TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Tata cara shalat tarawih dan witir di rumah selama pandemi COVID-19

Bacaan 4 menit
Tata cara shalat tarawih dan witir di rumah selama pandemi COVID-19

Demi memutus rantai penularan COVID-19, pemerintah mengimbau masyarakat untuk menjalankan ibadah Ramadan di rumah saja, termasuk shalat tarawih di rumah. Lalu, bagaimana tata cara shalat tarawih?

Shalat tarawih merupakan ibadah khusus yang dilakukan umat Islam di bulan Ramadan. Shalat tarawih biasanya dilakukan secara berjemaah di masjid atau musala, tapi tahun ini pemerintah mengharuskan masyarakat shalat tarawih di rumah. Seperti apa tata cara shalat tarawih sendiri di rumah?

Hal itu lantaran pandemi COVID-19 yang belum juga usai, sehingga pemerintah mengimbau masyarakat untuk melakukan shalat tarawih di rumah, tidak di masjid dan musala. Demi kebaikan bersama agar segera terputusnya penularan COVID-19.

Artikel terkait : 3 Kesalahan dalam mengajarkan anak berpuasa, Parents wajib hindari!

Shalat tarawih di rumah untuk mencegah penyebaran virus corona, bolehkah?

salat tarawih di rumah

Mengutip dari Islam.nu, shalat tarawih hukumnya sunah alias dianjurkan bagi laki-laki dan perempuan beragama Islam. Shalat tarawih dilakukan pada malam hari, dianjurkan berjemaah tapi juga diperbolehkan shalat tarawih sendiri di rumah.

Ketika pandemi COVID-19 terjadi dan pemerintah memberlakukan aturan pembatasan fisik, apakah ibadah shalat tarawih di masjid lantas ditinggalkan? Bagaimana hukumnya dari sudut pandang agama? Pertanyaan ini kerap muncul di kalangan masyarakat muslim.

Jangan khawatir, Parents tetap bisa menjalani ibadah ini di rumah, tanpa mengurangi nilai kebaikannya. Melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) pemerintah Republik Indonesia telah membuat ketentuan yang dimuat dalam Fatwa Majelis Ulama Indonesia, no.14 tahun 2020.

Kajian MUI tentang aturan shalat berjemaah saat pandemi corona menghasilkan fatwa yang telah dikaji oleh para ulama yang kompeten di bidangnya.

Ringkasnya, fatwa tersebut berisi poin-poin berikut ini:

  • Jika Parents tinggal di kawasan yang potensi penularan virus tinggi atau sangat tinggi (zona merah), berdasarkan ketetapan pihak yang berwenang, maka boleh meninggalkan shalat Jumat dan menggantikannya dengan shalat Zhuhur di rumah.
  • Begitu pula shalat lima waktu, tarawih, dan Ied di masjid atau tempat umum lainnya, dapat diganti dengan ibadah di rumah saja.
  • Jika Parents tinggal di suatu kawasan yang potensi penularannya rendah berdasarkan ketetapan pihak yang berwenang, maka tetap wajib menjalankan kewajiban ibadah sebagaimana biasa dan wajib menjaga diri agar tidak terpapar COVID-19. Namun, harus tetap menerapkan tindakan pencegahan seperti tidak kontak fisik langsung (bersalaman, berpelukan, cium tangan), membawa sajadah sendiri, dan sering mencuci tangan dengan sabun.

Bagaimana tata cara shalat tarawih sendiri dan bersama di rumah?

salat tarawih di rumah

Sebenarnya tidak ada perbedaan dalam tata cara shalat tarawih di masjid dengan di rumah. Bedanya jika shalat di rumah, mungkin Parents melakukannya bersama keluarga inti saja.

Mengutip dari Islam.nu, berikut tata cara shalat tarawih sendiri atau berjemaah di rumah:

1. Membaca niat shalat

Niat shalat jika menjadi imam :

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”

Ini lafal niat shalat tarawih sebagai makmum :

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”

Lafal niat shalat ini dikutip dari pelbagai sumber, yaitu Kitab Irsyadul Anam karya Sayyid Utsman bin Yahya (1822 M-1913 M) dan Perukunan Melayu dengan penyesuaian sejumlah redaksional.

Niat shalat tarawih sendiri atau secara infirad :

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku sengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah SWT.”

Artikel terkait : Ingin melatih anak puasa seharian penuh? ini yang perlu Parents perhatikan!

salat tarawih di rumah

Cerita mitra kami
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap

2. Jumlah rakaat shalat minimal 2

Jumlah shalat tarawih sendiri sama dengan jumlah shalat berjemaah, yaitu maksimal 20 rakaat, dan minimal dua rakaat. Untuk cara, dan bacaan, sama dengan seperti shalat sunnah biasanya.

Intinya, pengalihan shalat tarawih dari masjid ke rumah tidak mengubah tata cara pelaksanaan, jumlah rakaat, dan tidak mengurangi keutamaan shalat tarawih itu sendiri.

3. Tutup dengan shalat witir

Seperti biasa, shalat tarawih ditutup dengan ibadah shalat witir. Shalat witir adalah shalat yang jumlah rakaatnya ganjil, untuk menutup ibadah shalat sunnah pada hari itu. Minimal 3 rakaat.

Hal-hal yang harus diperhatikan saat shalat tarawih di rumah

  • Pastikan tidak ada anggota keluarga yang sedang sakit, atau sedang karantina diri. Bagi yang sedang melakukan isolasi, tetap harus beribadah sendiri jika mampu. Lakukan di ruangan terpisah.
  • Tetap menjaga kebersihan diri dan tempat shalat.
  • Hindari sentuhan fisik seperti bersalaman saat sesudah shalat.
  • Hindari menyentuh wajah.
  • Mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik

Demikian informasi tentang shalat tarawih saat pandemi, semoga Ramadan kali ini membawa berkah dan kebahagiaan bagi Parents dan keluarga!

Referensi : Islam.nu

Baca juga :

Jadwal libur dan cuti bersama Idul Fitri 2020 berubah, begini rinciannya!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

febri

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Gaya Hidup
  • /
  • Tata cara shalat tarawih dan witir di rumah selama pandemi COVID-19
Bagikan:
  • 14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

    14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

  • Kalender Jawa Januari 2026: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

    Kalender Jawa Januari 2026: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

  • 17 Film tentang Ibu dan Anak Tersedih, Rating Tinggi hingga Paling Baru!

    17 Film tentang Ibu dan Anak Tersedih, Rating Tinggi hingga Paling Baru!

  • 14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

    14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

  • Kalender Jawa Januari 2026: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

    Kalender Jawa Januari 2026: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

  • 17 Film tentang Ibu dan Anak Tersedih, Rating Tinggi hingga Paling Baru!

    17 Film tentang Ibu dan Anak Tersedih, Rating Tinggi hingga Paling Baru!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti