TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Sandwich Generation, dilema Parents milenial, Andakah salah satunya?

Bacaan 4 menit
Sandwich Generation, dilema Parents milenial, Andakah salah satunya?

Berada dalam sandwich generation tentu saja tidak mudah. Di mana selain perlu memenuhi kebutuhan anak dan keluarga inti, ada orang tua yang perlu dibiayai. Apa yang perlu dilakukan?

Siapa di antara Parents yang berada dalam posisi ‘terjepit’? Tak hanya menanggung biaya rumah tangga sendiri, Anda pun harus memikirkan dan membiayai hidup orang tua atau mertua. Bila jawabannya iya, maka Anda atau pasangan berada dalam posisi sandwich generation. 

Apa itu sandwich generation?

sandwich generation

Istilah Sandwich Generation pertama kali dikenalkan oleh Dorothy A. Miller, pada tahun 1981 melalui jurnalnya yang berjudul “The ‘Sandwich’ Generation: Adult Children of the Aging.” Dorothy merupakan seorang profesor di Universitas Kentucky, Lexington, Amerika Serikat (AS).

Dalam jurnalnya, Dorothy memberi penjelasan tentang sandwich generation. Mereka yang termasuk generasi sandwich adalah orang dewasa yang menanggung hidup anak-anak mereka, juga menanggung hidup orangtua mereka.

Hal ini membuat mereka rentan mengalami tekanan stres. Bisa dipahami, kondisi ini memang rentan dirasakan karena selain menjadi tulang punggung bagi orangtua, mereka juga pemberi nafkah utama dalam hidup anak-anak mereka.

Anna Surti Ariani, seorang psikolog keluarga menjelaskan bahwa mereka yang berada dalam posisi sandwich generation bisa merasakan beragam tekanan yang menyebabkan beragam masalah. Mulai dari terganggunya pekerjaan, pergaulan, bahkan memicu konflik dalam kehidupan rumah tangga.

Sandwich Generation, dilema Parents milenial, Andakah salah satunya?

Meskipun tak mudah, psikolog yang lebih sering disapa dengan panggilan Nina Teguh ini  menjelaskan bahwa kondisi terjepit yang dialami para sandwich generation ini sebaiknya tidak sampai memengaruhi keluarga dan anak-anak mereka. Salah satu cara mencegahnya ialah dengan memiliki teman sesama generasi sandwich yang bisa menjadi tempat berbagi dan berdiskusi.

“Hal ini agar mereka tidak merasa sendirian, dan tidak merasakan stres yang berkepanjangan,” katanya.

Beberapa jenis sandwich generation

Sandwich Generation, dilema Parents milenial, Andakah salah satunya?

1. Generasi sandwich tradisional

Umumnya, mereka yang masuk dalam kategori ini ialah para orang dewasa di usia 40 tahun atau awal 50 tahun. Di mana harus menanggung kebutuhan anak-anaknya yang sudah dewasa namun masih memerlukan dukungan finansial, namun masih harus mengurus orangtua mereka yang lansia.

2. The Club Sandwich Generation

Orang dewasa berusia 50 tahun atau 60 tahun terjepit antara kebutuhan mengurus orangtua lansia, dengan anak mereka yang sudah dewasa, bahkan cucu mereka. Mereka yang berusia 30-an atua 40-an dan punya anak kecil, namun masih harus mengurus orangtua dan kakek nenek mereka yang sepuh juga masuk dalam kategori ini.

3.The Open Faced Sandwich Generation

Siapapun yang terlibat dalam pengasuhan orang lanjut usia, namun bukan termasuk ke dalam pekerjaan profesionalnya (seperti pengurus panti jompo) masuk dalam kategori ini. Diestimasikan ada sekitar 25% individu yang mengalami fase ini dalam fase tertentu di hidupnya.

Tips bagi Parents yang  yang berada dalam posisi generasi sandwich

sandwich generation

Bagi Anda yang masuk ke dalam kategori sandwich generation, kemungkinan Anda terlalu fokus untuk mengurus kebutuhan orangtua dan anak Anda sehingga lupa untuk memenuhi kebutuhan sendiri.

Tips berikut ini bisa membantu Anda untuk mengurangi stres yang dirasakan, dan membuat beban finansial sedikit berkurang agar bisa memiliki pengalaman yang lebih positif.

  • Memiliki manajeman keuangan yang yang baik merupakan salah satu kunci untuk menghindari rasa stres karena berada dalam posisi yang terjepit. Oleh karena itu, pastikan Anda memiliki post keuangan yang tepat. Mulai dari cash flow untuk kebutuhan sehari-hari, biaya pendidikan anak, biaya untuk merawat orang tua. Termasuk biaya untuk kebutuhan diri sendiri.
  • Bila Anda punya anak yang sudah dewasa namun masih bergantung secara finansial pada orangtua, bantu ia memulai hidupnya dengan bekerja, memberi saran untuk memulai. Ajarkan ia untuk hidup mandiri dan mengurus keuangannya sendiri. Karena Anda tidak akan selamanya bisa membantu anak, bayangkan bila Anda meninggal dan anak belum bisa mandiri, hidupnya pasti akan hancur.
  • Hindari memasukkan orang tua Anda ke panti jompo, karena justru akan menambah anggaran keuangan. Lebih baik urus mereka di rumah sendiri bersama Anda.

sandwich generation

  • Pekerjakan suster paruh waktu untuk membantu menjaga orangtua Anda yang sudah lansia. Dengan begitu Anda memiliki waktu untuk diri sendiri.
  • Siapa pun yang menjadi tanggungan finansial Anda, berikan batasan berapa banyak uang yang Anda berikan setiap bulan pada mereka. Jangan membuat diri Anda sebagai penyuplai keuangan tak terbatas, hal ini bisa menimbulkan stres  berlebihan.
  • Pastikan Anda memiliki asuransi kesehatan untuk orangtua yang lansia dan anak-anak. Hal ini untuk memudahkan pembayaran kebutuhan medis bila terjadi hal tak terduga seperti kecelakaan atau bila anak sakit.
  • Selalu berdiskusi secara terbuka dengan anggota keluarga tentang espektasi, perasaan mereka dan masalah yang mungkin muncul. Hal ini bisa membantu menurunkan level stres Anda.
  • Anda tentu tidak ingin menyusahkan atau membebani anak di masa tua bukan? Jika ya, maka putus mata rantai generasi sandwich ini dengan menata keuangan dengan tepat dengan memiliki investasi.

Semoga informasi ini bermanfaat Anda.

Cerita mitra kami
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
8 Trik Cerdas Mengatur Keuangan Keluarga Agar Keuangan Aman
8 Trik Cerdas Mengatur Keuangan Keluarga Agar Keuangan Aman
Inilah 7 Metode Budgeting untuk Perencanaan Keuangan Anda
Inilah 7 Metode Budgeting untuk Perencanaan Keuangan Anda
Bantu si Kecil Wujudkan Mimpi, Ini 5 Cara Mudah Mengajarkan Anak Menabung di Tabungan BRI Junio
Bantu si Kecil Wujudkan Mimpi, Ini 5 Cara Mudah Mengajarkan Anak Menabung di Tabungan BRI Junio

tap banner

Sumber: Seniorliving.org, Tirto

Baca juga:

4 Kesalahan Umum Keuangan Keluarga yang Bisa Hancurkan Pernikahan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Keuangan
  • /
  • Sandwich Generation, dilema Parents milenial, Andakah salah satunya?
Bagikan:
  • Fakta Harga Emas Antam Terbaru Januari 2026, Cek Parents!

    Fakta Harga Emas Antam Terbaru Januari 2026, Cek Parents!

  • 100 Dolar Berapa Rupiah? Ini Cara Menghitungnya yang Tepat!

    100 Dolar Berapa Rupiah? Ini Cara Menghitungnya yang Tepat!

  • Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
    Cerita mitra kami

    Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis

  • Fakta Harga Emas Antam Terbaru Januari 2026, Cek Parents!

    Fakta Harga Emas Antam Terbaru Januari 2026, Cek Parents!

  • 100 Dolar Berapa Rupiah? Ini Cara Menghitungnya yang Tepat!

    100 Dolar Berapa Rupiah? Ini Cara Menghitungnya yang Tepat!

  • Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
    Cerita mitra kami

    Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti