TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bunda, Ini 3 Hal yang Bisa Dilakukan Jika Suami Menyakitimu

Bacaan 4 menit
Bunda, Ini 3 Hal yang Bisa Dilakukan Jika Suami Menyakitimu

Perempuan biasanya cenderung sensitif dan lebih mudah sakit hati karena perilaku tertentu sang suami. Jika mengalaminya, lakukan 3 hal berikut ini yuk!

Dalam pernikahan, tak jarang timbul berbagai konflik. Meskipun pihak suami juga bisa dirugikan, faktanya sebagian besar pihak yang menjadi korban dari konflik ini adalah istri. Karena cenderung sensitif, tak jarang perempuan merasa sakit hati karena perilaku tertentu sang suami yang membuat kecewa. 

Bila tidak tertangani dengan baik, sakit hati yang berlarut-larut tentu bisa mengganggu kesehatan mental yang akan berimbas kepada kondisi kebahagiaan seluruh keluarga. 

Tak Mampu Menyampaikan dengan Baik, Sumber Stres Luar Biasa Bagi Istri

Bunda, Ini 3 Hal yang Bisa Dilakukan Jika Suami Menyakitimu

Ketika si dia menyakiti perasaan Bunda dan membuat Anda seolah tak mampu mengerti apa yang terjadi, akhirnya emosi akan meluap, mengingat apa yang ia lakukan terhadap Anda. 

Meskipun tampak seolah dia mencoba untuk mengerti, tetapi jauh di lubuk hati, Bunda akan berpikir  bahwa sejatinya dia sama sekali tidak memahami.

Bunda merasa telah menjelaskan dengan tenang, mencoba untuk tidak menangis. Namun, hal ini malah membuat Bunda merasa semakin frustrasi yang membuat Bunda berteriak –jelas Bunda sangat kesal dan membenci perasaan semacam ini– dan akhirnya Bunda menutup diri dan diam karena kelelahan.

Dalam kondisi ini, Bunda sangat ingin didengar. Namun, tetap saja keadaannya, dia sama sekali tak mengerti.

 Bunda merasa sakit hati dan kecewa karena perilaku suami. Takut akan terjadi perselisihan lagi, sehingga semua berubah menjadi tak nyaman dan tak kembali menjadi baik lagi. Dan jelas membuat Bunda bertanya-tanya, “Apakah dia pernah benar-benar baik“.  Rasanya sangat ambigu sekarang.  Bunda bingung dan kehabisan akal.

“Kenapa dia tidak bisa melihat dan mencoba mengerti aku?”

Dia tampak bahagia di dunianya melakukan apa pun yang dia suka tanpa memedulikan Bunda. Akhirnya, Anda akan merasa lebih buruk karena jauh di lubuk hati, Bunda tahu bahwa apa yang dilakukan, sama sekali tak membantu. Bahkan makin menyakitkan.

Semakin Bunda merasa tidak didengar dan disalahpahami, semakin frustrasi untuk mencoba kembali.  Anda merasa diabaikan, dan itulah perasaan yang paling menyakitkan dari semuanya.

Artikel terkait: Menohok, 40 Kata Sindiran Buat Suami yang Tidak Lagi Menghargai Istri

Hal yang Harus Dilakukan Jika Suami Menyakiti 

Agar pasangan bisa mendengar dan memahami semua dengan baik, langkah pertama adalah menciptakan koneksi sebelum Bunda dapat beralih ke pembicaraan tentang hal-hal yang lebih rumit. Lalu, lakukan langkah-langkah berikut ini.

1. Ajak Berkomunikasi

Bunda, Ini 3 Hal yang Bisa Dilakukan Jika Suami Menyakitimu

Di langkah ini, yang harus diambil adalah mengajak pasangan untuk melakukan sebuah percakapan dengan cara baik-baik dan fokus, berdua antara Anda dan pasangan.

2. Klarifikasi

Jika pasangan tidak merespon, cobalah untuk melakukan klarifikasi, yaitu menjelaskan sebaik mungkin tentang perasaan yang sedang Bunda rasakan. Buatlah segalanya menjadi jelas bahwa bukan hanya Bunda yang ingin didengar, bahkan sejatinya Bunda juga mau mendengarkannya. Buatlah cara yang berbeda dengan ajakan yang sebelumnya.

Artikel terkait: Psikolog : “Jangan lakukan hal ini saat bertengkar dengan pasangan”

3. Berilah Dia Ruang

Bunda, Ini 3 Hal yang Bisa Dilakukan Jika Suami Menyakitimu

Jika pasangan masih saja tak merespon, maka biarkan dia memiliki ruang atau jeda sejenak untuk memproses emosinya. Hingga dia mampu melihat dengan jelas apa yang sebenarnya telah terjadi.

Sejatinya, menuntut orang lain untuk bergerak dan menuruti keinginan kita memang tak pernah berhasil. Namun, kita tetap harus melakukannya, karena hal ini adalah jalan tercepat dan paling umum dilakukan untuk berkomunikasi.

Mungkin juga, apa yang telah Bunda pelajari dan usahakan ini adalah hal dan perbuatan yang sangat umum.

Setelah Bunda mampu dan berani melakukan 3  langkah di atas, meski mungkin tampak seolah tak berhasil, tapi di sini Bunda telah mendapatkan hal yang begitu berharga dan penting. Hal penting itu adalah pelajaran dan kekuatan menciptakan energi yang menginspirasi dan mengajak pasangan untuk mencoba mengerti keadaan Bunda. Hentikan ‘kegilaan’ dengan marah tak jelas, dan belajarlah berkomunikasi dengan baik untuk terhubung dengan pasangan, bukan hanya menuntut.

 Artikel terkait: Jangan Sampai Menyesal! Ini 4 Tips Memilih Pasangan Hidup Menurut Psikolog

Itulah resep agar hubungan benar-benar penuh cinta dan kepercayaan, di mana Bunda tidak ragu dan merasa aman bersama pasangan. Begitu juga sebaliknya.

 

Baca juga: 

5 Tanda Suami Romantis Menurut Islam, Pak Suami Termasuk Nggak Bun?

5 Kebutuhan Dasar Suami yang Sebaiknya Dipenuhi Istri

Agar Suami Romantis Kembali

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Yuniati Rohmah

Diedit oleh:

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Pernikahan
  • /
  • Bunda, Ini 3 Hal yang Bisa Dilakukan Jika Suami Menyakitimu
Bagikan:
  • Doa untuk Melembutkan Hati Suami, Amalkan Setiap Hari, Bun!

    Doa untuk Melembutkan Hati Suami, Amalkan Setiap Hari, Bun!

  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • 50 Ucapan dan Doa Ulang Tahun untuk Suami, Romantis Penuh Berkah!

    50 Ucapan dan Doa Ulang Tahun untuk Suami, Romantis Penuh Berkah!

  • Doa untuk Melembutkan Hati Suami, Amalkan Setiap Hari, Bun!

    Doa untuk Melembutkan Hati Suami, Amalkan Setiap Hari, Bun!

  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • 50 Ucapan dan Doa Ulang Tahun untuk Suami, Romantis Penuh Berkah!

    50 Ucapan dan Doa Ulang Tahun untuk Suami, Romantis Penuh Berkah!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti