TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Tensi Memanas, Siswa Ukraina Sudah Diajarkan Cara Bertahan dari Invasi

Bacaan 4 menit
Tensi Memanas, Siswa Ukraina Sudah Diajarkan Cara Bertahan dari Invasi

Eskalasi militer Rusia, pelajar Ukraina terpaksa bersiap

Negeri Beruang Merah membuktikan omongannya bukan gertak sambal belaka. Per Kamis (24/2), Presiden Vladimir Putin mengesahkan deklarasi perang terhadap Ukraina. Nyatanya jauh sebelum tensi kedua negara tinggi, siswa Ukraina sudah diajarkan cara bertahan dari invasi. Seperti apa? 

Rusia Kibarkan Deklarasi Perang

Bukan tanpa alasan Rusia melakukan serangan, perlindungan perbatasan menjadi alasan. Mengutip laman Washington Post, Presiden Putin menjabarkan alasannya harus melakukan hal ini.

Siswa Ukraina Diajarkan Cara Bertahan dari Invasi

“Tidak ada cara lain yang bisa kita lakukan untuk melindungi diri kita sendiri. Hal yang sama sedang terjadi sekarang. Anda dan saya belum pernah diberi kesempatan untuk melindungi Rusia dan rakyat kita sebelumnya, kecuali hal yang akan kita hadapi hari ini. Situasi yang ada menuntut kita untuk bertindak tegas dan cepat. Republik Rakyat Donbas telah meminta bantuan Rusia.

Terkait hal ini, dan sesuai dengan Pasal 51 Bab VII Piagam PBB, dengan persetujuan Dewan Federasi Rusia dan Majelis Federasi, pada 22 Februari yang lalu [kami] meratifikasi hubungan persahabatan dan kerja sama dengan Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk.

Saya membuat keputusan untuk melakukan sebuah operasi militer khusus. Tujuannya untuk melindungi rakyat yang telah diperlakukan semena-mena lewat genosida yang dilakukan rezim Kiev selama delapan tahun.

Demi tujuan tersebut, kami bertekad melakukan demiliterisasi dan denazifikasi (melepaskan pengaruh NAZI, red) di Ukraina, dan mengadili mereka yang melakukan kejahatan berdarah terhadap warga sipil, termasuk warga negara Federasi Rusia.”.

Presiden Putin juga menegaskan dirinya tidak bermaksud menguasai Ukraina. Tujuannya semata memutuskan masa depan dan melawan penjajahan yang hingga kini masih diperjuangkan oleh Donetsk dan Luhansk di daratan Ukraina.

Artikel terkait: Perdana Buat Akun Instagram, Angelina Jolie Unggah Surat Haru Gadis Afganistan

Siswa Ukraina Diajarkan Cara Bertahan dari Invasi

Siswa Ukraina Diajarkan Cara Bertahan dari Invasi

Sumber: Globe Echo

Dalam sesi bincang santai bersama CNBC Indonesia, Duta Besar Ukraina di Indonesia Vasyl Hamianin menuturkan bahwa Rusia sudah resmi memulai perang. Namun, keadaan ini tidak membuat masyarakat di Ukraina panik.

Bahkan, pelajar di negeri tersebut memang sudah dilatih untuk mempertahankan diri. Mengutip Reuters, beberapa sekolah di Kharkiv mendapatkan simulasi bagaimana cara mengidentifikasi bahan peledak.

Tak hanya itu, mereka juga mendapat bekal pentingnya rompi anti peluru dan helm. Latihan evakuasi dan pertolongan pertama juga dipegang teguh oleh remaja belasan tahun tersebut.

Spesialis pertahanan sipil Oleksandr Shevchuk mengatakan bahwa pelajaran tersebut sejatinya telah dimulai per Januari. Rangkaian bom tipuan di seluruh negeri diperkenalkan ke seluruh siswa Kiev bahkan sebelum Presiden Putin mendeklarasikan perang baru-baru ini.

“Kini, kami memberikan pelatihan itu lebih sering demi mencegah anak kami terluka. Atau jika mungkin, kematian,” ujar Shevchuk. Demi menghindari kepanikan masif, latihan ini pun diadakan sesering mungkin dan dapat dicerna generasi muda.

“Kami menunjukkan kepada mereka apa itu bahan peledak, kami biarkan mereka mencoba seragam dan rompi anti peluru. Tujuannya supaya mereka menyadari situasi yang bisa saja menimpa mereka,” lanjut Shevchuk.

Artikel terkait: Warga Korut Dilarang Tertawa 11 Hari Lamanya, Ternyata Ini Alasannya

Pelajar Menganggap Ini Hal Biasa

Siswa Ukraina Diajarkan Cara Bertahan dari Invasi

Salah satu pelajar bernama Arina Cherkasova, 15, tersenyum ketika rompi antipeluru diturunkan di atas kepalanya. Salah satu instruktur membantunya mengenakan helm oranye terang.

“Ini agak berat, dan ternyata cukup lucu melakukan ini di hadapan teman-teman,” ujar Arina. Sementara siswa lainnya, Nazar memaparkan bahwa apa yang ia dapat di sekolah sejatinya sudah ia pikirkan sejak lama.

“Kami sering membahas kapan serangan seperti ini akan terjadi. Apakah itu akan terjadi, dan apa yang harus kami lakukan jika itu terjadi. Ini jawabannya,” tukas Nazar.

Siswa di Ukraina sadar betul bahwa simulasi seperti itu relevan dengan eskalasi militer yang cukup tinggi saat ini antara negerinya dan Rusia. Namun, bukan berarti siswa tidak merasa takut.

“Menakutkan. Sangat menakutkan,” pungkas Nazar.

Kita doakan saja ya Parents supaya konflik antar dua negara ini bisa terselesaikan dengan baik tanpa lebih banyak lagi korban yang berjatuhan di kedua belah pihak.

***

Baca juga:

10 Film Perang Terbaik Sepanjang Masa, Cocok untuk Menemani Weekend!

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Taliban Bicara soal Hak Perempuan di Afghanistan, Bagaimana Reaksi Masyarakat?

Ternyata Tak Mudah, 7 Aturan Ini Harus Dipatuhi Ri Sol-ju Istri Kim Jng Un

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Erinintyani Shabrina Ramadhini

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Tensi Memanas, Siswa Ukraina Sudah Diajarkan Cara Bertahan dari Invasi
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti