Perlukah membersihkan mulut dan gigi bayi? Ini penjelasannya!

lead image

Banyak orangtua bertanya mengenai perlukah melakukan perawatan mulut dan gigi pada bayi? Jika Anda juga penasaran, berikut penjelasannya!

Orangtua kerap tidak melakukan perawatan mulut dan gigi pada bayi karena merasa hal tersebut belum perlu dilakukan. Namun, benarkah orangtua tidak perlu membersihkan mulut dan gigi bayi? Berikut penjelasannya!

Perawatan mulut dan gigi bayi, pentingkah?

perawatan mulut

Dilansir dari Parcto, Dr. Rohan Bhatt, Seorang Dokter Gigi Anak menyebutkan bahwa perawatan mulut yang baik dimulai ketika anak-anak masih bayi.

“Anda harus membersihkan mulut bayi Anda setelah setiap menyusui, setidaknya dua kali sehari. Ini untuk mencegah infeksi jamur yang disebut kandidiasis atau sariawan,” ungkapnya.

Manfaat membersihkan mulut bayi yaitu:

  • Menjaga mulut bayi tetap bersih.
  • Agar bayi terbiasa melakukan perawatan gigi dan mulut.
  • Membantu bayi belajar menyikat gigi dan terbiasa menyikat gigi saat sudah dewasa.

Artikel terkait: Lidah bayi berwarna putih, berbahayakah? Kenali penyebab dan cara mengatasinya berikut ini

Waktu dan langkah membersihkan mulut bayi

perawatan mulut

Anda harus membersihkan mulut bayi setiap kali selesai menyusui atau setidaknya dua kali sehari. Berikut langkah membersihkan mulut bayi:

  • Siapkan sepotong kain kasa atau kapas atau kain dan segelas air mineral bersih
  • Cuci tangan Anda dengan sabun
  • Lilitkan kain kasa atau kapas atau kain di sekitar jari Anda dan basahi dengan air
  • Masukkan jari Anda dengan lembut ke dalam mulut bayi, usap bantalan gusi atas & bawah dengan kasa atau kapas atau kain basah tersebut.

Metode pembersihan mulut bayi setelah gigi pertama mulai muncul

Perlukah membersihkan mulut dan gigi bayi? Ini penjelasannya!

Setelah muncul gigi pertama, orangtua dapat mulai menyikat gigi anak mereka dengan sikat gigi bayi yang lembut.

Berikut ini cara merawat mulut dan gigi anak setelah gigi pertamanya tumbuh:

  • Pijat gusi untuk merangsang dan menenangkan erupsi gigi.
  • Setelah beberapa gigi telah tumbuh, Anda dapat mulai menggunakan sikat gigi balita (setelah 1 tahun)
  • Anda juga perlu menyikat lidah bayi
  • Jangan membiarkan bayi tidur sembari minum ASI, susu formula, jus atau produk lain yang mengandung gula dari botol. Gula dan asam dalam cairan ini menyebabkan kerusakan gigi.
  • Dokter gigi menyarankan agar orangtua mulai mengajak bayi berkonsultasi ke dokter gigi, 6 bulan setelah gigi pertama muncul (pada usia 12 bulan).

Semoga informasi di atas bermanfaat!

Anda bisa bergabung dengan jutaan ibu lainnya di aplikasi theAsianparent untuk berinteraksi dan saling berbagi informasi terkait kehamilan, menyusui, dan perkembangan bayi dengan cara klik gambar di bawah ini.

anak meninggal dunia

Baca juga:

Kisah tragis anak ini menyadarkan orangtua agar tidak sepelekan gigi anak berlubang

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner