TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Studi: Terlalu Lama Stay at Home Meningkatkan Risiko Obesitas pada Anak

Bacaan 4 menit
Studi: Terlalu Lama Stay at Home Meningkatkan Risiko Obesitas pada Anak

Sebuah studi menunjukkan bahwa terlalu lama diam di rumah dapat meningkatkan risiko obesitas pada anak.

Risiko obesitas pada anak meningkat selama masa pandemi ini. Obesitas pada anak bisa mengakibatkan banyak masalah kesehatan. Tidak hanya fisik, anak obesitas pun rentan mengalami bullying atau perundungan. Pastinya kita sebagai orangtua tidak ingin hal ini terjadi.

Dilansir dari Alodokter, obesitas berbeda dengan sekadar kelebihan berat badan. Untuk dapat menentukan seorang anak obesitas atau tidak, perlu diukur dengan baik. Berat dan tinggi badan anak, serta Indeks Massa Tubuh/IMT perlu dikalkulasi terlebih dahulu.

Artikel terkait: Obesitas dan Diabetes Anak Berkaitan Erat, Ini Hal Yang Perlu Parents Perhatikan

Terlalu Lama Diam di Rumah Tingkatkan Risiko Obesitas Pada Anak

Studi: Terlalu Lama Stay at Home Meningkatkan Risiko Obesitas pada Anak

Pandemi Virus Corona memaksa kita semua untuk sebisa mungkin membatasi aktivitas di luar rumah. Termasuk anak-anak yang masuk ke dalam kelompok usia rentan, dihimbau untuk berdiam di rumah dan melakukan aktivitas dari rumah saja.

Studi yang dipublikasikan di jurnal Obesity menunjukkan bahwa stay at home atau diam di rumah selama wabah Virus Corona berisiko tinggi membuat anak kelebihan berat badan atau mengalami obesitas.

Dikutip dari CNN Indonesia, studi ini menganalisis 41 anak yang telah mengalam obesitas di Italia. Anak-anak ini akan mengikuti program perawatan untuk obesitas dan mengisi kuesioner mengenai perilaku mereka selama satu tahun ke belakang.

Hasilnya, menunjukkan bahwa selama pandemi, anak-anak makan lebih banyak setiap hari dan tidur lebih lama setengah jam dibandingkan tahun lalu. Konsumsi daging merah dan makanan cepat saji pun meningkat di kalangan anak-anak.

Selama beraktivitas dari rumah, anak-anak tersebut menghabiskan waktu lebih dari lima jam di depan layar. Sedangkan, untuk melakukan aktivitas fisik rata-rata hanya dua jam sehari.

“COVID-19 benar-benar mengubah gaya hidup bagi banyak keluarga,” ungkap peneliti dari University at Buffalo, Myles Faith.

Untuk menghindari risiko obesitas ini, ia menyarankan agar orangtua atau pengasuh mengubah kebiasaan anak-anak ketika berada di rumah. Faith menganjurkan agar anak diberikan aktivitas yang memacu tubuh untuk lebih banyak bergerak.

Bahaya Kesehatan yang Bisa Dialami Anak Obesitas

Studi: Terlalu Lama Stay at Home Meningkatkan Risiko Obesitas pada Anak

Anak yang mengalami obesitas akan berisiko untuk mengidap berbagai gangguan kesehatan, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi

Pola makan yang buruk dapat memicu kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi. Akibatnya, akan ada risiko penumpukan plak pada arteri dan meningkatkan risiko anak terkena penakit jantung atau stroke.

2. Diabetes tipe 2

Jenis diabetes ini dapat memengaruhi metabolisme glukosa dalam tubuh anak.

3. Asma

Berat badan yang berlebih dapat mengakibatkan saluran pernapasan menyempit dan membengkak. Adanya penumpukan lemak berlebih juga diduga berpotensi menyebabkan gangguan pernapasan pada anak.

4. Radang sendi dan patah tulang

Anak dengan obesitas rentan mengalami radang sendi dan patah tulang karena kelebihan berat badannya akan menyebabkan adanya tekanan berlebih.

Artikel terkait: Cegah Obesitas Anak, Lakukan Hal Sederhana yang Disarankan Dokter Ini!

5 Tips untuk Mencegah Obesitas pada Anak

Studi: Terlalu Lama Stay at Home Meningkatkan Risiko Obesitas pada Anak

Untuk menjaga kesehatan dan mencegah obesitas pada anak selama berdiam di rumah dalam masa pandemi ini, Parents perlu melakukan hal-hal berikut ini.

1. Pola Makan yang Sehat

Batasi konsumsi makanan cepat saji dan makanan kurang sehat lainnya untuk anak. Sediakan makanan-makanan yang sehat. Untuk anak yang hobi ngemil, sajikan pengganti makanan ringan yang lebih sehat dan mengenyangkan seperti popcorn, keripik jagung, dan lain-lainnya.

2. Batasi Screen Time

Awasi dan beri waktu untuk anak beraktivitas dan bermain di depan layar gawainya. Pastikan juga ia tidak menatap layar terlalu dekat karena tidak baik untuk mata, tulang punggung, dan leher.

3. Ajak Anak Bergerak

Lakukanlah aktivitas menyenangkan yang bisa dilakukan bersama di rumah. Usahakan seluruh tubuh bergerak dengan aktif dan terkena sinar matahari di pagi hari. Sebagai contoh, menari atau berkebun.

4. Beri Contoh

Anak-anak akan menurut dan mengikuti jika diberikan contoh yang nyata. Parents perlu menerapkan pola hidup yang sehat juga agar anak melakukan hal yang sama.

5. Apresiasi Usaha Anak

Ketika anak berhasil mengikuti aturan mengenai hidup sehat yang Parents berikan, jangan lupa mengapresiasi mereka dengan memberikan penghargaan. Pujian bisa membuat anak merasa senang dan akan terus melakukan gaya hidup sehat.

Menurut Faith, orangtua adalah agen perubahan yang sangat penting. Masalah obesitas pada anak adalah masalah keluarga.

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

“Harapan saya adalah bahwa akan ada banyak penelitian lebih lanjut tentang ini, sehingga kita dapat membimbing orangtua tidak hanya pada apa yang harus dilakukan secara umum, sekarang selama pandemi,” tambahnya.

Parents, mari kita terapkan pola hidup sehat sejak dini bersama anak dan keluarga. Tidak hanya mencegah obesitas, pola hidup sehat juga bisa berdampak baik untuk tumbuh dan kembangnya anak.

Sumber: CNN Indonesia, Alodokter

Baca juga:

Bila si Kecil Terlanjur Mengalami Obesitas

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Studi: Terlalu Lama Stay at Home Meningkatkan Risiko Obesitas pada Anak
Bagikan:
  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti