Bagaimana jika ASI di kedua payudara tidak sama banyak?

Bagaimana jika ASI di kedua payudara tidak sama banyak?

Terkadang, ASI di kedua payudara tidak sama banyak. Jika hal ini terjadi, Anda bisa membaca ulasan dari Konsultan laktasi Jani Combrink mengenai hal tersebut di sini, Busui!

Jika Anda merasa ASI di kedua payudara tidak sama banyak, jangan khawatir. Permasalahan ini seringkali terjadi pada ibu menyusui. Terkadang, ASI di payudara kanan lebih banyak daripada payudara kiri, atau sebaliknya. Anda mungkin menyadarinya ketika memompa ASI.

ASI di kedua payudara tidak sama banyak?

ASI di kedua payudara tidak sama banyak?

ASI di kedua payudara tidak sama banyak, mengapa bisa terjadi?

Kali ini, konsultan laktasi Jani Combrink dari klinik laktasi Stork’s Nest mengulas permasalahan ini untuk theAsianParent.com. Mari kita ikuti pembahasannya.

Bila ASI di kedua payudara tidak sama, penyebabnya mungkin salah satu dari kondisi berikut:

1. Jaringan kelenjar di salah satu payudara lebih banyak.

2. Bayi lebih suka menyusu di salah satu payudara.

3. Ibu lebih suka menyusui di salah satu payudara, misalnya karena kenyamanan posisi menggendong saat menyusui.

4. Operasi atau penyakit yang pernah dialami sebelumnya pada salah satu payudara.

Akibat lebih lanjut, bayi menjadi rewel bila disusui di payudara yang aliran ASInya lebih sedikit. Hal ini membuat perbedaan yang lebih besar lagi antara produksi ASI di kedua payudara tersebut.

Tetap semangat walaupun ASI di kedua payudara tidak sama banyak.

Tetap semangat walaupun ASI di kedua payudara tidak sama banyak.

Apa yang harus saya lakukan?

Ada beberapa alternatif yang dapat Anda lakukan:

1. Biarkan saja

Ya, bila Anda terpaksa melakukannya, misalnya karena salah satu payudara Anda pernah mengalami operasi atau penyakit, menyusui dari satu payudara saja tidak mengurangi ikatan batin maupun asupan nutrisi untuk bayi Anda.

2. Memberi stimulasi

Alternatif lainnya adalah memberikan stimulasi atau rangsangan yang lebih banyak pada payudara yang ASInya lebih sedikit. Anda dapat menawarkan payudara tersebut terlebih dahulu setiap kali menyusui, lalu memompanya 5-10 menit setelah bayi selesai menyusu di kedua payudara. Anda juga dapat memompanya kembali di antara selang dua waktu menyusui.

3. Cobalah sesuatu yang berbeda

Misalnya, cobalah posisi menyusui lainnya. Atau tawarkan payudara yang ASInya lebih sedikit saat bayi sedang mengantuk, sehingga ia tidak terlalu menolak payudara tersebut.

4. Meminta bantuan profesional

Anda dapat meminta bantuan lebih lanjut kepada konsultan laktasi.

Klik di sini untuk melihat daftar klinik laktasi di Indonesia.

Apakah bayi tetap mendapat cukup nutrisi, walaupun ASI tidak sama banyak?

Ya, Anda tidak perlu khawatir. Selama kenaikan berat badannya baik, pup dan buang air kecilnya lancar, berarti ASI Anda cukup.

Payudara yang menjadi favoritnya akan menjadi lebih besar, dan Anda juga tidak perlu khawatir karena keduanya akan kembali sama besarnya setelah Anda berhenti menyusui.

***

Artikel ini disadur dari tulisan Jani Combrink di theAsianparent Singapura

Baca juga:

9 Cara Memperbanyak ASI Secara Alami

7 Makanan yang Memperbanyak ASI

10 Hal yang Sering Ditanyakan Ibu Menyusui

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner