TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Fenomena Saudara Kembar Beda Ayah, Ini Penjelasan Heteropaternal Superfecundation

Bacaan 4 menit
Fenomena Saudara Kembar Beda Ayah, Ini Penjelasan Heteropaternal Superfecundation

Meskipun lahir dari satu rahim yang sama, saudara kembar bisa saja memiliki ayah yang berbeda. Fenomena ini disebut dengan superfecundation atau superfetation heteropaternal.

Fenomena saudara kembar yang memiliki ayah yang berbeda memang terdengar seperti cerita film, namun pada kenyataannya fenomena langka tersebut benar adanya. Fenomena ini disebut dengan istilah Superfecundation. Apa penyebab dari fenomena langka ini?

Dilansir dari BabyMed, saudara kembar beda ayah dapat terjadi karena dua penyebab, yaitu heteropaternal superfecundation dan heteropaternal superfetation. Keduanya adalah fenomena medis yang berbeda.

Artikel Terkait: 6 Hal yang Harus Diperhatikan saat Mengasuh Bayi Kembar

Apa itu Superfecundation?

Fenomena Saudara Kembar Beda Ayah, Ini Penjelasan Heteropaternal Superfecundation

Sumber: Pixabay

Superfecundation terjadi ketika saudara kembar berasal dari ovulasi yang terjadi pada hari yang sama, namun dengan dua orang ayah yang berbeda.

Fenomena superfecundation atau superfekundasi heteropaternal ini umum terjadi pada hewan seperti anjing, kucing, dan sapi. Menurut penelitian, fenomena ini pertama kali ditemukan pada tahun 1990 dan hanya terjadi pada 1 dari 13.000 kelahiran.

Hal ini dapat terjadi ketika seorang perempuan mengalami hiperovulasi, yakni melepaskan lebih dari satu sel telur dalam satu siklus atau dizigotik, berovulasi sebanyak dua kali.

Hubungan seksual dengan dua orang pria yang berbeda dalam beberapa hari hingga satu minggu sebelum ovulasi akan memungkinkan dua sperma berbeda membuahi dua telur yang terpisah. Faktor lain seperti sperma dapat bertahan hidup selama beberapa hari dalam saluran reproduksi bisa berpengaruh. 

Selain itu, superfecundation juga bisa terjadi ketika perempuan melepaskan dua sel telur yang terpisah dalam waktu beberapa hari, namun dalam siklus reproduksi yang sama.

Fenomena Saudara Kembar Beda Ayah, Ini Penjelasan Heteropaternal Superfecundation

Sumber: Pixabay

Artikel Terkait: Punya Anak Kembar Bukan Sekedar Impian, Simak Tips Mewujudkannya Berikut Ini

Untuk mengetahui apakah saudara kembar yang lahir adalah hasil dari superfecundation, perlu dilakukan pengujian paternitas yang dapat dilakukan sebelum atau setelah bayi lahir.

Tes paternitas pasca kelahiran dilakukan dengan menguji sampel darah dari tali pusat bayi saat lahir atau melalui jaringan epitel pipi yang kemudian dicocokkan dengan DNA ibu dan ayah.

Sedangkan tes paternitas prenatal lebih rumit. Metode yang digunakan adalah Paternitas Prenatal Non Invasif (NIPP) dengan menganalisis DNA bayi yang ditemukan dalam aliran darah ibu.

Metode lainnya adalah Amniosentesis yang mengambil cairan ketuban untuk pengujian genetik dan pengambilan sampel Chorionic Villus, yaitu mendapatkan potongan kecil jaringan yang menempel pada dinding rahim. Sayangnya, kedua metode ini memiliki risiko  yang menyebabkan keguguran.

Artikel Terkait: Apakah Anda Mengandung Bayi Kembar? Kenali 11 Tandanya Berikut Ini

Penjelasan Mengenai Superfetation

superfecundation

Sumber: Pixabay

Superfetation atau superfetasi terjadi ketika seorang perempuan mengalami kehamilan kembali saat dalam keadaan hamil atau implantasi satu janin. Agar hal ini terjadi, ibu harus berovulasi setelah dia hamil dan sel telur ini harus dibuahi oleh sperma lain.

Hal ini dapat terjadi dengan rentang waktu selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah sel telur pertama dibuahi. Hasilnya adalah satu janin akan lebih maju dalam usia kehamilan dibandingkan yang lain.

Superfetation adalah peristiwa yang sangat langka dan kasusnya dilaporkan hanya terjadi beberapa kali saja di seluruh dunia. Superfetasi ini dapat terjadi pada ayah yang sama, maupun ayah yang berbeda (heteropaternal).

Superfetasi dapat didiagnosis sejak janin kembar masih di dalam kandungan. Caranya adalah dengan pemeriksaan ultrasonografi (USG). Pengukuran panjang ubun-ubun hingga bokong atau BPD setiap janin yang mengalami superfetasi dapat berbeda. Jika satu ukuran kembar lebih kecil dari yang lain di semua parameter, bisa jadi telah terjadi superfetasi. Hal ini harus didukung oleh pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah bayi kembar lahir, jika dilakukan pengamatan anak kembar superfetasi akan memiliki ukuran yang berbeda dan yang satu lebih prematur dari yang lain.

***

Kasus bayi kembar beda ayah ini tidak hanya terjadi karena perselingkuhan atau affair, tapi bisa juga karena faktor lain misalnya kesalahan di perawatan kesuburan.

Sebuah kasus di Belanda mengungkapkan adanya kembar beda ayah yang terjadi karena campur aduk peralatan di laboratium IVF dan menyebabkan sperma pria lain tercampur dengan sperma ayah kandung.

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

Anak kembar yang beda ayah juga cenderung tidak mirip karena susunan DNA-nya berbeda. Meskipun sangat langka kasusnya, fenomena superfecundation dan superfetation dapat saja terjadi dengan kemungkinan yang sangat kecil. Bagaimana pendapat Parents tentang fenomena ini?

Artikel telah ditinjau oleh:
dr.Gita PermataSari, MD
Dokter Umum dan Konsultan Laktasi 

 

Baca Juga:

Fakta Unik Anak Kembar Cermin, Serupa tetapi Tak Sama

Apa Perbedaan Kembar Fraternal dan Kembar Identik? Ini Penjelasannya!

Ini Peluang dan 7 Cara Mendapatkan Anak Kembar

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

Diedit oleh:

dr.Gita Permatasari

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Fenomena Saudara Kembar Beda Ayah, Ini Penjelasan Heteropaternal Superfecundation
Bagikan:
  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti