TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

5 Tips menahan amarah pada anak

Bacaan 4 menit
5 Tips menahan amarah pada anak

Mari mengatasi marah pada anak dengan cara yang sederhana dan tidak menyakiti hati anak.

Kita hidup di zaman serba sulit akibat tekanan hidup yang terus bertambah dari hari ke hari. Adilkah jika kita tidak mau mengatasi marah pada anak dan menjadikan dirinya sebagai pelampiasan kemarahan kita? Tentu tidak, Bukan? Maka dari itu, dalam artikel ini kami merangkum tips agar Anda bisa menahan amarah agar Anda tidak melampiaskan emosi negatif pada buah hati.

Artikel terkait: Membentak Anak? Yuk Hindari dan Ketahui Akibatnya

mengatasi marah pada anak

Mengatasi marah –  Menghindari pelampiasan emosi yang menyakiti perasaan buah hati

Mengatasi amarah pada anak bisa dilakukan dengan beberapa cara di antaranya:

1) Tetap fokus pada akibat

Jika anak Anda terus membangkang terhadap perintah Anda, mundurlah sejenak dari ‘pertarungan’ dan ambil nafas dalam-dalam. Anda dapat keluar dari rumah untuk beberapa menit dan berusaha untuk memfokuskan diri serta mengatasi marah yang Anda rasakan.

Intinya, jangan sampai rengekan, tangisan dan rasa marah anak mempengaruhi Anda. Ketika Anda telah merasa lebih tenang, berikan hukuman sebagai konsekuensi tingkah laku mereka.

Jangan berikan hukuman berat hanya karena Anda merasa sangat marah. Misalnya, mengapa harus membentak anak hanya karena mereka menumpahkan susu di lantai? Melampiaskan kekesalan bukan cara bijaksana mengatasi marah.

Perintahkan mereka untuk membersihkan tumpahan susu hingga bersih, dan Anda tak perlu membuang energi untuk marah-marah.

2) Minta bantuan

Umumnya para ibu akan mengalami kurang tidur dan istirahat saat mereka mempunyai anak yang berusia kurang dari 3 tahun.

Jangan ragu untuk meminta bantuan dari orang tua, mertua atau rekan terdekat untuk menjaga anak sementara Anda berisitirahat.

Kita di Indonesia sangat beruntung karena hubungan antar keluarga dan antar tetangga masih terjalin kuat. Jadi tidak sulit untuk minta bantuan dari mereka saat kita membutuhkannya.

3) Jadwalkan waktu ‘berkencan’ dengan pasangan

Kadang kala kita terlalu sibuk menjadi orang tua, dan melupakan pasangan kita. Tugas dan tanggung jawab sebagai orang tua telah menyita waktu dan membuat kita mengabaikan kebutuhan pasangan.

Beberapa dari orang tua kadang merasa sangat marah pada anak, sehingga tanpa sadar kita membayangkan hari-hari Anda dan pasangan sebelum anak-anak lahir.

Ada baiknya Anda dan pasangan meluangkan waktu untuk berdua tanpa anak-anak. Hal ini akan membuat Anda kembali merasa dekat dengan pasangan dan menjadi semacam obat penenang untuk mengatasi marah yang Anda rasakan.

Saat pulang ke rumah Anda dapat menghargai kehadiran anak-anak dan tidak merasa bahwa anak-anak adalah ‘teroris’ hidup Anda.

4) ‘Badai pasti berlalu’

Rasa marah adalah sebuah bentuk dari emosi, namun perasaan itu akan makin menjadi bila Anda melulu memikirkannya. Misalnya, Anda marah karena anak membuat Anda merasa terganggu.

Anda berpikir bahwa anak Anda sangat egois dan tidak memahami bahwa Anda sedang merasa sangat lelah setelah bekerja seharian.

Lalu Anda akan mencari alasan lain untuk membenarkan kemarahan Anda, bahkan menyangkutpautkannya dengan hal-hal yang tak ada hubungannya.

Semakin Anda memikirkan rasa marah Anda, semakin panas terasa di dada. Jadi, cobalah mengatasi marah yang menyesakkan itu.

Begitu Anda merasa marah, katakan pada diri Anda bahwa, “Ya saya marah, tapi saya akan rileks dan tenang. Ini bukanlah hal besar. Saya mampu menghadapinya.”

Carilah ungkapan yang tepat untuk dikatakan pada diri Anda sendiri ketika sedang marah, yaitu suatu ungkapan yang dapat menjauhkan Anda dari rasa marah. Kalau saya sih cukup dengan, “Badai pasti berlalu.”

5) Mengatasi marah pada anak dengan aspek spiritual

Jika Anda merupakan pemeluk suatu agama, ada baiknya jika Anda meluangkan waktu untuk beribadah dan bermeditasi sesuai dengan ajaran agama masing-masing.

Hal ini akan membantu Anda untuk membangun perspektif yang seimbang dalam memandang kehidupan. Ini juga berguna sebagai ‘perisai’ untuk berlindung dari rasa marah dalam kondisi apapun.

Benjamin Franklin mengatakan, “Amarah tidak pernah terjadi tanpa alasan, tapi alasan itu sering kali tidak tepat. Berusahalah mengelola amarah dengan efektif/ tepat karena anak-anak terlalu berharga untuk dijadikan pelampiasan.

***

Baca juga:

Inilah 6 Tips Mengendalikan Emosi Terhadap Anak

Cerita mitra kami
Bukan Belajar Komputer, Ini Lima Aktivitas Seru untuk Mengenalkan Keterampilan Berpikir Komputasional pada Anak
Bukan Belajar Komputer, Ini Lima Aktivitas Seru untuk Mengenalkan Keterampilan Berpikir Komputasional pada Anak
8 Rahasia Agar Anak Cerdas
8 Rahasia Agar Anak Cerdas
8 Eksperimen Sains Sederhana yang Dapat Dilakukan Anak dan Orang Tua di Rumah
8 Eksperimen Sains Sederhana yang Dapat Dilakukan Anak dan Orang Tua di Rumah
10 Kiat Mendidik Anak Berbakat di Sekolah, Wawasan Orang Tua Penting
10 Kiat Mendidik Anak Berbakat di Sekolah, Wawasan Orang Tua Penting

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

jpqosinbo

  • Halaman Depan
  • /
  • Prasekolah
  • /
  • 5 Tips menahan amarah pada anak
Bagikan:
  • 7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

    7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

  • 7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

    7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

  • 10 Ciri-Ciri Anak Punya Sifat Baik yang Terlihat saat Balita, Cek!

    10 Ciri-Ciri Anak Punya Sifat Baik yang Terlihat saat Balita, Cek!

  • 7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

    7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

  • 7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

    7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

  • 10 Ciri-Ciri Anak Punya Sifat Baik yang Terlihat saat Balita, Cek!

    10 Ciri-Ciri Anak Punya Sifat Baik yang Terlihat saat Balita, Cek!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti