Tes Alergi, Jenis dan Kegunaannya

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Usia, jenis alergen serta riwayat alergi pasien sangat menentukan jenis tes alergi yang bisa dilakukan.

Sesuaikan jenis tes alergi dengan usia, jenis allergen yang hendak diketahui serta riwayat alergi penderita

Sesuaikan jenis tes alergi dengan usia, jenis allergen yang hendak diketahui serta riwayat alergi penderita

Saat mendapati si Kecil mengalami ruam atau muncul bercak, diare, atau malah perubahan tingkah laku yang tidak biasa, kadang kita menduga apakah si Kecil alergi atau tidak. Nah, daripada bertanya-tanya dan belum tentu tepat, melakukan tes alergi adalah tindakan yang paling benar yang bisa kita lakukan.

Secara umum, tes alergi dapat dilakukan dengan 3 cara; yaitu dengan cara tes kontak terhadap kulit (skin test), analisa darah (blood test), dan provokasi makanan. Penggunaan ketiganya tergantung dari usia, jenis dugaan alergen serta kondisi dari pasien.

Tes alergi dengan cara kontak kulit lebih banyak digunakan karena hasilnya lebih tepat, mudah dilakukan dan juga murah. Kombinasi dari skin test dan blood test kadangkala juga dilakukan.

Untuk tes alergi provokasi makanan memang mudah dilakukan. Tapi jenis tes ini sangat tidak disarankan untuk suspect allergy dengan riwayat shock akibat kontra dengan alergen yang dikonsumsi.

Berikut adalah 6 tes alergi yang biasa kita temui di banyak rumah sakit di Indonesia.

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Kesehatan