TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Tips Parenting: 6 Cara Membesarkan Anak yang Bahagia

Bacaan 4 menit
Tips Parenting: 6 Cara Membesarkan Anak yang Bahagia

Tumbuh kembang anak yang bahagia tentunya jauh lebih maju, dibandingkan anak yang tidak bahagia. Orangtua harus tahu, hal yang apa saja yang bisa dilakukan, dan apa yang harus dihindari, agar membuat anak bahagia.

Anak yang bahagia adalah dambaan setiap orangtua. Melihat senyum dan keceriaannya, akan membuat Anda merasa sukses sebagai orangtua dalam membesarkannya.

Akan tetapi, kadang Anda juga mendapati kondisi anak terlihat murung dan bersedih. Meski dia kelihatannya baik-baik saja, namun dia tidak memiliki optimisme yang tinggi.

Hal ini bisa jadi juga dipengaruhi oleh mood dan perilaku orangtua di depan anak. Karena itu, Anda harus selalu ingat apa saja yang dilakukan dan diucapkan di depan anak.

Artikel Terkait: Penelitian, Mood Ayah Pengaruhi Kesehatan Mental Anak

Berikut ini adalah tips agar bisa membesarkan anak yang bahagia, sebagaimana dilansir dari laman Tiny Step.

1. Selalu mencari hikmah dari setiap kejadian

anak yang bahagia

Selalu melihat hikmah positif dari setiap kejadian yang menimpa keluarga, baik anak maupun orangtua, dapat memiliki manfaat besar. Anak akan belajar untuk selalu melihat sisi positif dari situasi yang sedang dia alami.

Melihat orangtua yang selalu berfikir positif akan membantu anak meneladani perilaku tersebut. Ajarilah anak Anda untuk selalu bersikap positif, meski keadaan terlihat sangat buruk.

Hal ini juga bisa membantu anak mengatasi masalah secara efisien. Dan di masa depan nanti, dia akan menjadi pribadi yang lebih optimis dan penuh pikiran positif.

2. Tidak mengeluh di depan anak

anak yang bahagia

Mengeluh adalah sebuah perilaku negatif, yang bisa menular pada anak. Saat anak mendengar orangtuanya mengeluh akan sesuatu, dia akan melihat situasi secara lebih pesimis.

Perilaku orangtua yang sering mengeluh, juga bisa memicu anak untuk selalu bersikap negatif dan selalu mengeluh akan segala sesuatu. Sehingga pikiran positif tidak akan menghampirinya.

Oleh karena itu, jangan biarkan anak Anda mendengar orangtuanya mengeluh tentang apapun. Jika ingin berkeluh kesah, cobalah ajak pasangan ke ruangan lain, atau ke beranda. Dan pastikan anak tidak dalam jarak dengar saat Anda mengeluarkan uneg-uneg dari pikiran Anda.

3. Mengijinkan anak untuk sukses

anak yang bahagia

Cobalah untuk memberikan tantangan pada anak, yang memungkinkan dia berhasil melampauinya dengan mudah. Hal ini akan membuat mereka merasakan kesuksesan, dan Anda pun bisa meningkatkan rasa percaya dirinya dengan pujian.

Artikel terkait: Pujian untuk Memotivasi Anak

Buatlah anak Anda merasakan kesenangan karena berhasil. Hal ini akan mendorongnya untuk aktif dalam berbagai kegiatan, dan tidak mudah menyerah saat keadaan menjadi sulit. Pujian juga akan bermakna lebih dalam dari hadiah, karena bisa memunculkan respon positif dari anak.

4. Kepercayaan diri

anak yang bahagia

Mengijikan anak untuk bebas bermain sesuai keinginannya sendiri, bisa berdampak positif baginya. Selain itu, membebaskannya seperti ini akan membuat dia menjadi lebih kreatif.

Kebebasan ini akan membuat anak lebih berani berinisiatif di masa depannya nanti. Terutama jika kegiatan yang ia lakukan, memberi hasil yang menyenangkan bagi mereka.

Orangtua yang membebaskan anaknya beraktifitas, juga akan mendorong munculnya rasa percaya diri dalam pribadi anak. Anak-anak juga menjadi lebih optimis, dan merasa bahagia atas keberhasilan inisiatif mereka.

5. Jauhkan anak dari stres orangtua

anak yang bahagia

Masalah-masalah yang membuat stres orangtua, sebaiknya jangan dibagikan ke anak. Seperti masalah keuangan keluarga, dan hal-hal lain yang seharusnya menjadi fokus orangtua.

Anda harus menyembunyikan hal-hal ini dari anak, hingga mereka mencapai usia saat mentalnya mampu berfikir dan menghadapi masalah tersebut.

Jika anak dihadapkan pada masalah ini terlalu dini, saat mereka tidak mampu mengerti, apa dan mengapa hal tersebut terjadi, maka anak akan melihat dunianya secara negatif.

Hindari melibatkan anak Anda dalam masalah berat seperti ini. Agar ia bisa tumbuh menjadi anak yang bahagia.

6. Saat anak mengalami masalah

anak yang bahagia

Ketika anak memiliki sebuah masalah, dengarkan curhatannya dengan seksama, dan berikan nasehat serta solusi. Tunjukkan padanya, bahwa setiap masalah bisa diselesaikan, meski tampaknya masalah tersebut sangat besar.

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Cobalah untuk mengubah sudut pandangnya atas masalah tersebut. Jika dia merasa tidak mampu melakukan sesuatu, katakan padanya untuk tetap mencoba dan belajar, sampai dia berhasil melakukannya dengan baik.

Ajari anak Anda untuk tidak pernah kehilangan harapan. Jangan pernah anggap remeh masalahnya, atau membandingkannya dengan masalah orang dewasa, karena masalah mereka tidak akan pernah sama.

Membantu anak menyelesaikan masalahnya, akan membuat si anak bisa lebih berani menghadapi masalah. Diapun tidak akan merasa stres berlebihan. Hasilnya? Dia akan menjadi anak yang bahagia karena bisa mengandalkan orangtuanya untuk memberi solusi saat dia terkena masalah.

Semoga bermanfaat ya, Parents. 

 

Baca juga:

50 Ucapan dan Tindakan Orangtua yang Membuat Anak Bahagia

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Tips Parenting: 6 Cara Membesarkan Anak yang Bahagia
Bagikan:
  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti