki sangat rentan terinfeksi virus corona.

Sebaliknya, prevalensi Covid-19 yang tinggi tersebut bisa diartikan bahwa anak laki-laki lebih banyak menunjukkan gejala saat terinfeksi. Sementara tingkat paparan virus pada anak perempuan mungkin saja sama, tetapi mereka tidak menunjukkan gejala yang signifikan.

Gregory memaparkan, “Bisa jadi karena anak perempuan tidak menunjukkan gejala, padahal kemungkinan mereka juga terinfeksi. Ini perlu dilakukan penelitian lebih lanjut,”

“Jadi, orangtua yang memiliki anak laki-laki, kalian tidak perlu terlalu khawatir. Para orangtua yang punya anak perempuan pun, bukan berarti kalian menjadi lengah dan tidak waspada. Sebagai orangtua, saya juga berpesan pada kalian agar tetap melindungi anak-anak kalian. Apa pun jenis kelamin mereka,” tukasnya.

Nah, Parents, meski secara keseluruhan anak-anak cenderung memiliki risiko terinfeksi Covid-19 yang lebih rendah, tetapi upaya pencegahan tetap harus diberikan, ya. Beri pemahaman bagi si kecil dalam melakukan swakarantina dan physical distancing. Jangan lupa juga ajarkan ia untuk terbiasa menjalani pola hidup sehat seperti rajin cuci tangan, istirahat cukup, dan menjaga asupan makanan.

Semoga bermanfaat!

***

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Referensi: Yahoo Lifestyle

Baca juga:

Cegah Corona, ini 7 hal yang perlu dilakukan saat swakarantina di rumah

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Shafa Nurnafisa

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Penelitian terbaru: Covid-19 lebih banyak dialami anak lelaki daripada perempuan
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti