TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Sering tidur setelah sahur? Waspada 5 masalah kesehatan ini!

Bacaan 3 menit
Sering tidur setelah sahur? Waspada 5 masalah kesehatan ini!

Ada beberapa alasan mengapa Anda tidak disarankan untuk langsung tidur setelah sahur. Simak selengkapnya berikut ini!

Saat memasuki bulan Ramadhan, seluruh umat muslim di dunia menjalankan ibadah puasa. Salah satu hal yang perlu dilakukan selama berpuasa ialah sahur di dini hari. Meskipun Anda mungkin akan merasa mengantuk, tetapi jangan sekali-kali tidur setelah sahur ya. Hal itu ternyata dapat berbahaya untuk kesehat an. 

Bahaya tidur setelah sahur yang perlu diwaspadai

Dilansir dari laman Dokter Sehat, ada beberapa masalah kesehatan yang perlu diwaspadai:

a. Heartburn

heartburn pada ibu hamil

Tidur setelah sahur dapat menyebabkan heartburn. Kondisi ini terjadi karena produksi asam lambung yang berlebihan menyebar dan naik ke tenggorokan atau dada.

Naiknya asam lambung ini menyebabkan sendawa dan rasa asam di sekitar mulut. Hal ini tentu tidak baik untuk kesehatan Anda bila terjadi secara terus menerus.

Artikel terkait: Cara Mengatasi Heartburn (Naiknya Asam Lambung) Saat Hamil

b. Stroke

Sebuah penelitian di Yunani mengatakan bahwa tidur setelah sahur dapat menyebabkan peningkatan risiko stroke. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Ioannina yang diikuti sekitar 500 peserta.

250 peserta penelitian pernah mengalami stroke sebelumnya. Sementara 250 orang lainnya didiagnosis dengan kondisi medis yang disebut sebagai sindrom Koroner Akut.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidur setelah 4-5 jam makan memiliki risiko lebih rendah terkena stroke. Teori terkait dengan temuan ini menyatakan asam lambung berhubungan dengan sleep apnea yang mungkin menyebabkan stroke.

Lebih lanjut, penelitian lain melihat ketika tubuh bekerja keras mencerna makanan maka ada kemungkinan terjadinya peningkatan tekanan darah, gula darah, dan kadar kolesterol. Hal ini dapat mengarah pada peningkatan risiko stroke.

Artikel terkait: 4 Makanan yang perlu dihindari anak saat sahur, Parents harus tahu!

Sering tidur setelah sahur? Waspada 5 masalah kesehatan ini!

c. Diabetes

Langsung tidur tepat setelah Anda sahur juga bisa menyebabkan gula darah naik di pagi hari.

Pilihan yang lebih tepat untuk mencegah gula darah naik adalah mengonsumsi makanan kaya protein (telur, susu, daging, ikan) dan sumber karbohidrat kaya serat (gandum, beras merah, nasi jagung, kentang, dan singkong).

d. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Kebiasaan ini juga bisa membuat Anda mengalami Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Hal ini menyebabkan makanan yang dicerna dalam perut naik ke kerongkongan dan memungkinkan asam lambung muncul.

Selain itu, kebiasaan ini juga bisa membuat Anda mengalami sejumlah masalah pencernaan. Sebab saat itu, Anda tidak dalam posisi tegak sehingga tubuh tidak dapat mencerna makanan dengan sempurna.

Artikel terkait: Begini aturan puasa bagi penderita maag dan GERD, catat ya!

e. Gangguan tidur

tidur setelah sahur 2

Tidur setelah sahur dapat membuat rasa sakit dan kembung di perut. Terlebih bila Anda baru saja mengonsumsi makanan pedas dan berlemak. 

Syarat aman tidur setelah sahur

Dilansir dari Kompas.com, dr Dian Permatasari, M.Gizi, SpGK mengatakan bahwa tidur setelah sahur sebenarnya boleh saja dilakukan. Asalkan jarak antara setelah makan dan waktu tidur diperhatikan. 

“Tidak masalah. Tapi hal ini tidak disarankan habis sahur langsung tidur,” ujar Dian. 

Dian menyarankan untuk memberi jarak waktu sekitar setengah jam antara setelah makan dan waktu tidur.

“Paling tidak sekitar setengah jam atau habis subuh,” sarannya. 

“Kalau benar-benar habis makan langsung tidur biasanya kan makanannya belum turun ke bawah. Biasanya, (hal ini) suka balik lagi atau mengakibatkan rasa begah di perut,” tutupnya. 

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Referensi : Kompas.com, Dokter Sehat

Baca juga:

Beragam penyakit yang rentan terjadi saat puasa, waspada ya Parents!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Auliya Widia Putri

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Sering tidur setelah sahur? Waspada 5 masalah kesehatan ini!
Bagikan:
  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti