TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

3 Subvarian Omicron Ditemukan di Australia, Waspada!

Bacaan 3 menit
3 Subvarian Omicron Ditemukan di Australia, Waspada!

Parents, catat karakteristiknya!

Baru saja Indonesia bernapas lega dengan kelonggaran aturan COVID-19, kini ditemukan subvarian baru Omicron di Australia. Berita ini diumumkan oleh The Guardian pada 4 Mei 2022. Subvarian tersebut diberi nama BA.2.12.1, BA.4, dan BA.5.

Ketiga Subvarian Masih Langka

3 Subvarian Omicron Ditemukan di Australia, Waspada!

Sumber: Unsplash

Ketiga subvarian Omicron tersebut didapatkan dari beberapa pasien, sehingga masih tergolong langka. Namun kondisi ini tetap harus diiringi dengan kewaspadaan.

Otoritas kesehatan Australia menyarankan kepada para pasien untuk tidak melakukan vaksin hingga 3 bulan setelah terjangkit virus subvarian baru.

Setelah itu, pasien diharapkan segera mendapatkan penanganan vaksin sesegera mungkin untuk menghindari penularan lebih lanjut.

Sebelumnya, subvarian ini berasal dari Afrika Selatan dan mulai ditemukan di berbagai negara di dunia pada akhir April 2022.

Artikel Terkait: Vaksin Khusus Omicron Mulai Dikembangkan Beberapa Perusahaan Vaksin Dunia

Penelitian Terkait Karakteristik Masih Terus Dilakukan

subvarian omicron australia

Sumber: Unsplash

Peneliti masih terus menggali terkait karakteristik subvarian Omicron baru di Australia.

Sebelumnya, Omicron BA.1 dan BA.2 memiliki karakteristik untuk menghindari respon antibodi, sehingga dapat menular ke orang yang sudah terkena COVID-19 sekaligus, meski tidak parah.

Sedangkan subvarian BA.4, BA.5, dan BA2.12.1 kemungkinan akan menghapus subvarian sebelumnya di Australia. Karakteristiknya pun disinyalir serupa dengan subvarian sebelumnya.

Namun hal ini masih belum bisa dipastikan. Peneliti tengah memprioritaskan penelitian terkait penularan dan juga respon antibodi pada tubuh. Selain itu prioritas lainnya adalah tingkat keparahan penyakit jika sudah tertular.

Disinyalir Akibat Musim Dingin

3 Subvarian Omicron Ditemukan di Australia, Waspada!

Sumber: Unsplash

Otoritas kesehatan Australia sudah memprediksi bahwa musim dingin ini akan terjadi peningkatan COVID-19 karena kelonggaran aturan yang selama ini berperan menahan penularan Omicron.

Selain itu, musim dingin juga menjadi musim dimana virus mudah tertular.

Aktivitas masyarakat yang lebih banyak dihabiskan di dalam ruangan menyebabkan virus mudah menular karena sirkulasi udara yang terbatas.

Ada pun beberapa hari besar dan festival yang dirayakan secara bersama-sama seperti Natal dan Thanksgiving membuka peluang besar bagi virus untuk melompat dari satu orang ke orang lainnya.

Artikel Terkait: 4 Fakta Asal-usul Kasus Penularan Omicron di Indonesia, Masih Ada yang Tak Terdeteksi

Masyarakat Australia Kini Juga Fokus pada Kesehatan Para Disabilitas

3 Subvarian Omicron Ditemukan di Australia, Waspada!

Sumber: Unsplash

Terlepas dari munculnya subvarian Omicron baru di Australia, beberapa warga mendesak prioritas difokuskan pada kesehatan teman-teman disabilitas.

Dilansir dari SBS News, perwakilan dari Inclusion Australia, Catherine McAlphine menyatakan bahwa beberapa masyarakat dengan disabilitas terancam risiko tinggi dari COVID-19 akibat tidak adanya fasilitas kesehatan yang memadai selama pandemi.

Hal ini khususnya pada masyarakat dengan disabilitas intelektual. Masih banyak yang belum mendapatkan vaksin penuh sehingga membuka risiko lebih tinggi.

Protokol Kesehatan Jangan Sampai Turun

3 Subvarian Omicron Ditemukan di Australia, Waspada!
Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Sumber: Unsplash

Dimana pun Parents berada, pastikan protokol kesehatan jangan sampai turun, apalagi untuk buah hati tercinta.

Kondisi ini bisa dicegah bersama-sama dengan mendapatkan vaksin booster, konsumsi makanan bergizi dan multivitamin, serta menjaga istirahat yang cukup.

Semoga kita semua selalu diberi kesehatan dan subvarian Omicron Australia tidak ditemukan di Indonesia.

***

Gejala COVID-19 Varian XE pada Anak, Orang Tua Harus Tetap Waspada

Viral Pasien Positif COVID-19 Selama 505 Hari, Begini Penjelasan Pakar

Rahasia Masjidil Haram Bebas Covid-19 Diungkap Menkes Arab Saudi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adismara Putri

  • Halaman Depan
  • /
  • COVID-19
  • /
  • 3 Subvarian Omicron Ditemukan di Australia, Waspada!
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti