Pesan Seorang Ibu Kepada Ibu Lainnya Lewat Stretch Mark di Tubuhnya

lead image

Alexandra Kilmurray membagikan foto perutnya yang memiliki strecth mark yang cukup mengerikan di Instagram. Ia melalui waktu yang panjang untuk bisa kembali mencintai dirinya sendiri. sumber: thesun.co.uk

Setelah melahirkan, akan muncul garis-garis di tubuh ibu yang disebut stretch mark. Garis-garis tersebut timbul akibat kulit yang meregang karena mengakomodasi kehadiran tubuh bayi di dalam perut ibu.

Stretch mark juga sering disebut tiger stripes karena bentuknya yang seperti motif belang pada Harimau. Meski terlihat mengerikan, seorang ibu membagikan foto perutnya yang memiliki tiger stripes di akun Instagram-nya.

Well, I know a lot of you guys are probably thinking ‘why would she post this picture’, but, it took me 18 months to get here, 18 months to not cry when I look in the mirror, 18 months to finally feel beautiful in my own skin again! No one warns you about the dark sides of motherhood and pregnancy.. no one gives you a heads up on how much you change physically and mentally after you become a mother. It’s been a long and hard postpartum ride for me.. 18 months after my first son and 5 months after my second son I feel like I can finally see the light and it genuinely feels amazing cheers to you mamas who are battling postpartum depression and still getting up everyday for your children! Cheers to you mamas who still cry about the marks on your skin from birthing your perfect babies! Cheer to motherhood, cheers to knowing that this too shall pass! And things will get better #motherhood #breastmilk #breastfeeding #normalizebreastfeeding #mommyandme #tigerstripes #postpartum #postpartumdepression #babies #mombod #proud #inlove

A photo posted by Alexandra Kilmurray (@alexandrabrea_) on

Dalam caption foto tersebut ia mengatakan bahwa ia telah belajar untuk mencintai tubuhnya kembali, dan ia ingin agar ibu-ibu lain mengetahui berbagai perubahan yang datang bersama kehamilan dan proses menjadi ibu.

Alexandra Kilmurray, ibu dua anak ini mengunggah foto tersebut di akun Instagramnya pada 12 Januari 2017 yang menampilkan tiger stripes di perutnya.

Dia juga mencatat bahwa tidak ada seorangpun yang memberinya persiapan untuk semua perubahan mental dan fisik yang harus ia alami setelah memiliki anak.

Melalui postingan tersebut, Alexandra ingin mengingatkan para ibu yang mengalami hal sama bahwa mereka tidak sendirian.

“Saya ingin para ibu yang lain mengetahui bahwa depresi pasca kehamilan dan perubahan fisik yang dialami bisa terjadi pada siapa saja. Jangan putus asa,” ujar Alexandra.

Alexandra mendorong para ibu merasa nyaman untuk menyuarakan perasaan mereka dengan perubahan yang mereka alami setelah punya anak, baik fisik maupun mental.

today.com  1484846263 103.10.66.78 Pesan Seorang Ibu Kepada Ibu Lainnya Lewat Stretch Mark di Tubuhnya

Alexandra bersama suami dan kedua putranya. sumber: today.com

Alexandra berharap bahwa dulu sebelum memiliki anak ia bisa mendengar cerita bagaimana para ibu berkutat dengan emosi negatif yang mereka alami setelah menjadi ibu, bukan hanya perasaan positif saja.

“Saya berharap dulu saya mengetahui bahwa ada lebih dari sekedar perasaan jatuh cinta saat kau memiliki bayi. Karena ada banyak sekali perasaan lain yang dialami saat kau menjadi seorang ibu.”

”Saat saya melahirkan anak-anak, saya merasa sangat bersalah karena memiliki perasaan selain cinta. Saya berharap waktu itu saya tahu bahwa memiliki perasaan seperti itu sah-sah saja dan tidak ada salahnya.”

Alexandra mengaku bahwa setiap hari dia masih berusaha untuk mencintai tubuhnya. Kadang dia menangis saat melihat dirinya di depan cermin, sampai dia mengingatkan dirinya sendiri bahwa ia telah memberi kehidupan pada dua anak yang merupakan keajaiban dari Tuhan.

Alexandra bangga dengan tiger stripes yang ada di perutnya, dan menganggap bahwa ibu yang lain juga seharusnya merasa bangga. Dan dia akan selalu mendukung para ibu yang membutuhkan sokongan semangat darinya.

 

Baca juga:

Bunda Percayalah, Operasi Caesar Tidak Membuat Nilai Anda Kurang Sebagai Seorang Ibu