TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Pentingnya tes kesehatan pra nikah bagi pasangan yang merencanakan pernikahan

Bacaan 4 menit
Pentingnya tes kesehatan pra nikah bagi pasangan yang merencanakan pernikahan

Bukan hanya persiapan pesta pernikahan saja yang harus dilakukan, pasangan yang segera menikah juga jangan lupa untuk melakukan tes kesehatan pra nikah.

Di kalangan masyarakat kita, tes kesehatan pra nikah atau pre-marital screening masih belum membudaya. Pemeriksaan kesehatan ini umumnya belum dianggap sebagai hal penting yang perlu dilakukan oleh setiap pasangan sebelum menikah.

Padahal, tes kesehatan pra nikah ini dapat menghindarkan berbagai risiko penyakit jangka panjang, baik bagi pasangan tersebut maupun keturunannya.

Seberapa pentingkah tes kesehatan pra nikah?

Seperti yang dilansir dari Unair News, Dokter ahli kandungan Rumah Sakit Universitas Airlangga (RS UNAIR), Muhammad Ardian C. L., dr., Sp.OG, M.Kes., membagikan informasi seputar pentingnya tes kesehatan pra nikah bagi para calon pasutri.

https://id.theasianparent.com/tips-pernikahan

Menurut Ardian ada beberapa tahapan dari tes kesehatan pra nikah, meliputi pemeriksaan riwayat penyakit terdahulu, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan laboratorium.

Pemeriksaan riwayat penyakit terdahulu memberikan gambaran risiko penyakit yang dimiliki. Kemudian melalui pemeriksaan fisik bisa diketahui adanya gangguan maupun kelainan. Dengan pemeriksaan laboratorium, penyakit-penyakit yang belum diketahui sebelumnya bisa dideteksi.

Semua ini dilakukan semata-mata untuk mengetahui risiko penyakit dan melakukan penanganan sedini dan semaksimal mungkin.

“Banyak hal yang bisa diantisipasi dengan adanya pemeriksaan kesehatan pranikah, antara lain risiko penularan penyakit, risiko invertilitas, kematian ibu dan bayi, serta lahirnya bayi cacat, jelas Ardian.

Selanjutnya dilakukan skrining untuk mengantisipasi penularan penyakit infeksi, seperti TBC, HIV, toxoplasma dan hepatitis. Risiko penyakit hormonal bisa diantisipasi dengan skrining. Penyakit hormonal seperti diabetes melitus, memberikan risiko keguguran pada ibu hamil dan berisiko bayi lahir cacat.

Dengan skrining pranikah, istri bisa mengantisipasi hal tersebut dengan menjaga pola hidup untuk mengendalikan kadar gula darahnya.

Begitu pula dengan penyakit kongenital, kelainan jantung misalnya. Meskipun penyakit ini tidak menular, tetapi pada istri yang hamil berisiko kematian jika kerusakan jantung yang dialaminya tergolong berat. 

Risiko lain yang bisa diantisipasi adalah invertilitas (ketidaksuburan). Melalui skrining, calon pasangan suami-istri bisa mengetahui kondisi sistem reproduksinya. Misalkan pada wanita dengan obesitas, risiko invertilitasnya tinggi, maka ia harus menurunkan berat badannya mendekati ideal jika ingin sukses hamil.

Begitu pula jika terjadi gangguan pada sistem reproduksinya, bisa dilakukan pengobatan lebih dulu. Kesehatan reproduksi pria juga bisa diketahui melalui skrining. Apabila ditemukan gangguan, maka faktor-faktor risiko harus dihindari, misalnya merokok, terpapar radiasi dan terkena panas berlebihan yang bisa merusak sel sperma.

Jika ada kelainan pada alat reproduksi, bisa dilakukan operasi dan pengobatan. “Hal ini bisa meminimalisir kasus invertilitas yang sering membuat pasangan gelisah karena lama tidak mendapatkan keturunan,” ungkap Ardian.

Beberapa tes kesehatan pra nikah yang perlu dilakukan

Pentingnya tes kesehatan pra nikah bagi pasangan yang merencanakan pernikahan

Untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing, pasangan yang akan merencanakan pernikahan harus rutin melakukan tes kesehatan pra nikah. Ada banyak manfaat tes kesehatan pra nikah, sehingga hal ini sangat disarankan untuk pasangan yang merencanakan pernikahan.

Berikut ini adalah beberapa tes kesehatan pra nikah yang perlu dilakukan:

Tes golongan darah

Tes ini penting untuk dilakukan agar pasangan mengetahui golongan darah masing-masing. Karena golongan darah kedua orangtua akan menentukan golongan darah anak dari pasangan tersebut.

Tes kelainan genetik

Tes ini antara lain seperti hemofilia (kelainan pembekuan darah) dan thalasemia (kelainan hemoglobin), karena kedua kelainan tersebut dapat diturunkan dari orangtua kepada anaknya.

Tes penyakit menular seksual

Tes yang dilakukan di antaranya hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan AIDS. Selain dapat menular antar suami-istri, penyakit ini juga dapat ditularkan dari ibu ke anaknya.

Tes sebelum kehamilan

Bagi pasangan yang merencanakan kehamilan, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan TORCH (Toxoplasma, Rubella, CMV, dan Herpes), karena jika tidak diobati, penyakit tersebut dapat ditularkan kepada janin dalam kandungan.

Tes kesuburan

Bagi pasangan yang ingin memiliki keturunan, disarankan pula untuk melakukan tes kesuburan sebelum menikah. Pria dapat melakukan analisa sperma, sementara wanita dapat melakukan USG kandungan, HSG, dan/atau pemeriksaan hormon.

Bagi pasangan yang segera menikah, disarankan tes kesehatan pra nikah ini dilakukan kurang lebih 4-6 bulan sebelum pernikahan. Hal ini untuk mengatisipasi apabila terdapat kelainan, maka masih cukup waktu untuk merencanakan dan menjalani terapi.

tes kesehatan pra nikah

Nah, bagi calon Parents, jangan lupa untuk mendiskusikan hal ini dengan dokter Anda. Nantinya dokter akan memutuskan tes kesehatan pra nikah mana yang perlu dilakukan.

Referensi: klikdokter.com, Unair News

Baca juga:

Tips pernikahan dari seorang ibu ini viral, isinya benar-benar jujur

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Kiki Pea

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Pentingnya tes kesehatan pra nikah bagi pasangan yang merencanakan pernikahan
Bagikan:
  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti