Tips Bagi Suami yang Ingin Menemani Istri Melahirkan

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Sejak kontraksi pertama hingga bayi lahir dengan selamat, peran suami sangat penting. Hal-hal berikut ini bisa Anda lakukan saat menemani istri melahirkan.

Proses persalinan adalah momen yang paling menegangkan dalam hidup seorang ayah. Melihat istri berjuang melahirkan bayi yang kalian nantikan tentu bukan hal mudah. Tapi tak perlu khawatir, berikut ini kami berikan tips bagi para ayah yang ingin menemani istrinya melahirkan.

Dilansir dari  parents.com, hal-hal berikut ini akan memberi Anda gambaran apa yang harus Anda lakukan selama proses persalinan.

1.  Jangan panik

Saat melihat istri Anda kesakitan karena kontraksi, cobalah untuk tidak panik. Karena dengan panik Anda hanya akan menambah beban emosi sang istri dan juga mengganggu kerja para dokter dan suster di ruang bersalin.

Proses melahirkan kadang bisa memakan waktu berjam-jam lamanya, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk bayi lahir, tentu Anda dan istri semakin tegang. Tapi Anda tidak boleh berlarut dalam ketegangan dan panik.

2. Alihkan perhatian

Saat melahirkan, istri Anda sedang sangat membutuhkan dukungan dari Anda. Alihkan perhatiannya dari rasa sakit yang sedang ia alami dengan mengajaknya mengobrol, atau memberikan headset agar dia bisa mendengarkan musik yang menenangkan. Ibu yang rileks akan membuat proses persalinan berjalan lebih mudah.

3. Menjadi pengambil keputusan

Apapun bisa terjadi saat proses melahirkan berlangsung, tetaplah berpikir jernih agar Anda bisa memutuskan hal terbaik bagi istri. Akan lebih baik bila Anda mendiskusikan apa yang diinginkan oleh istri sebelum kontraksi terjadi, agar Anda bisa memastikan segala keinginannya terpenuhi.

Saat ibu tengah berada dalam proses melahirkan, pikirannya akan terfokus pada rasa sakit yang ia alami. Karena itu, Anda berperan penting untuk memberi keputusan pada dokter saat situasi darurat terjadi.

Jangan pernah ragu untuk bertanya pada dokter apa yang sebaiknya dilakukan, saat Anda menemui situasi yang membuat dilema atau istri tiba-tiba berubah pikiran. Yang tadinya ingin melahirkan normal, berubah jadi ingin melahirkan secara caesar.

4. Tunjukkan dukungan Anda

Ibu bisa berubah menjadi panik saat berada di tengah proses persalinan, hal ini bisa menghambat jalannya proses tersebut. Oleh karena itu, Anda harus bisa membuat istri tetap fokus pada proses kelahiran itu.

Bisikkan kalimat penyemangat dan kata-kata cinta di telinga istri Anda agar ia tidak memikirkan hal-hal yang buruk. Anda juga bisa membantu memijat punggung dan lehernya jika ia meminta.

Baca: Pijat Hamil yang Bisa Dilakukan oleh Suami

5. Ekstra sabar

Saat melahirkan, sang istri bisa berubah menjadi orang yang tidak Anda kenal. Ia bisa mengeluarkan kata-kata kasar atau bahkan berbuat kasar seperti menjambak dan melukai tubuh Anda.

Hal ini dikarenakan sakit luar biasa yang ia alami hingga ia tak bisa lagi berpikir jernih.

Jangan pernah mengambil hati setiap ucapan dan perbuatan yang istri Anda lakukan saat ia sedang berada di puncak rasa sakit. Anda bisa keluar dari ruang bersalin sebentar untuk menenangkan diri atau memberi kesempatan pada istri Anda untuk menjadi lebih tenang tanpa kehadiran Anda.

6. Membuat dokumentasi

Momen kelahiran adalah hal luar biasa yang tentunya ingin Anda abadikan dalam bentuk foto atau video. Istri Anda juga akan merasa senang jika memiliki kenangan detik-detik paling ajaib dalam hidupnya saat bayi kalian lahir ke dunia.

Pastikan Anda memiliki persetujuan sang istri saat akan mendokumentasikan proses melahirkan. Dan hindari untuk merekam bagian intim dari istri Anda kecuali jika dia menginginkannya.

Anda juga harus memastikan bahwa Anda tidak mengganggu kerja dokter dan suster yang ada di ruangan saat melakukan dokumentasi.

Simak tipsnya di sini: 10 Tips Memotret Bayi yang Dilahirkan di Rumah Sakit Untuk Para Ayah

7. Bersiaplah untuk momen paling emosional

Ketika bayi terlahir ke dunia, itulah saat-saat yang paling istimewa bagi Anda. Anda akan dipenuhi rasa kagum, bahagia bahkan haru.

Anda bisa memotong tali pusarnya jika diijinkan oleh dokter, atau membiarkan para tenaga medis yang melakukannya.

Menggendong bayi Anda untuk pertamakali pastinya menjadi momen paling emosional yang Anda rasakan. Bahkan hingga membuat lidah Anda kelu sampai tak bisa berkata apapun.

Bersiaplah untuk mengalami hal-hal tersebut saat menemani istri melahirkan.

8. Memanjakan istri

Setelah bayi lahir dengan selamat, bukan berarti tugas Anda selesai. Istri Anda telah melewati banyak hal, baik secara fisik maupun emosional. Anda bisa memanjakan dia dengan membelikan bunga, cokelat, atau memutar lagu kesukaannya.

Percayalah, istri Anda akan sangat menghargainya. Menyadari betapa Anda mencintainya dan selalu  ada di sampingnya akan membuat proses pemulihan berjalan lebih cepat.

Itu dia beberapa tips yang bisa Anda lakukan saat menemani istri melahirkan. Kehadiran Anda di ruang bersalin akan menjadi dukungan tak terhingga bagi sang istri.

Nikmatilah momen paling membahagiakan saat Anda berdua bisa memeluk bayi Anda untuk pertamakalinya bersama-sama.

 

 

Baca juga:

Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Peran Suami Saat Istri Melahirkan

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Melahirkan