Penelitian : Jam kerja orangtua memengaruhi tumbuh kembang anak, ini solusinya

Penelitian : Jam kerja orangtua memengaruhi tumbuh kembang anak, ini solusinya

Jadwal kerja orangtua yang tak teratur, terutama ibu, dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak balita maupun remaja.

Tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh berbagai hal di luar dirinya, terutama lingkungan terdekatnya yaitu orangtua. Salah atau faktor tersebut bisa dibilang ialah aktivitas dari orangtua, termasuk kegiatannya dalam bekerja.

Selama ini seringkali kita beranggapan, jam kerja orangtua tidak mempengaruhi perkembangan anak-anaknya. Namun ternyata, jam kerja orangtua yang tidak teratur dapat memberi dampak negatif pada proses tumbuh kembang anak.

Lalu, seperti apa dampaknya pada tumbuh kembang si kecil?

Artikel Terkait : Ajarkan Anak Mengatur Waktu Sejak Dini Agar Sukses di Kemudian Hari

Dampak jam kerja orangtua pada tumbuh kembang anak

Tumbuh kembang anak

Menurut penelitian, jam kerja orangtua memiliki hubungan erat dengan faktor tumbuh kembang pada anak.

Hal ini didasarkan pada penelitian baru dari Economic Policy Institute (EPI) yang meneliti pertumbuhan dan perkembangan anak dari orangtua (terutama ibu) yang tidak memiliki jadwal kerja yang teratur dan selalu berbeda setiap minggunya. Atau, bekerja di luar jam 8 pagi hingga jam 4 sore.

Dari hasil penelitian tersebut, diketahui dampak negatif yang terjadi pada anak-anak yang memiliki orangtua, terutama ibu, yang tidak memiliki jam kerja yang teratur. Inilah beberapa dampak negatif dari jam kerja orangtua.

Artikel Terkait : Perkembangan sosial anak jauh lebih penting ketimbang nilai A, ini alasannya!

1. Pada balita

Hasil penelitian mengungkapkan perbedaan tumbuh kembang anak yang orangtua dengan variabel bekerja yang sudah disebutkan. Hasilnya didapatkan bahwa anak tersebut bisa mengalami masalah dalam keterampilan memecahkan masalah, serta gagap dalam keterampilan bahasa.

2. Pada remaja

Orangtua yang memiliki jam kerja tak teratur atau bekerja di kuar jam 8-4 sore pun diketahui akan memengaruhi perkembangan anak remajanya. Anak yang tumbuh remaja ini akan mudah terkena depresi serta terlibat perilaku berbahaya.

Di samping itu, kesibukan orangtua juga dapat menyebabkan hubungan mereka menjadi kurang dekat pada anak-anak.

Mengapa jam kerja tak teratur dapat mengganggu proses tumbuh kembang anak?

Penelitian : Jam kerja orangtua memengaruhi tumbuh kembang anak, ini solusinya

Jam kerja yang tak teratur dikatakan bisa memengaruhi tumbuh kembang anak karena beberapa alasan.

Artikel Terkait : Sejauh mana faktor keturunan pengaruhi perkembangan anak? Ini penjelasan para ahli

Sejak usia balita, tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh kondisi yang berlangsung di luar dirinya. Kesadaran anak akan lingkungan akan menciptakan pola-pola kebiasaan yang akan memengaruhi perkembangannya, baik secara fisik maupun emosional.

Ketidakteraturan jam kerja akan membuat ibu kesulitan membiasakan berbagai jadwal rutin yang berkaitan dengan proses tumbuh kembang anak. Memang mereka bisa beradaptasi dengan kondisi orangtuanya, namun mereka akan kesulitan mengatur kegiatan hariannya. Kelak, mereka akan tumbuh dalam ketidakteraturan.

Akan lain halnya bila memiliki orangtua (terutama ibu) yang memiliki jam kerja teratur. Ibu bisa membiasakan jadwal rutin harian pada anak-anaknya.

Anak butuh keteraturan dan rasa nyaman

kesalahan komunikasi

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua agar jam kerja yang tak teratur tidak mengganggu tumbuh kembang anak.

Misalnya, bila ibu terbiasa memberi makan bayinya pada waktu sama setiap hari, anak tersebut akan tumbuh dengan pola makan teratur dan memiliki alarm tubuh yang akan bekerja dengan sendirinya, sehingga ia akan merasa lapar dan makan tepat pada waktunya.

Kebiasaan rutin lainnya adalah membiasakan membaca buku cerita sebelum tidur. Kebiasaan ini akan membentuk anak menjadi anak yang kritis, cerdas, serta menyukai buku sejak dini.

“Anak-anak perlu dibacakan cerita sebelum tidur. Mereka membutuhkan pengalaman masa awal anak-anak berkualitas tinggi,”demikian pendapat Richard Rothstein, peneliti dari EPI.

Selain itu, jam kerja orangtua yang teratur akan memberikan rasa nyaman pada setiap anak karena mereka memiliki kepastian akan keberadaan ibu atau ayahnya di rumah. Selain itu mereka mengetahui kapan saatnya mereka harus pulang.

Sebagai solusinya, sebaiknya Anda menemukan pengasuh yang bisa membantu khususnya bila pekerjaan Anda tak bisa ditinggalkan. Hal ini bisa membantu anak berlatih konsep keteraturan karena ada sosok yang memenuhi kebutuhannya.

Saat Anda tak bekerja, cobalah untuk menciptakan waktu berkualitas bersama dengan buah hati dengan melakukan kegiatan menyenangkan bersama-sama. Lakukan berbagai hal yang disukai si kecil sebagai salah satu rutinitas Anda kala senggang.

Semoga informasi di atas bisa bermanfaat.

Sumber : today.com

Baca Juga :

Mengenalkan dan Mendidik Disiplin Waktu pada Anak

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.
app info
get app banner