TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Terlalu Sering Operasi Caesar Sebabkan Dinding Rahim Robek di dalam Perut

Bacaan 3 menit
Terlalu Sering Operasi Caesar Sebabkan Dinding Rahim Robek di dalam Perut

Setelah melalui operasi caesar sebanyak 5 kali, dinding rahim ibu ini robek pada kehamilan keenamnya. Simak penyebabnya di sini.

Gambar yang diunggah oleh Live Science ini diambil menggunakan pencitraan resonansi magnetik. Dua panah putih menunjukkan titik di mana dinding rahim si ibu robek dan kantung ketubannya tumpah keluar di dalam perut.

Sedangkan kaki janin terlihat berada di dalam kantung ketuban yang keluar dari rahim. Sekilas, kita akan mengira rahim robek akibat tendangan si bayi. Benarkah?

Baby’s Feet Outside Mom’s #Uterus: Amazing Image Shows Rare Rupture #pregnancy https://t.co/vTat9S0jCN pic.twitter.com/xcYhA9puC9

— Live Science (@LiveScience) December 22, 2016

Dinding rahim robek adalah kasus langka

Kejadian dinding rahim robek ini merupakan kasus yang sangat langka. Dr Pierre-Emmanuel Bouet, seorang OB/GYN di Angers University Hospital di Perancis mengatakan ia belum pernah melihat kasus seperti ini sebelumnya.

Menurutnya, kondisi ini “sangat langka,” katanya pada Live Science. Hanya ada 26 kasus terkait dinding rahim robek yang pernah tercatat secara medis di dunia.

Dalam kasus ini, seorang ibu yang berusia 33 tahun tersebut mengalami robek pada dinding rahimnya sepanjang 1 inci. Dan kantung ketubannya keluar rahim sebesar 19 x 12 x 9 cm.

Kantung ketuban adalah membran berisi cairan yang seharusnya berada dalam rahim untuk menjaga dan mendukung janin agar tumbuh dan berkembang.

Terlalu sering operasi sebabkan dinding rahim menipis

Kebocoran ini baru diketahui setelah usia kehamilan si ibu menginjak 22 minggu. Menurut laporan yang diterbitkan oleh The New England Journal of Medicine, ini adalah kehamilan ke 6 si ibu.

Dalam lima kehamilan si ibu sebelumnya, semuanya dilalui dengan operasi caesar (C-section). Faktanya, kelima operasi caesar tersebut meningkatkan risiko rahim robek, kata Bouet.

“Tampaknya operasi caesar yang dilaluinya telah melemahkan dinding rahim. Robek memang tidak terjadi pada lokasi luka operasi, namun sangat dekat,” tambahnya.

Hal tersebut diakibatkan karena dinding rahim disekitar bekas luka menjadi rapuh setelah mengalami operasi berkali-kali. Tekanan yang terjadi selama kehamilan keenamnya akhirnya menyebabkan dinding rahim robek.

Risiko lebih lanjut yang dapat terjadi adalah dinding rahim bisa robek semakin lebar sehingga meningkatkan risiko kelahiran prematur.

Selain itu juga dapat mengakibatkan komplikasi kehamilan yang cukup serius yang disebut plasenta akreta. Dimana plasenta tidak terlepas dari dinding rahim setelah melahirkan.

Jika kantung ketuban pecah, dokter harus memastikan bahwa janin masih memiliki detak jantung kemudian melakukan prosedur operasi darurat.

Meski berisiko, sang ibu dan suaminya memutuskan untuk tetap melanjutkan kehamilannya dengan pemantauan ketat.

Pada minggu ke 30, robek pada dinding rahim bertambah 2 inci (5cm), dan kantung ketuban yang keluar juga semakin besar. Berikut dengan bagian kaki dan perut bayi.

Akhirnya, para dokter dan si ibu sendiri memutuskan untuk melahirkan dengan operasi caesar. Menurut laporan, bayi laki-lakinya lahir dengan selamat, dengan berat 1,385 kg.

Setelah melahirkan, dokter juga memperbaiki kondisi rahim si ibu, dan dia bisa pulang ke rumah setelah lima hari menjalani perawatan di rumah sakit.

Jika Bunda sedang hamil, dan telah melalui operasi caesar lebih dari satu kali sebelumnya, berkonsultasilah dengan dokter untuk memahami segala implikasi bagi kesehatan Bunda dan bayi di kandungan.

 

Baca juga:

Efek Obat Bius Habis Saat Operasi Caesar Berlangsung, Ibu ini Alami Trauma Berat

 

 

 

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Putri Fitria

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Terlalu Sering Operasi Caesar Sebabkan Dinding Rahim Robek di dalam Perut
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti