Memiliki dua anak berbeda karakter, ini cara Dokter Reisa menstimulasi buah hatinya

Memiliki dua anak berbeda karakter, ini cara Dokter Reisa menstimulasi buah hatinya

Begini cara seleb Mom satu ini menstumulasi kedua buah hatinya.

Setiap anak itu unik dengan karakter, kekurangan, serta kelebihannya masing-masing. Oleh karena itu, bentuk stimulasi yang sebaiknya diberikan pun hendaknya disesuaikan dengan karakteristik anak tersebut. Sadar akan hal ini, dokter sekaligus seleb Mom, Reisa Broto Asmoro rupanya punya cara tersendiri untuk menstimulasi kedua buah hatinya.

Hal ini diungkapkannya dalam acara talkshow TheAsianparent bersama Morinaga dan Morinaga Rewards Club, bertajuk Waktu Tak Bisa Kembali “Siapkan Anak Berprestasi dengan Nutrisi dan Stimulasi yang Tepat Sejak Dini” di Jakarta.

Kedua anak memiliki karakter yang berbeda

Reisa Broto Asmoro

Reisa menurturkan bahwa RR. Ramania Putri Broto Asmoro dan Satriyo Daniswara Broto Asmoro memiliki karakter yang berbeda. Anak sulungnya yang akrab disapa Ania, lebih suka bertemu banyak orang dan tampil di depan khalayak.

Dalam beberapa kesempatan misalnya, Ania tampil untuk bernyanyi. Selain itu, ia pun diketahui meminta untuk belajar piano.

Di sisi lain, si kecil Yoda yang masih berusia menjelang 2 tahun tidak terlalu tertarik untuk bertemu dan tampil di depan banyak orang. Menurut Reisa, si kecil lebih pemalu namun aktif bermain seperti berlarian ke sana kemari.

Artikel terkait : 4 Mitos menstruasi populer dipatahkan oleh dokter Reisa Broto Asmoro, apa sajakah?

Cara Reisa Broto Asmoro menstimulasi buah hatinya

 

View this post on Instagram

 

Mengenalkan buku ke anak kadang memang menantang. Harus ngikutin moodnya dan membuat suasanya semenarik dan senyaman mungkin. Karena terkadang buku bisa sangat membosankan bagi anak. Tapi kalau kita berusaha menjadikannya kebiasaan dan anak2 mengenal buku sejak dini, membuat buku menjadi sesuatu yg menarik dan menghibur anak karena kita yg membacakan juga seru dan terlihat menyenangi buku itu. Nah dibandingkan Ania, Yoda ni lebih nggak bisa diem 😅 nggak betahan utk duduk diam baca buku yg lama. Jadi salah 1 cara saya adalah cari buku yg nggak terlalu banyak halamannya / panjang ceritanya. Harus yg handy dan dia kuat pegangnya dan pastinya nggak mudah rusak. Kali ini saya bacakan buku dari karakter Winnie The Pooh yg cukup interaktif. Sekalian cooling down time. Hehehe And as usual, saya dapat buku2 yg bagus itu selalu di @booklandindonesia 🤗🙏 #booklandbookgallery #booklandlibrary #booklandimportedbook #booklandreadingcorner #onebookaday #1000bukudalam3tahun #indonesiacintabaca

A post shared by Reisa Broto Asmoro (@reisabrotoasmoro) on

Seperti ibu lain, Reisa menuturkan bahwa dirinya ingin memberikan stimulasi dan nutrisi yang terbaik untuk buah hatinya. Namun, sebagai ibu yang masih cukup aktif bekerja, ia mengaku memang memiliki beberapa tantangan.

“Sebagai working Mom, sebetulnya tantangannya itu nggak punya waktu 24 jam. Jadi, nggak bisa mengawasi sepenuhnya aktivitas dan stimulasi anak. Tapi, satu tantangan juga untuk menjadikan support system jadi lebih mandiri lagi,” tutur Reisa.

Namun disela-sela kesibukannya, Reisa selalu berusaha untuk berpartisipasi aktif menstimulasi buah hatinya.

Artikel terkait : Perjuangan dokter Reisa Broto Asmoro beri MPASI untuk anaknya yang alergi

Dokter Reisa Broto Asmoro memilih nutrisi anak sendiri

Memiliki dua anak berbeda karakter, ini cara Dokter Reisa menstimulasi buah hatinya

Baginya, memilih asupan untuk buah hati merupakan suatu hal penting. Nutrisi bisa memengaruhi kualitas anak sehingga kecukupan harian hendaknya diperhatikan.

Dalam berbelanja kebutuhan misalnya, Reisa biasanya membeli kebutuhan dirinya dan buah hatinya sendiri. Ia ingin memastikan berbagai bahan makanan yang dikonsumsi si kecil berkualitas, aman, si kecil pun terpenuhi berbagai kebutuhan makronutrien maupun mikronutrien harian.

Hal ini dilakukan agar daya tahan tubuh si kecil bisa tetap terjaga. Bahkan, ia mengaku sering menghabiskan waktu lebih lama untuk membaca satu persatu kandungan makanan dalam produknya.

Melakukan stimulasi dengan cara yang menarik

Memiliki dua anak berbeda karakter, ini cara Dokter Reisa menstimulasi buah hatinya

Saat melakukan stimulasi pada kedua anaknya, Reisa menerapkan konsep penting. Baginya, bermain menjadi kunci penting dalam stimulasi.

“Jangan sampai kita menstimulasi anak terlalu menggebu-gebu, sampai akhirnya jadi tidak menyenangkan. Bermain itu ya belajar buat anak. Jangan sampai dia merasa terpaksa atau parahnya merasa dihukum,” tuturnya.

Selain memerhatikan dua aspek penting tersebut, Reisa pun mengingatkan orangtua untuk tetap berpacu pada kurva ideal pertumbuhan serta tugas perkembangan anak sesuai usia. Bila mengalami berbagai kondisi yang abnormal, sebaiknya segera periksakan kondisi ke ahlinya.

Baca Juga :

Rahasia dr. Reisa agar anaknya suka minum air mineral, wajib ditiru nih!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner