5 Cara mudah ajarkan anak menabung sejak dini, Parents sudah coba?

5 Cara mudah ajarkan anak menabung sejak dini, Parents sudah coba?

Pentingkah pendidikan keuangan untuk anak sejak dini dan bagaimana caranya mengajarkan si kecil menabung? Berikut rangkumannya!

Anak perlu diajarkan pentingnya menabung sejak dini. Lalu kira-kira kapan waktu yang tepat untuk memperkenalkan tabungan dan membuatkan rekening tabungan anak kepada buah hati tercinta?

Rekening tabungan anak: Kapan waktu yang tepat mengenalkannya kepada si kecil?

rekening tabungan anak

Sebelum berbicara terlalu jauh mengenai konsep rekening tabungan anak, kiranya ada beberapa tahapan yang perlu Parents pahami dalam mengajarkan konsep keuangan kepada si kecil.

#1 Ajarkan konsep uang sebelum konsep menabung

Sebelum mengajarkan anak mengenai pentingnya menabung, Parents harus terlebih dahulu mengenalkan kepada mereka mengenai konsep keuangan.

Mulai dari pecahan uang dari pecahan terkecil hingga terbesar, uang koin hingga uang kertas dengan demikian anak akan mengenali nilai uang juga bentuk-bentuknya.

#2 Berikan uang saku sebagai tanggung jawab kecil

Banyak orang tua yang khawatir anaknya tidak dapat mengelola uang sakunya. Nah, di sinilah pentingnya peranan parents sebagai pihak yang mengajarkan anak konsep uang.

Berikan uang saku secukupnya dan tidak berlebihan. Misal anak yang duduk di bangku sekolah dasar diberikan uang jajan sebesar Rp 10,000. Ajarkan juga bagaimana menggunakan uang saku tersebut dengan tidak membeli makanan atau barang yang bernilai lebih dari Rp 10,000.

Jika sudah terbiasa dengan jatah uang saku harian, Anda bisa meningkatkan levelnya ke yang lebih tinggi, misal uang saku mingguan atau bulanan.

#3 Mulai menabung dengan celengan

5 Cara mudah ajarkan anak menabung sejak dini, Parents sudah coba?

Jika sudah memberikan uang saku dan ia mengerti bahwa tak boleh membelikan uang sakunya dengan nilai yang lebih, ia akan dengan sendirinya belajar menyisihkan uang sakunya jika memang memiliki keinginan untuk membeli sesuatu yang lebih mahal.

Nah, jika sudah ada keinginan ini Anda bisa membelikan celengan unik yang sesuai dengan karakteristiknya sehingga anak Anda memiliki motivasi untuk selalu menyisihkan uangnya.

#4 Berikan uang tambahan dengan ‘bekerja’

Jika anak sangat menginginkan sesuatu yang mahal, dan uang tabungannya masih belum cukup untuk membelinya, ajarkan ia untuk membantu pekerjaan rumah dengan reward.

Tentukan reward yang ingin diberikan sejak awal dan komunikasikan kepadanya, sehingga ia tak mengharapkan sesuatu yang lebih dari nilai tersebut.

#5 Mulai menabung di bank

Setelah anak mulai terbiasa menabung di celengannya sendiri, Anda bisa memperkenalkan media lain untuk menabung yaitu dengan membuka rekening tabungan anak di bank.

Saat ini banyak sekali bank yang menawarkan produk rekening tabungan anak yang bisa digunakan sebagai media tabungan untuk anak Anda.

Untuk pembukaan rekening tabungan anak, Parents bisa menggunakan uang yang ia miliki di celengan (jika cukup). Lalu, motivasi lagi anak mengisi celengannya setiap hari untuk disetorkan ke rekening tabungannya sendiri setiap minggu atau bulan. Setiap setelah menyetorkan uang ke bank, tunjukkan jumlah saldo yang mereka miliki untuk lebih memotivasinya menabung lebih banyak lagi.

Dalam menabung, ada baiknya tentukan tujuan anak menabung. Misal anak  sangat ingin membeli mainan terbaru yang harganya cukup mahal, selalu motivasi anak untuk menyisihkan uang jajannya agar impiannya segera tercapai.

Jadi, sudah siapkah Parents mengajarkan anak untuk menabung sejak dini?

 

Referensi: Investopedia, Dave Ramsey

Baca juga:

Trik Menabung untuk Si Boros

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner