TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Luar Biasa! Tangisan Bayi Bangkitkan Ibu dari Kondisi Koma Kritis

Bacaan 3 menit
Luar Biasa! Tangisan Bayi Bangkitkan Ibu dari Kondisi Koma Kritis

Shelly Cawley mengalami koma karena komplikasi kesehatan setelah melahirkan. Kondisinya yang kritis membuat dokter mengira ia takkan bisa bertahan hidup, bayi Rylan menghidupkannya kembali.

Orang bilang, ikatan ibu dan anak sangatlah kuat. Hal itu telah dibuktikan oleh Rylan yang menyelamatkan Shelly dari koma kritis dengan tangisannya.

Pada bulan September 2014, Shelly Cawley mengalami koma setelah melahirkan Rylan melalui operasi caesar. Shelly mengalami beberapa komplikasi seperti preeclampsia, pembekuan darah, paru-paru yang dipenuhi cairan hingga membuatnya sulit bernafas.

Dokter berusaha membuat tubuh Shelly tetap berfungsi dengan memasang alat bantu pernafasan dan infus, serta memompa 21 kantong darah ke tubuh Shelly. Namun kondisinya tak kunjung membaik.

Jeremy Cawley, suami Shelly masih ingat benar perasaan tak berdaya yang ia alami saat berdiri di samping istrinya yang terbaring koma di ruang ICU.

“Para dokter mengatakan bahwa Shelly takkan selamat jika ia tak bisa melewati masa kritis malam itu,” kata Jeremy.

Salah satu perawat bernama Ashley Manus mempunyai ide untuk mempertemukan Shelly dengan bayinya. Ashley berpikir untuk melakukan skin-to-skin contact antara Shelly dan bayi Rylan, dengan harapan bisa membantu Shelly melewati masa kritis.

bayi selamatkan ibu dari koma

Shelly dan Rylan. sumber: washingtonpost.com

Ashley dibantu perawat di ruang ICU melucuti pakaian Rylan dan meletakkan dengan hati-hati di dada Shelly. Dokter memberitahu Jeremy bahwa kemampuan bertahan hidup Shelly sepenuhnya bergantung pada Shelly sendiri.

Para perawat yakin, bahwa jika Shelly mendengar tangisan Rylan, maka dia akan segera sadar dari koma. Tapi bayi Rylan malah tertidur pulas di dada Shelly.

Jeremy dan para perawat berusaha membuat bayi Rylan menangis dengan cara mencubit dan menggelitiknya, 10 menit kemudian Rylan mengeluarkan tangisan keras.

Secara ajaib, tanda-tanda vital Shelly mengalami peningkatan.

“Melihat tanda vitalnya yang naik, kami pun yakin bahwa dimanapun Shelly berada, dia mendengar tangisan Rylan. Rylan telah menyelamatkan nyawa ibunya,” kata perawat Ashley.

Jeremy hampir tak bisa berkata apapun mengingat kejadian tersebut. “Tangisan Rylan telah membawa Shelly kembali, membuat Shelly kembali berjuang. Aku mendapatkan istriku kembali,” kata Jeremy.

Seminggu kemudian Shelly sadar sepenuhnya dari koma, Jeremy membawa Rylan ke hadapan Shelly. Meskipun Shelly belum bisa bergerak, namun matanya tak bisa lepas dari Rylan. Hari itu pertama kalinya Shelly bisa memeluk Rylan.

Bayi selamatkan ibu yang koma

Shelly memeluk bayi Rylan untuk pertama kali. sumber:people.com

Shelly membutuhkan waktu satu bulan untuk pulih sepenuhnya dari komplikasi kesehatan yang ia alami saat melahirkan Rylan. Setelahnya Iapun menamatkan sekolah keperawatannya dan ditugaskan di Rumah Sakit tempat ia melahirkan Rylan dulu.

Para staf yang dulu merawat selalu merasa kagum saat bertemu dengannya, karena dulu mereka sangat yakin bahwa Shelly takkan selamat.

Bayi selamatkan ibunya dari koma yang kritis

Shelly bersama Rylan dan Jeremy serta staff rumah sakit yang merawatnya saat koma. sumber: people.com

Shelly mensyukuri setiap detik kehidupan yang ia jalani. Ia juga sadar bahwa Rylan telah berperan dalam menyelamatkan nyawanya.

“Kadang saya akan merasa sangat emosional saat menatapnya, kemudian saya akan berkata, ‘Ibu sayang padamu, kau menyelamatkan nyawa ibu.”

bayi selamatkan ibu yang koma

Shelly tak pernah lupa bahwa Rylan membantunya melewati masa kritis saat koma. sumber: people.com

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Meski masih bayi, Rylan telah membuktikan betapa besar cintanya pada sang ibu dengan membantunya melewati masa kritis. Jeremy dan Shelly pun berniat untuk selalu memanjakan Rylan.

Luar biasanya ikatan antara ibu dan anak ini membuat kita semua terharu ya, parents.

 

Referensi: washingtonpost.com, people.com

Baca juga:

5 Menit yang Mendebarkan! Lihat Usaha Bidan Menghidupkan Kembali Bayi yang Terlahir Mati

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Luar Biasa! Tangisan Bayi Bangkitkan Ibu dari Kondisi Koma Kritis
Bagikan:
  • Ketahui Niat dan Keutamaan Puasa Senin Kamis, Catat Parents!

    Ketahui Niat dan Keutamaan Puasa Senin Kamis, Catat Parents!

  • 5 Doa Doa Katolik yang Ampuh Kabulkan Segala Permohonan

    5 Doa Doa Katolik yang Ampuh Kabulkan Segala Permohonan

  • Niat Puasa Qadha, Ketentuan dan Tata Caranya yang Benar

    Niat Puasa Qadha, Ketentuan dan Tata Caranya yang Benar

  • Ketahui Niat dan Keutamaan Puasa Senin Kamis, Catat Parents!

    Ketahui Niat dan Keutamaan Puasa Senin Kamis, Catat Parents!

  • 5 Doa Doa Katolik yang Ampuh Kabulkan Segala Permohonan

    5 Doa Doa Katolik yang Ampuh Kabulkan Segala Permohonan

  • Niat Puasa Qadha, Ketentuan dan Tata Caranya yang Benar

    Niat Puasa Qadha, Ketentuan dan Tata Caranya yang Benar

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti