TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

5 Tanda Limpoma si Benjolan Tumor Jinak

Bacaan 4 menit
5 Tanda Limpoma si Benjolan Tumor Jinak

Lipoma merupakan tumor jinak jaringan lemak yang umumnya tidak berbahaya. Namun, penderitanya dapat merasa terganggu atau tidak nyaman oleh keberadaannya.

Lipoma adalah benjolan akibat pertumbuhan berlebihan jaringan lemak di bawah kulit. Bentuknya seringkali bulat atau oval, dengan batas yang bisa dirasakan dengan jelas. 

Lipoma yang tergolong tumor jinak ini dapat tumbuh di bagian tubuh manapun, tetapi paling sering muncul di dahi, leher, punggung, bahu, lengan, dan paha. Ketika Anda menyentuhnya, benjolan dapat bergerak tetapi tidak menimbulkan rasa sakit. Sebagian orang dapat memiliki lebih dari satu lipoma pada tubuhnya.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

limpoma

Benjolan akibat lipoma memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Tumbuh tepat di bawah kulit.
  • Bertekstur lembut dan kenyal saat diraba.
  • Berukuran kecil, biasanya kurang dari 5 cm.
  • Tumbuhnya benjolan tidak disertai rasa sakit, kecuali bila tumbuh dan menekan saraf di dekatnya.
  • Tidak menyebar ke jaringan di sekitarnya.

Meski umumnya bukan kondisi yang serius, sebaiknya Anda segera ke dokter bila muncul benjolan atau pembengkakan di kulit. Pada kasus yang jarang, benjolan serupa lipoma dapat disebabkan oleh kanker jaringan lemak, yakni liposarkoma.

Penyebab Lipoma yang Perlu Diketahui

lipoma

Penyebab berkembangnya pertumbuhan berlebihan jaringan lemak di bawah kulit ini belum diketahui secara pasti. Namun, para ahli meyakini bahwa kondisi ini dapat bersifat genetik atau diturunkan.

Di samping itu, beberapa kondisi berikut juga meningkatkan risiko terbentuknya lipoma:

  • Penyakit Dercum, yang disebut juga sindrom Anders atau adiposa dolorosa. Ini merupakan sebuah kondisi yang jarang, yang ditandai dengan tumbuhnya lipoma di tangan, lengan atas, kaki bagian atas, dan jaringan bawah kulit (subkutan). Benjolan lipoma biasanya disertai dengan rasa sakit.
  • Sindrom Cowden, yakni kelainan genetik yang ditandai dengan tumbuhnya benjolan jinak (bukan kanker). Biasanya, benjolan tumbuh di kulit dan selaput lendir (seperti lapisan mulut atau hidung), tetapi juga dapat muncul di usus dan bagian tubuh lainnya.
  • Sindrom Gardner. Penderita sindrom ini dapat memilliki tumor jinak di sepanjang usus halus dan usus besar, kulit, perut, atau tulang. Kondisi ini juga disebut poliposis adenomatosa familial.
  • Lipomatosis multipel herediter atau familial adalah kelainan akibat faktor genetik atau diturunkan. Penderitanya memiliki benjolan berisi lemak dan umumnya lebih dari satu.
  • Penyakit Madelung atau lipomatosis simetris ganda, yaitu sebuah kondisi langka yang ditandai dengan tumbuhnya benjolan lipoma di sekitar leher dan bahu. Penyakit ini paling sering dialami oleh pria yang minum alkohol secara berlebihan.

Diagnosis 

lipoma

Kondsi ini bis didiagnosis melalui wawancara dan pemeriksaan fisik. Dokter akan memeriksa kondisi lipoma dan menanyakan kepada Anda kapan benjolan mulai timbul, apakah terasa sakit, dan lainnya yang berkaitan. 

Untuk memastikan benjolan betul-betul lipoma, dokter mungkin akan menganjurkan beberapa pemeriksaan berikut:

  • Pada sebagian kasus, dilakukan pengambilan sampel jaringan (biopsi) untuk memastikan bahwa benjolan bukanlah tumor ganas atau kanker. Sampel jaringan lipoma yang sudah diambil lalu dikirimkan ke laboratorium untuk dievaluasi.
  • Pemeriksaan radiologi seperti ultrasonografi, CT scan, atau Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk membedakan lipoma dengan kista. Pemeriksaan ini juga dapat mengidentifikasi lokasi dan kedalaman lipoma.

Cara Mengobati 

Bila benjolan terkonfirmasi lipoma, dokter akan merekomendasikan pengobatan yang tepat.

Umumnya tidak memerlukan perawatan khusus, tetapi jika benjolan mengganggu dan terasa menyakitkan, Anda mungkin disarankan untuk menjalani pengangkatan lipoma.

Beberapa jenis pengobatannya, mencakup:

  • Pembedahan

Pembedahan merupakan cara paling umum untuk mengobati pertumbuhan berlebihan jaringan lemak di bawah kulit ini, terutama bila benjolan terus tumbuh dan berukuran besar. Biasanya, benjolan tidak akan tumbuh kembali setelah diangkat.

  • Sedot lemak

Sedot lemak (liposuction) adalah prosedur bedah untuk menghilangkan lemak tubuh yang tidak diinginkan. Meski banyak dipakai oleh mereka yang ingin tubuh tampak lebih ramping, prosedur ini juga dapat digunakan untuk menghilangkan lipoma.

Sesuai namanya, jaringan lemak di dalam lipoma akan dihilangkan dengan cara ‘disedot’ menggunakan jarum suntik. Anda akan dibius lokal terlebih dulu sebelum menjalani prosedur. 

  • Suntikan steroid

Steroid adalah jenis obat golongan antiradang yang juga kerap dipakai untuk mengecilkan tumor. Tumor  jinak ini bisa dihilangkan dengan cara menyuntikkan obat steroid langsung ke dalam benjolan. Namun, dibandingkan dengan jenis pengobatan lain, suntikan steroid ini kurang efektif untuk menghilangkan benjolan kulit akibat pertumbuhan berlebihan jaringan lemak di bawah kulit.

Bisakah Penyakit Ini Dicegah?

Sebagian besar kasus bersifat genetik sehingga perkembangannya sulit dicegah. Meski demikian, Anda dapat menurunkan risiko terkena penyakit Madelung yang menjadi salah satu pemicu terbentuknya pertumbuhan berlebihan jaringan lemak di bawah kulit ini dengan membatasi konsumsi alkohol.

 

Baca Juga:

Hati-hati! Kondisi Ini Bisa Sebabkan Stroke dan Gagal Jantung

Obat Neuralgin: Manfaat, Efek Samping, dan Dosis Pemakaian

Hati-hati! 7 Hal Ini Bisa Picu Sakit Pinggang Sebelah Kiri, Kapan Harus Waspada?

 

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

dr. Fiona Amelia, MPH

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • 5 Tanda Limpoma si Benjolan Tumor Jinak
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Author Image

dr. Fiona Amelia, MPH

Medical Writer dengan pengalaman di dunia kesehatan digital selama 5 tahun terakhir. Dokter sekaligus ibu dari 2 putra ini memiliki passion yang kuat di dalam dunia parenting serta edukasi seputar kesehatan ibu dan anak. Menyukai travelling dan olahraga, khususnya bulutangkis dan bersepeda. Untuk kontak, email di [email protected] atau DM Instagram @amelifio.
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti