Pengakuan Selvi Kitty alami baby blues: "Tiba-tiba aku enggak mau ngurusin"

Pengakuan Selvi Kitty alami baby blues: "Tiba-tiba aku enggak mau ngurusin"

Pengakuan Selvi Kitty saat alami baby blues.

Menjadi seorang ibu memang bukanlah tugas yang mudah. Hal itulah yang kini tampaknya tengah dirasakan oleh pedangdut cantik, Selvi Kitty. 

Alami baby blues, Selvi Kitty sempat enggan urus anak

selvi kitty 2

Pada 18 Februari 2019 lalu, Selvi Kitty melahirkan anak pertamanya bersama Rangga Ilham Suseno. Anak pertamanya tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki dan diberi nama Abizard Kavin Suseno.

Meskipun Selvi Kitty mengaku antusias dan senang mengurus anak pertamanya tersebut, namun tak dapat dipungkiri bila sebagai seorang ibu baru, dia sempat merasa kebingungan tentang cara mengurus anak. 

Bahkan tak tanggung-tanggung, dia mengaku sempat mengalami baby blues yang membuatnya enggan mengurus sang anak. 

“Iyalah pasti (merasakan baby blues). Karena merasa dulunya sendiri, terus tiba-tiba urus anak, ada jengkel. Terus, ‘Aduh ini anak mau apa, sih? Mau apalagi, sih? Harus diapain lagi?’ Kayak gitu  paling baby blues-nya. Terus tiba-tiba aku enggak mau ngurusin,” ujar Selvi Kitty di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/4), dilansir dari Kumparan.com.

selvi kitty

Selain itu, dia kaget ketika harus menyesuaikan waktu tidur sang anak yang terkadang bangun tengah malam. 

“Itu (begadang) sebelumnya aku enggak pernah. Tapi dua jam sekali harus bangun, harus menyusui, popoknya ganti, macam-macam,” ungkapnya.

Untungnya, baby blues yang dialami Selvi Kitty tidak berlangsung setiap hari dan sang suami, Rangga Ilham pun mau turut ikut membantu mengurus anak pertamanya. 

“Oh jelas, dia mau belajar ganti popok, gendong pakai (kain) gendongan juga,” ujar seraya tertawa.

Artikel terkait: ‘Sayangi istrimu, apalagi saat dia sedang hamil,” curhat suami dan ayah satu anak

Selvi Kitty mulai beradaptasi dengan peran barunya sebagai ibu

Satu bulan telah berlalu, kini Selvi Kitty mulai bisa beradaptasi dengan peran barunya sebagai ibu. Pemilik nama asli Selvi Isti Apriani ini bahkan telah mulai memikirkan hendak menurunkan berat badannya yang sempat bertambah selama kehamilan. 

“Ada niatnya, karena mau balik ke industri lagi. Tapi nanti kalau sudah tiga bulanan. Sekarang sudah 60 kg. Terakhir 72 kg aku, keluar baby. Selebihnya hilang sampai akhirnya 60 kg,” ungkapnya. 

Untuk menurunkan berat badannya tersebut, Selvi mengaku tidak akan melakukan diet yang berlebihan. Dia hanya akan mengubah pola makan dan mulai rajin berolahraga.

Enggak ada diet. Cuma ganti nasi, olahraga, sama tidur. Jadi kalau dia tidur, aku ikut tidur. Kalau enggak tidur capek, mata panda, begadang segala macam,” tutupnya. 

Cara mengatasi baby blues seperti yang dialami Selvi Kitty

Perlu diketahui bahwa baby blues merupakan gangguan emosi ringan yang terjadi dalam kurun waktu 2 minggu setelah ibu melahirkan. Sesuai dengan istilahnya, baby blues berarti keadaan tertekan dimana ibu biasanya gampang emosi, bingung, menangis, dan tak ingin melakukan apapun. 

Menurut dr. Irawati Sp.Kj, munculnya berbagai gejala ini dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah ketidaksiapan ibu menghadapi kelahiran bayinya. 

Beberapa ibu mungkin tidak menyadari kalau kelahiran seorang bayi selalu disertai dengan peningkatan tanggung jawab. “Kesulitan menyusui misalnya, bisa membuat ibu jadi tertekan,” kata Irawari.

Ibu yang melahirkan bayi dengan berat badan di bawah normal juga cenderung 364 kali berpeluang lebih besar mengalami baby blues dibandingkan dengan ibu yang melahirkan bayi dengan berat badan normal.

Bila Anda mengalami baby blues seperti yang dialami Selvi Kitty, beberapa cara penanganan ini mungkin dapat membantu Anda. 

1. Terbuka dengan kekhawatiran Anda

Tak ada salahnya untuk terbuka dan membicarakan kekhawatiran Anda setelah melahirkan. Anda bisa membicarakan ini dengan suami, keluarga, atau dokter kandungan Anda. 

Dengan begitu, mereka bisa membantu Anda mengendalikan emosi dan menghadapi baby blues yang Anda alami. 

2. Me time

Cobalah lakukan me time setidaknya 15 menit setiap hari. Me time bisa sangat berguna untuk melepas stres yang cenderung menyebabkan baby blues. 

Isilah me time Anda dengan berbagai kegiatan positif seperti meditasi, perawatan di salon, atau sekadar makan kue dan minuman kesukaan Anda. 

Anda juga bisa bertemu teman-teman lama untuk bertukar cerita dengan mereka. Dengan begitu, Anda bisa menemukan sedikit kelegaan di hati dan menyadari bahwa Anda tidak sendirian. 

3. Tidur

Tidurlah ketika anak Anda tidur agar Anda bisa mengembalikan seluruh energi yang hilang saat menjaga anak.

“Anda mungkin perlu teman, anggota keluarga, atau menyewa tenaga bantuan untuk membantu segala hal tugas rumah tangga sehingga Anda bisa mendapatkan tidur nyenyak yang sangat layak Anda dapatkan,” ujar Michael O’Hara, Ph.D., dari University of Iowa, penulis Postpartum Depression: Causes and Consequences.

4. Perbanyak Omega-3

Penelitian telah membuktikan bahwa mengonsumsi asam lemak omega-3 (EPA dan DHA) dapat menekan risiko kelahiran prematur dan mencegah baby blues pada ibu baru. Omega-3 adalah asam lemak esensial yang tidak dapat diproduksi secara alami oleh tubuh dan dapat diperoleh dari makanan seperti ikan. 

5. Olahraga 

Tidak hanya memperbanyak konsumsi omega-3. Penelitian juga telah membuktikan bahwa ibu yang rajin berolahraga sebelum dan setelah melahirkan cenderung lebih baik secara emosional dan lebih mudah bersosialisasi. Hal ini dapat mencegah risiko baby blues.

Meski begitu, jangan memaksakan diri untuk melakukan olahraga berat. “Anda bisa jalan di taman kota, mendapatkan udara segar, dan menikmati alam dapat menyegarkan cara pandang Anda,” kata Karen Rosenthal, Ph.D., seorang psikolog di Westport, Connecticut.

Jadi, tak ada salahnya luangkan waktu untuk melakukan hal yang menyenangkan bagi Anda ya, Bun!

Referensi: Kumparan.com, Hello Sehat
Baca juga: 

Peran Suami Membantu Mengatasi Sindrom Baby Blues

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.
app info
get app banner