TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Tak Bisa Lunasi Hutang 30 Juta, Seorang Ibu Ditembak Hingga Tewas

Bacaan 4 menit
Tak Bisa Lunasi Hutang 30 Juta, Seorang Ibu Ditembak Hingga Tewas

Masalah sensitif seperti utang piutang memang bisa memicu pertikaian. Seorang ibu bahkan ditembak karena utang.

Lagi-lagi, karena utang-piutang, masalah berbuntut panjang. Di Palembang, seorang ibu ditembak karena utang 30 juta yang belum bisa ia lunasi.

Ibu rumah tangga itu harus meregang nyawa setelah mendapat dua tembakan di kepalanya. Adalah Siti Fauziah, perempuan asal Palembang ini tewas di tangan Sabil yang datang menagih hutang kepadanya.

Tak Bisa Lunasi Hutang 30 Juta, Seorang Ibu Ditembak Hingga Tewas

Kejadian ini sebenarnya sudah berlangsung lama, yaitu sekitar tahun 2012 yang lalu. Delapan tahun kemudian, pelaku penembakan tersebut baru berhasil ditangkap.

Seperti apa kisah lengkapnya? Bagaimana Sabil bisa tega menghabisi nyawa manusia karena persoalan hutang, mengapa pula ia baru tertangkap setelah delapan tahun berlalu? Berikut kisah lengkapnya kami rangkum untuk Anda.

Kronologi Kejadian Seorang Ibu Ditembak karena Utang

Tak Bisa Lunasi Hutang 30 Juta, Seorang Ibu Ditembak Hingga Tewas

Melansir Kompas.com, Siti Fauziyah (35), seorang ibu rumah tangga di Palembang, tewas ditembak kepalanya saat ditagih utang Rp 30 juta pada Senin (13/3/2012). Pelaku adalah Asgaburillah alias Sabil (34). Ia ditangkap setelah 8 tahun menjadi buronan polisi.

Pada hari kejadian, sekitar pukul 03.00 WIB, Sabil datang ke rumah Siti di Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang untuk menagih utang sebesar Rp 30 juta. Namun, saat itu Siti mengaku tak memiliki uang dan tak bisa membayar hutangnya. 

Mendengarkan hal tersebut, Sabil merasa emosi dan kesal. Lantaran menurut dia, korban selalu berkelit ketika hutangnya ditagih.

Ia kemudian mengeluarkan sebuah senjata api rakitan yang ia simpan di pinggangnya. Awalnya ia hanya mengancam. Namun, ternyata ia malah dua kali menembak kepala Siti.

Masalah sensitif seperti utang piutang memang bisa memicu pertikaian. Seorang ibu bahkan ditembak karena utang.

“Sudahlah nanti kena, saya makin kesal lalu saya tembak. Dia ini selalu berkelit,” kata Sabil saat melakukan rekonstruksi, Selasa (3/11/2020).

Setelah menembak Siti, Sabil pun melarikan diri. Sementara Siti yang tergeletak bersimbah darah diselamatkan seorang saksi kejadian bernama Sarmila.

Namun sayangnya, karena luka yang diderita Siti terlalu parah, ia meninggal dunia sebelum sempat mendapatkan perawatan.

Artikel terkait: Tagih Utang ke Ibu Kombes, Febi Nur Amelia Divonis 2 Tahun Penjara

Buron 8 Tahun, Pelaku Mengira Kasusnya Sudah Dilupakan

Masalah sensitif seperti utang piutang memang bisa memicu pertikaian. Seorang ibu bahkan ditembak karena utang.

Pelaku saat rekonstruksi. Foto: Kompas.com

Setelah peristiwa pembunuhan itu, Sabil menjadi buronan selama 8 tahun. Selama pelarian, ia beberapa kali berpindah tempat untuk menghindari petugas.

Sabil akhirnya berhasil diringkus pada Senin (21/9/2020) saat ia pulang ke rumahnya di Jalan Mesjid Sukamulia, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami.

Menurut Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setiyadji, Sabil pulang ke rumahnya karena merasa polisi tak lagi ingat dengan kasusnya. Namun rupanya, prediksi tersebut salah.

Saat mengetahui Sabil pulang, polisi langsung menangkap pelaku pembunuhan Siti setelah 8 tahun menjalani pelarian. 

Tak Bisa Lunasi Hutang 30 Juta, Seorang Ibu Ditembak Hingga Tewas

Saat rekonstruksi yang digelar di Mapolrestabes Palembang pada Selasa (3/11/2020), ada 20 adegan yang diperagakan Sabil. Dalam rekonstruksi tersebut terkuak bahwa motif pembunuhan dilatarbelakangi kekesalan Sabil karena Siti tak kunjung membayar utang Rp 30 juta.

“Tembakan tersebut mengenai kepala, sehingga korban tewas ditembak. Pelaku menembaknya sebanyak dua kali,” kata Anom saat melakukan gelar perkara, Kamis (1/10/2020).

Rekonstruksi dilakukan untuk melengkapi berkas perkara tersangka. Setelah lengkap (P21), berkas itu akan langsung dilimpahkan ke pihak Kejaksaan untuk selanjutnya menjalani proses sidang. Atas perbuatannya itu, tersangka Sabil dikenakan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Artikel terkait: Tega! Ibu muda ini menjual anak kembarnya demi melunasi utang

Tips Saat Memberi dan Menagih Hutang

Tak Bisa Lunasi Hutang 30 Juta, Seorang Ibu Ditembak Hingga Tewas

Utang-piutang memang menjadi persoalan yang sangat sensitif. Tak jarang, masalah ini bisa menimbulkan prahara di kemudian hari.

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Nah, sebagai pemberi hutang, bagaimana caranya agar kita tak terbakar emosi karena si peminjam belum mampu mengembalikan uang yang dipinjamnya? Berikut ini beberapa tips yang perlu Anda terapkan.

  1. Buat perjanjian dan tanda tangan di atas materai, hal ini untuk menghindari hal yang tak diinginkan di kemudian hari. Jangan sungkan karena peminjam adalah saudara atau kerabat dekat, dalam hal sensitif seperti hutang, Anda harus ‘tegaan’. Kecuali niatnya mau memberi bantuan atau sumbangan.
  2. Minta barang jaminan dari si peminjam untuk berjaga-jaga apabila ia tak mampu melunasi hutangnya setelah tenggat waktu yang diberikan.
  3. Liat track record si peminjam. Hal ini sering luput dilakukan padahal merupakan faktor utama yang harus diperhatikan. Jangan sampai kita memberi pinjaman kepada orang yang hutangnya sudah menumpuk di mana-mana. Atau ternyata dia orang tidak amanah, misalnya.
  4. Jika saat menagih hutang ternyata si peminjam tak mampu membayar, minta ia menjual atau menggadai barang berharga yang dimiliki.

Itulah beberapa tips yang bisa diterapkan. Semoga kejadian di atas tak terulang lagi kepada siapa pun ya, Parents. 

Baca juga:

Tragis! Selebram ini mencekik dua anak kandung hingga tewas karena depresi terlilit utang

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Tak Bisa Lunasi Hutang 30 Juta, Seorang Ibu Ditembak Hingga Tewas
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti