Tips Keluarga Bahagia : Menyikapi Masalah Dalam Pernikahan Secara Dewasa

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Kita semua ingin membentuk keluarga bahagia. Namun semua pasangan pasti pernah bertengkar, dan tidak tahu cara menyelesaikan masalah dalam pernikahan secara dewasa.

Untuk membentuk keluarga bahagia, ketahuilah bahwa masalah dalam pernikahan terjadi karena suami istri belum bisa bersikap dewasa

Untuk membentuk keluarga bahagia, ketahuilah bahwa masalah dalam pernikahan terjadi karena suami istri belum bisa bersikap dewasa

Masalah dalam pernikahan, bumbu penyedap dalam keluarga bahagia

Tanpa konflik dan adu argumen, sebuah pernikahan akan terasa hambar. Intensitas pertengkaran dan adu mulut mungkin berbeda antara satu pasangan dengan pasangan lainnya. Namun kita semua berharap dapat membentu sebuah keluarga bahagia.

Bagaimanapun, kualitas sebuah hubungan antara dua anak manusia akan nampak dalam keberhasilannya melewati segala halangan dan mengatasi masalah dalam pernikahan.

Namun sering kali terjadi suami maupun istri saling menyalahkan ketika mereka menghadapi suatu masalah pelik. Keduanya sama-sama merasa benar dan tak mau mengalah.

Inilah yang menyebabkan munculnya api dalam rumah tangga. Sebuah api yang berpotensi meledak sebagai bom waktu yang dapat meledak setiap saat dan menghancurkan sebuah keluarga bahagia.

Empat penyebab masalah dalam pernikahan

Dalam sebuah artikel di Dailymail, seorang konsultan pernikahan bernama Dr. John Gottman mengungkapkan adanya “Empat Penyebab Kehancuran (Four Horsemen of Apocalypse)”, yaitu kecaman (criticism), saling mencibir (contempt), pembelaan (defensiveness), dan menutup diri (stonewalling).





Pernikahan Seks