TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kepala bayi ini teriris pisau bedah saat operasi, waspadai risiko caesar

Bacaan 3 menit
Kepala bayi ini teriris pisau bedah saat operasi, waspadai risiko caesar

Seorang bayi harus menerima enam jahitan di bagian kepala akibat teriris pisau bedah saat proses persalinan caesar. Sang ibu marah dan berniat untuk menuntut pihak rumah sakit.

Operasi caesar biasanya dilakukan sebagai langkah darurat untuk menyelamatkan bayi saat komplikasi kehamilan atau persalinan terjadi. Dengan kecanggihan teknologi dan ilmu pengetahuan medis saat ini, caesar bisa dilakukan dengan aman dan menyelamatkan banyak nyawa. Namun, resiko operasi caesar yang mungkin terjadi juga harus diwaspadai. 

Seorang ibu bernama Helene, menjalani operasi caesar untuk melahirkan anak ketiganya yang berjenis kelamin perempuan. Namun, ia sangat terkejut saat mengetahui bahwa kepala bayinya teriris pisau bedah yang digunakan dokter saat operasi.

“Bayiku harus menerima 6 jahitan, untungnya dia tidak teriris di bagian muka,” kata Helene.

resiko operasi caesar

Helene mengaku, ia lebih kesal lagi pada dokter yang menyatakan bahwa peristiwa tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. Karena pisau bedahnya hanya mengenai rambut bayi. Padahal putrinya harus menerima enam jahitan di bagian kepala.

Helene juga menyatakan dirinya tidak diberikan obat bius dengan dosis tepat, sehingga ia menderita kesakitan luar biasa saat operasi berlangsung.

Terkait hal ini, pihak rumah sakit menyakan bahwa kasus yang menimpa Helene adalah peristiwa langka. Namun, baik ibu dan bayi tidak pernah berada dalam bahaya, baik saat operasi maupun sesudahnya.

Kabar baiknya, bayi Helene bisa sembuh dari luka akibat teriris pisau bedah saat operasi. Selain bekas luka kecil, bayi tersebut tidak akan mengalami dampak apapun dari ceder yang dialami. Meski demikian, Helene tetap berniat untuk menggugat rumah sakit tersebut. 

Apa saja resiko operasi caesar yang harus diwaspadai?

resiko operasi caesar

1. Masalah pernapasan pada bayi

Pada persalinan caesar yang direncanakan, resiko operasi caesar yang bisa terjadi ialah masalah pernapasan pada bayi, karena paru-parunya yang belum berkembang sempurna. Hal ini juga bisa terjadi pada kelahiran bayi prematur, atau caesar yang dilakukan dalam keadaan darurat karena komplikasi kehamilan. 

2. Perdarahan yang parah

Resiko perdarahan hebat bisa terjadi pada saat operasi caesar berlangsung maupun setelahnya. Dan perdarahan yang terjadi pada persalinan caesar biasanya lebih parah dibandingkan persalinan vaginal. 

3. Reaksi negatif pada obat bius

Meskipun hal ini termasuk jarang, namun reaksi buruk terhadap obat bisu atau anestesi bisa terjadi. Yang lebih parah, jika tubuh Anda menolak obat bius dan menyebabkan komplikasi lanjutan, atau malah obat biusnya tidak mempan hingga Anda kesakitan saat dioperasi.

Artikel terkait: Menjalani caesar tanpa dibius, ibu ini menggugat rumah sakit

resiko operasi caesar

4. Pembekuan darah

Setelah caesar dilakukan, kondisi darah beku bisa terjadi pada pembuluh darah di kaki atau pelvis. Kondisi ini bisa mengancam nyawa ibu jika darah beku menjalar hingga ke paru-paru, atau dikenal dengan istilah embolisme. Karenanya, ibu yang telah menjalani operasi disarankan untuk berjalan kaki untuk mencegah darah beku terjadi.

5. Infeksi luka

Luka bekas operasi caesar bisa mengalami infeksi, terutama di bagian dalam rahim. Bahkan bila infeksinya parah, bisa menyebabkan kemandulan.

Artikel terkait: “Komplikasi bekas luka caesar membuatku tidak bisa punya anak lagi”

6. Cedera saat operasi

Resiko operasi caesar yang terakhir adalah cedera, seperti yang dialami oleh bayinya Helene di atas. Bayi bisa mengalami goresan, atau teriris pisau bedah saat operasi berlangsung. Ibu juga berisiko mengalami kerusakan organ yang dekat dengan rahim, seperti kandung kemih.

Selain itu, pasca melahirkan caesar, kehamilan selanjutnya lebih berisiko. Karena bisa mengalami rahim pecah atau masalah di plasenta.

Meski demikian, melahirkan normal setelah caesar bukan hal yang tidak mungkin terjadi. Konsultasikan dengan dokter kandungan Anda untuk memastikan hal ini bisa dilakukan.

***

Semoga bermanfaat. 

 

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Disadur dari artikel Nalika Unantenne di theAsianparent Singapura

Baca juga: 

Bayi Olivia meninggal akibat tengkorak retak saat persalinan forceps

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Kepala bayi ini teriris pisau bedah saat operasi, waspadai risiko caesar
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti