TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Anak dikeroyok teman sekolah hingga tewas, Ibu ini mohon keadilan pada Presiden Jokowi

Bacaan 4 menit
Anak dikeroyok teman sekolah hingga tewas, Ibu ini mohon keadilan pada Presiden Jokowi

Hila adalah siswa kelas 1 SMU di Bogor, dia meninggal karena dihajar habis-habisan oleh beberapa siswa SMU lain yang kini masih bebas berkeliaran tanpa diadili. Ibunya mengirim surat kepada Jokowi untuk memberikan keadilan atas meninggalnya Hilarius.

Hati ibu mana yang tak hancur jika melihat anaknya meninggal dengan cara tidak adil. Maria Agnes, seorang warga Bogor mengirim surat kepada Jokowi untuk memberikan keadilan pada anaknya yang meninggal karena penganiayaan.

Melalui sebuah status bertanggal 12 September 2017, ibu Maria Agnes mengirimkan surat kepada Jokowi dengan menceritakan kronologis kematian anaknya yang dihajar habis-habisan oleh anak SMA di Bogor hingga menemui ajalnya.

Surat kepada jokowi, dalam status panjang tersebut dia menulis:

Kepada Bapak Presiden RI Joko Widodo yang saya hormati, salam sejahtera buat Bapak sekeluarga dan seluruh rakyat Indonesia. Bapak, saya adalah seorang ibu biasa dari Kota Bogor yang biasa Bapak kunjungi. Saya tinggal di dekat istana Batutulis Bogor.  Bapak, ijinkan saya mengadu dan bicara apa adanya tentang kekerasan yang merenggut nyawa anak saya, Hilarius Christian Event Raharjo. Siswa kelas 10 di SMU Budi Mulia Bogor, di jalab Kapten Muslihat, lingkungan Gereja Katedral Bogor.  Dan siswa yang membunuh anak saya adalah siswa SMU Mardi Yuana, di Jl. Sukasari Bogor, lingkungan Gereja Katolik Santi Fransiskus Asisi.  Hari demi hari adalah siksaan bagi saya yang menginginkan keadilan untuk penghilangan nyawa anak saya Pak Presiden. Iya, Pak. Saya terhalang oleh hati saya yang tersiksa, oleh syarat autopsi.  Bukankah saya berhak untuk menolak autopsi? Tapi saya inginkan supaya semua pelakunya dihukum. Karena ada 50 orang lebih yang menonton anak saya disiksa sampai sakaratul maut, yang divideokan oleh siswa-siswa sekolah Katolik tersebut. Kenapa anak saya setelah meninggal harus disiksa lagi Pak Presiden? Hilarius diadu seperti binatang, di aena yang penuh sorak sorai anak MY dan BM. Meninggal seketika karena dalam kondisi jatuh ditarik kakinya, diinjak ulu hatinya, jantungnya diinjak, mata memutih. Hila berusaha bangun, dan saat sakaratul maut datang ia kejang-kejang. Dipukul di bagian kepala 6 kali pukulan. Hila meninggal di TKP, di lapangan SMUN 7 Indraprasta Bogor. Atas suruhan promotor dari MY, DO-an untuk pukul Hila yang belum KO katanya. Saat Hila ingin mundur karena tidak mau berkelahi, pinggangnya ditendang oleh ketua OSIS Budi Mulya yang saat itu menjabat. Hingga Hila meninggal dalam hitungan menit.  Dan mereka pelakunya ini tidak dihukum, Pak. Hanya yang saat itu sedang berkelahi saja yang dikeluarkan dari sekolah. Sementara promotoracara BOM BOM dari DO-an Budi Mulya masih bebas berkeliaran, tidak ada tanggung jawab secara moral. Hanya uang pemakaman saja.  Bapak Presiden, saya mohon, Pak. Supaya ada penyempurnaan peraturan hukum, untuk kekerasan yang mengakibatkan tunas bangsa harapan negara dan orangtuanya tiada. Nyawanya dihilangkan tanpa belas kasihan. Meski pembunuhnya masih di bawah umur, namun akibatnya tetap sama. Melenyapkan nyawa orang lain. Saya sedih dan hancur Bapak Presiden, mohon Bapak membantu saya untuk memberikan keadilan.

Surat kepada Jokowi

Hila, anak SMA yang meninggal karena kekerasan. Ibunya mengirim surat kepada Jokowi meminta keadilan.

Peristiwa tragis itu terjadi pada bulan Agustus lalu, hingga kini ibu Maria Agnes terus mengupayakan keadilan untuk mendiang anaknya yang telah tiada. Meski SMA Budi Mulya tempat pelaku berada seolah berusaha menutupi kasus ini.

Ibu Agnes terus berupaya mengirim surat kepada Jokowi lewat status yang ia bagikan di media sosial.

Peristiwa ini tentu saja membuat orangtua khawatir, akan dampak kekerasan di kalangan anak sekolah yang bahkan bisa sampai menghilangkan nyawa. Kerjasama orangtua dan pihak sekolah harus selaras dalam mencegah hal seperti ini terjadi.

Artikel terkait: Anak jadi pelaku bullying? Ini yang harus dilakukan orangtua

Nasi sudah menjadi bubur, Hilarius telah pergi dan takkan pernah kembali. Sang ibu harus melewati hari-harinya tanpa kehadiran sang anak yang amat dicintainya. Kini ia harus hidup dengan kenangan senyum dan tawa sang anak yang takkan pernah dilihatnya lagi.

surat kepada jokowi

Semoga ibu Maria segera mendapat keadilan yang ia cari, dan para pelaku yang membuat Hilarius meregang nyawa karena tak mampu menahan kekerasan fisik yang dialaminya, bisa segera diadili.

Kami semua di theAsianparent Indonesia mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Hilarius. Semoga dia mendapatkan ketenangan di alam sana.

 

Baca juga:

Pelecehan Seksual Murid TK di Bogor; Pihak Sekolah masih mempekerjakan tersangka

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Anak dikeroyok teman sekolah hingga tewas, Ibu ini mohon keadilan pada Presiden Jokowi
Bagikan:
  • Temperamental Adalah: Pengertian, Ciri, Penyebab & Cara Mengatasinya

    Temperamental Adalah: Pengertian, Ciri, Penyebab & Cara Mengatasinya

  • 70 Ayat Alkitab Tentang Kekuatan, Beri Semangat di Masa Sulit!

    70 Ayat Alkitab Tentang Kekuatan, Beri Semangat di Masa Sulit!

  • Arti Taqabbalallahu Minna wa Minkum dan Cara Menjawabnya

    Arti Taqabbalallahu Minna wa Minkum dan Cara Menjawabnya

  • Temperamental Adalah: Pengertian, Ciri, Penyebab & Cara Mengatasinya

    Temperamental Adalah: Pengertian, Ciri, Penyebab & Cara Mengatasinya

  • 70 Ayat Alkitab Tentang Kekuatan, Beri Semangat di Masa Sulit!

    70 Ayat Alkitab Tentang Kekuatan, Beri Semangat di Masa Sulit!

  • Arti Taqabbalallahu Minna wa Minkum dan Cara Menjawabnya

    Arti Taqabbalallahu Minna wa Minkum dan Cara Menjawabnya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti