TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

4 Stadium sifilis yang bisa merusak organ tubuh, kenali gejalanya sejak awal!

Bacaan 4 menit
4 Stadium sifilis yang bisa merusak organ tubuh, kenali gejalanya sejak awal!

Cek berbagai gejalanya, jangan sampai terlambat!

Sifilis merupakan Infeksi Menular Seksual yang bisa mengancam jiwa saat tidak diobati dengan baik. Bila dibiarkan, stadium sifilis bisa merusak berbagai organ vital tubuh seperti otak, jantung, maupun organ lainnya.

Faktanya, berdasarkan data yang diperoleh dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, penderita sifilis cukup tinggi pada 2019. Tercatat mulai dari Juli-September 2019 saja, angkanya mencapai 1.586 pasien.

Pasien ini pun terdiri atas berbagai kelompok, mulai wanita atau pun lelaki pekerja seks, seseorang yang senang berganti pasangan seks, waria, hingga pengguna injection drugs.

Apa itu sifilis?

Stadium sifilis

Sifilis atau penyakit raja singa merupakan infeksi serius yang disebabkan oleh Treponema Pallidum.

“Penyakit satu ini merupakan penyakit sistemik yang gejalanya bisa bergantung pada stadium penyakit. Bila tidak segera diobati, penyakit bisa memiliki gambaran yang tidak khas lalu mengakibatkan komplikasi serius,” ujar Dr. dr. Wresti Indriatmi, SpKK(K), M.Epid, Spesialis Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Artikel terkait : Infeksi ini sebabkan bayi lahir mati atau stillbirth, Bumil wajib waspada!

Stadium sifilis

dr. Anthony Handoko, SpKK, FINSDV, CEO Klinik Pramudia, menjelaskan ada 4 tahapan stadium sifilis. Yaitu, sifilis primer, sifilis sekunder, sifilis laten, dan sifilis tersier. Masa inkubasi dari penyakit ini berkisar antara 10-90 hari.

1. Sifilis primer

Pada tahap awal ini, biasanya muncul gejala berupa luka di tempat bakteri masuk atau disebut juga inokulasi. Gejala yang timbul ialah adanya luka yang tidak terasa nyeri sama sekali.

Kondisi ini bisa menetap atau spontan hilang dalam waktu 3-6 minggu. Saat penderita melakukan tes serologi sifilis, hasilnya bisa negatif.

Meskipun begitu, pada tahap ini seseorang sudah bisa menularkan bakteri pada pasangan sesksualnya. Perkiraannya, sekitar 3-10% seseorang bisa tertular dalam satu kali melakukan hubungan seksual.

Dalam hal ini, dr. Wresti mengimbau, bila memiliki luka di anus dan kemaluan sebaiknya jangan didiamkan, tetap dikonsultasikan sebagai upaya deteksi dini. Komplikasinya bisa minim bila pengobatannya dilakukan sejak awal dan cepat.

2. Sifilis sekunder

Stadium sifilis

Nyatanya, jika tidak diatasi dengan benar, stadium penyakit ini pun bisa semakin berkembang. Setelah luka hilang, bukannya sembuh, luka tersebut justru berisiko semakin berkembang dan menginfeski tubuh lainnya. Tahap ini disebut juga dengan sifilis sekunder.

Kondisi ini bisa terjadi saat beberapa minggu setelah luka menghilang. Gejala-gejala lainnya pun akan muncul, namun bisa berbeda-beda pada setiap orangnya.

Gejala yang paling umum adalah timbulnya ruam pada beberapa bagian tubuh, khususnya tangan dan kaki. Beberapa gejala lainnya yang bisa terjadi, yakni :

  • Demam tinggi
  • Nyeri pada persendian
  • Sakit kepala
  • Rasa lelah
  • Mengalami sakit flu
  • Limfadenopati atau peradangan kelenjar yang kenyal dan tidak nyeri
  • Alopesia atau kebotakan yang khas
  • Adanya luka di mulut

Artikel terkait : Waspada! 4 Penyakit menular seksual baru kembali ditemukan

3. Sifilis laten

Sifilis kemudian bisa berkembang ke stadium sifilis laten. Dalam 12 bulan pertama, infeksi ini masih berpotensi untuk menular pada orang lain.

Di tahap ini, tidak terdapat luka atau lesi. Bahkan sebanyak 60-85% tetap bersifat asimsomatik atau tidak menyadari adanya penyakit tanpa adanya terapi.

“Satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui kondisi ini adalah dengan melakukan tes serologi,” ujar dr. Anthony.

4. Sifilis tersier

Stadium sifilis

Bila sifilis tak juga kunjung diobati, stadiumnya bisa lebih meningkat menjadi tersier. Di kondisi ini, sifilis menjadi kondisi yang paling bahaya.

Pada tahap inilah sifilis bisa merusak berbagai organ vital di tubuh kita.

“Bakteri sifilis bisa sampai menginfeksi hingga mengenai pembuluh darah kecil, misalnya di mata, telinga, hingga saraf, bahkan pembuluh darah otak.” ujar dr. Anthony.

Karena sifatnya sistemik dan masuk ke pembuluh darah kecil, akibatnya beberapa organ tubuh pun bisa terancam efektivitasnya. Beberapa dampak yang bisa ditimbulkan antara lain :

  • Kebutaan
  • Masalah pada jantung
  • Gangguan otak dan mental
  • Kelumpuhan
  • Tuli
  • Impotensi
  • Gangguan hati

Bukan tak mungkin, di tahap ini sifilis bisa menyebabkan kematian karena malfungsi berbagai organ. Namun, perjalanan hingga sampai stadium ini memang panjang, bahkan hingga puluhan tahun.

Untuk mencegahnya, dr. Anthony atau pun  dr. Wresti menyarankan agar pengobatan yang dilakukan tetap konsisten. Tak kalah penting, kebiasaan dalam keseharian pun harus dijaga, terutama menghindari hubungan seksual yang berisiko.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Jika mengalami beberapa gejala di atas, untuk menghindari dampak buruk akibat sifilis, jangan ragu untuk melakukan konsultasi tenaga medis.

Baca Juga :

Penyakit menular seksual mengancam, ini langkah pencegahannya!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

nisya

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • 4 Stadium sifilis yang bisa merusak organ tubuh, kenali gejalanya sejak awal!
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti