Penyebab Mimisan dan Cara Mengatasinya

Penyebab Mimisan dan Cara Mengatasinya

Mimisan dapat menggangu aktivitas anak, ketahui penyebab mimisan dan cara untuk mengatasinya.

“Duh, Anakku sering mimisan,” ujar salah seorang ibu menceritakan masalah kesehatan anaknya pada forum ibu-ibu di sekolah. Apa sih penyebab mimisan itu?

Ia melanjutkan, “Jika kepanasan dan kecapekan sedikit saja, langsung  mimisan.” Ibu-ibu yang lain langsung memberikan tipsnya, ada yang memberikan tips dikompres handuk dingin dan ada yang bilang dijepit saja hidungnya.

Apa sih penyebab mimisan dan bagaimana cara mengatasinya?

Mimisan memilki bahasa ‘keren’ medis yaitu epistaksis, yang terjadi karena pecahnya jalinan pembuluh darah dalam selaput lendir hidung. Dan ketebalan selaput lendir dan pembuluh darah dalam hidung bervariasi, ada yang tipis ada yang cukup tebal.

Menurut dr. Ferdy Limawal dalam salah satu majalah anak mengatakan beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab mimisan, terutama bila selaput lendir dan pembuluh darah dalam hidung tipis, yaitu:

  1. Sering mengorek hidung (mengupil) yang tidak menyadari bahwa tindakannya itu telah merobek selaput lendir dan pembuluh darah dalam hidung
  2. Cuaca yang terlalu ekstrim, seperti cuaca yang terlalu panas atau terlalu dingin
  3. Mengeluarkan ingus terlalu keras atau bersin yang keras
  4. Pilek alergi maupun infeksi
  5. Anak sedang demam tinggi
  6. Hidung terbentur keras
  7. Lelah fisik

Setelah kita tahu penyebab mimisan, bagaiman cara mengatasinya?

 Cara mengatasi mimisan pada anak maupun orang dewasa
  1. Jepit dan tekan hidung yang berdarah dengan ibu jari dan telunjuk
  2. Anak dapat bernafas melalui hidung yang tidak berdarah atau melalui mulut
  3. Duduk dengan posisi condong ke depan dan kepala sedikit menunduk ke depan. Jangan duduk dengan posisi bersandar dan mendongak, hal ini akan menyebabkan darah mengalir ke tenggorokan, sehingga dapat tersedak atau masuk ke paru-paru
  4. Jepit hidung dalam posisi no .3 selama 5 menit dan lepaskan, untuk melihat apakah darah sudah berhenti mengalir. Ulangi lagi jika masih berdarah.

Mimisan sebenarnya tidak berbahaya dan akan berhenti sendirinya setelah usia bertambah. Pertumbuhan selaput lendir dan dinding pembuluh darah akan semakin menebal dan kuat seiring dengan penambahan usia, sehingga pendarahan tidak akan terjadi lagi.

Tapi mimisan yang berlebihan hingga pendarahan tidak dapat dihentikan dan penderita pingsan dan lemah terlalu sering terjadi, tetap memerlukan saran medis. Konsultasilah dengan dokter.

Parents, semoga ulasan tentang penyebab mimisan di atas bermanfaat.

Baca juga: 

Mimisan saat hamil, apakah berbahaya? Ini penyebab dan cara mengatasinya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Yenny The

app info
get app banner