TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Suaka Margasatwa, Apa Bedanya dengan Cagar Alam dan Taman Nasional?

Bacaan 4 menit
Suaka Margasatwa, Apa Bedanya dengan Cagar Alam dan Taman Nasional?

Untuk melindungi flora dan fauna, pemerintah mendirikan suaka margasatwa, cagar alam, dan taman nasional. Apa perbedaan dari ketiganya?

Parents mungkin tidak asing lagi dengan istilah suaka margasatwa, 

Seperti kita tahu, Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati yang sangat melimpah. Mulai dari Sabang hingga Merauke, terdapat berbagai flora dan fauna endemik. Namun, beberapa flora dan fauna endemik jumlah populasinya semakin sedikit karena kerusakan alam yang disebabkan oleh bencana alam dan aktivitas manusia.

Nah, untuk melindungi flora dan fauna tersebut, pemerintah pun melakukan beberapa tindakan konservasi. Salah satunya adalah mendirikan suaka margasatwa, cagar alam, dan taman nasional.

Ketiga tempat konservasi tersebut memiliki perbedaan masing-masing, lo. Melansir berbagai sumber, berikut ini penjelasan lengkap mengenai ketiganya.

Artikel terkait: Mengenal Aneka Jenis Tumbuhan dan Nama Latinnya, Si Kecil Sudah Tahu?

Perbedaan Suaka Margasatwa, Cagar Alam, dan Taman Nasional

Suaka Margasatwa, Apa Bedanya dengan Cagar Alam dan Taman Nasional?

Perbedaan mengenai suaka margasatwa, cagar alam, dan taman nasional diatur dalam peraturan pemerintah yang berbeda, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 108 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Kawasan Suaka Alam Dan Kawasan Pelestarian Alam. Dalam peraturan pemerintah tersebut, dijelaskan bahwa suaka margasatwa dan cagar alam termasuk dalam Kawasan Suaka Alam (KSA).

Kawasan Suaka Alam selanjutnya disingkat KSA adalah kawasan dengan ciri khas tertentu, baik di daratan maupun di perairan yang mempunyai fungsi pokok sebagai kawasan pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya yang juga berfungsi sebagai wilayah sistem penyangga kehidupan.

Suaka Margasatwa, Apa Bedanya dengan Cagar Alam dan Taman Nasional?

Adapun suaka margasatwa didefinisikan sebagai KSA yang mempunyai kekhasan atau keunikan jenis satwa liar atau keanekaragaman satwa liar yang untuk kelangsungan hidupnya memerlukan upaya perlindungan dan pembinaan terhadap populasi dan habitatnya.

Sementara itu, cagar alam merupakan KSA yang karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan atau keunikan jenis tumbuhan dan/atau keanekaragaman tumbuhan beserta gejala alam dan ekosistemnya yang memerlukan upaya perlindungan dan pelestarian agar keberadaan dan perkembangannya dapat berlangsung secara alami.

Sementara itu, Taman Nasional digolongkan dalam Kawasan Pelestarian Alam (KPA), yakni kawasan dengan ciri khas tertentu, baik di daratan maupun di perairan yang mempunyai fungsi pokok perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa, serta pemanfaatan secara lestari Sumber Daya Alam Hayati dan ekosistemnya.

Taman Nasional pun dapat didefinisikikan sebagai KPA yang mempunyai Ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi.

Pembagian Kawasan Hutan

Suaka margasatwa

Selain mengetahui perbedaan suaka margasatwa, cagar alam, dan taman nasional, kita juga perlu memahami tentang pembagian kawasan hutan dalam melindungi kelestarian flora dan fauna. 

Menurut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kehutanan, pemanfatan hutan dilakukan berdasarkan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan atau kegiatan Pengelolaan Perhutanan Sosial. Selain itu, kegiatan pemanfaata hutan setidaknya bisa menjadi tiga yakni sebagai berikut:

1. Hutan Lindung

Hutan Lindung adalah Kawasan Hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air, mencegah banjir, mengendalikan erosi, mencegah intrusi air laut, dan memelihara kesuburan tanah. Kegiatan usaha Pemanfaatan Kawasan pada Hutan Lindung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 128 ayat (1) huruf a peraturan tersebut, meliputi:

  • Budidaya tanaman obat
  • Budidaya tanaman hias
  • Melakukan budidaya jamur
  • Budidaya lebah
  • Budidaya hijauan makanan ternak
  • Melaksanakan budidaya buah-buahan dan biji-bijian
  • Budidaya tanaman atsiri
  • Budidaya tanaman nira
  • Wanamina atau peningkatan produksi hasil tambak (siluofisheryl)
  • Sistem penanaman hutan wanaternak (siluopastural)
  • Tanam wanatani (agroforestryl)
  • Wanatani ternak (agrosiluopastura);
  • Penangkaran satwa liar
  • Rehabilitasi satwa

2. Hutan Produksi

Suaka margasatwa

Hutan Produksi adalah Kawasan Hutan yang mempunyai fungsi pokok memproduksi hasil Hutan. Ada dua jenis hutan produksi, yakni Hutan Produksi Tetap dan Hutan Produksi yang dapat Dikonversi.

Hutan Produksi Tetap adalah Kawasan Hutan yang mempunyai fungsi pokok memproduksi hasil Hutan yang dipertahankan keberadaannya sebagai Hutan Tetap.

Sementara itu, Hutan Produksi yang dapat Dikonversi adalah Kawasan Hutan Produksi yang secara ruang dapat dicadangkan untuk pembangunan di luar kegiatan Kehutanan dan dapat dijadikan Hutan Produksi Tetap.

Artikel terkait: Punya Ciri Khas Unik, Ini 7 Tumbuhan Endemik di Indonesia

3. Hutan Konservasi

Hutan Konservasi adalah Kawasan Hutan dengan ciri khas tertentu, yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya. Beberapa jenis hutan ini terdiri atas:

  • Kawasan Hutan Suaka Alam yang di dalamnya termasuk cagar alam dan suaka margasatwa
  • Kawasan Hutan Pelestarian Alam terdiri atas taman nasional, taman hutan raya, dan taman wisata alam
  • Taman buru

Artikel terkait: 3 Jenis Sistem Gerak pada Tumbuhan dan Penjelasan Lengkapnya

Dari penjelasan tersebut, bisa kita lihat bahwa cagar alam dan suaka margasatwa termasuk ke dalam kawasan hutan suaka alam, sedangkan taman nasional termasuk ke dalam kawasan hutan pelestarian alam. 

Sementara itu, dari segi fokus perlindungan juga ketiganya memiliki perbedaan signifikan. Suaka margasatwa berfokus pada satwa liar, cagar alam berfokus pada tumbuhan, sedangkan taman nasional berfokus pada ekosistem aslinya.

Demikianlah penjelasan seputar perbedaan suaka margasatwa, cagar alam, dan taman nasional. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

15 Jenis Tanaman Hias Outdoor, Bikin Halaman Rumah Tambah Asri

Yuk, Ajari Anak! Ini 10 Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

Mengenal Tumbuhan Berbiji Terbuka atau Gymnospermae, Ciri-ciri dan Contohnya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Galih Pangestu Jati

  • Halaman Depan
  • /
  • Edukasi Sekolah Dasar
  • /
  • Suaka Margasatwa, Apa Bedanya dengan Cagar Alam dan Taman Nasional?
Bagikan:
  • Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

    Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

  • Rumus Luas Permukaan Balok Lengkap dengan Contoh Soal

    Rumus Luas Permukaan Balok Lengkap dengan Contoh Soal

  • Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

    Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

  • Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

    Daftar Angka Romawi 1-2000 Beserta Cara Menulis dan Tabelnya

  • Rumus Luas Permukaan Balok Lengkap dengan Contoh Soal

    Rumus Luas Permukaan Balok Lengkap dengan Contoh Soal

  • Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

    Tabel Perkalian 1 Sampai 10 agar Anak Pintar Belajar Matematika

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti