TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Pentingnya Mengajak Anak Terlibat Dalam Tradisi Keluarga

Bacaan 3 menit
Pentingnya Mengajak Anak Terlibat Dalam Tradisi Keluarga

Mari mengajak anak mengetahui asal usulnya dengan melibatkannya dalam tradisi keluarga. Baca di sini untuk mengetahui mengapa kita perlu melakukannya.

Mari mengajak anak memahami dari mana ia berasal melalui tradisi keluarga.

Mari mengajak anak memahami dari mana ia berasal melalui tradisi keluarga.

Memudarnya tradisi, memudarnya ikatan sosial antar manusia

Pergeseran nilai dan norma sosial dan degradasi moralitas pada generasi yang lebih muda seolah menjadi harga yang harus kita bayar demi modernitas. Seorang teman, misalnya, mengeluh mengapa anak-anak masa kini semakin tak tahu sopan santun, bahkan berani bicara kasar kepada orang yang lebih tua.

Bukti kecil tentang melunturnya tradisi luhur bangsa yang dirancang para pendahulu kita dan mungkin akan menghilang tidak lama lagi.

Keluarga yang seharusnya berperan dalam melestarikan tradisi memilih untuk menolak tanggung jawab ini. Bagaimana bisa mengajarkan sesuatu pada anak, jika komunikasi antar anak dan orang tua tak pernah dilakukan akibat tuntutan pekerjaan atau godaan gadget yang membuat setiap orang sibuk dalam dunianya sendiri.

Kita pun tahu bahwa tanpa orang tua, kakek nenek, ayah dan ibu kakek serta ayah dan ibu nenek, mustahil kita bisa lahir. Maka tradisi dibuat demi mengingatkan setiap manusia terhadap keterlibatan orang lain dalam kehidupannya, dan bahwa mereka tidaklah hidup sendiri di dunia ini.

Mengajarkan pada anak tentang tradisi keluarga

Anak-anak yang mengetahui dirinya dikelilingi oleh banyak orang yang peduli dan mencintainya, biasanya akan tumbuh menjadi anak yang percaya diri.

Demikian juga dengan anak-anak yang mengetahui asal usul mereka, atau kisah di balik lahirnya klan mereka, tak ragu meraih mimpinya dan melangkah dalam kondisi sesulit apapun.

Jadi, mengapa harus malu mengenalkan mereka pada tradisi keluarga Anda atau pasangan?

Melibatkan anak dalam acara rangkaian tradisi keluarga

Mengenalkan anak pada tradisi keluarga saja tidak cukup. Kita perlu melibatkan mereka dalam acara-acara yang merupakan rangkaian tradisi keluarga, demi menumbuhkan rasa memiliki dalam diri mereka sehingga mereka juga tak akan berkeberatan melestarikan tradisi keluarga ketika telah dewasa.

Berikut adalah cara-cara yang bisa Anda lakukan untuk melibatkan anak dalam seremonial tradisi keluarga.

1. Rutinitas

Ajaklah anak Anda untuk menghadiri acara arisan keluarga atau pertemuan tahunan dengan keluarga besar. Mulailah sedini mungkin, misalnya ketika ia sudah cukup besar untuk mengingat nama kakek atau neneknya.Ini dilakukan agar kita dapat menumbuhkan perasaan memiliki pada anak terhadap keluarga dan tradisinya.

2. Melahirkan kembali tradisi

Setiap keluarga maupun suku bangsa pasti memiliki tradisi sendiri, entah itu berkaitan dengan perayaan keagamaan, HUT proklamasi kemerdekaan, tahun baru, dll., dan sebagian dari tradisi mungkin telah punah. Belikan buku tentang tradisi keluarga/suku Anda untuk anak dan ajak mereka membacanya bersama-sama.

3. Menciptakan ‘keluarga’ baru

Anda yang tinggal di kota besar mungkin memiliki tetangga yang tak bisa mudik di hari raya keagamaan, entah karena mereka bekerja, kuliah atau karena memang tinggal berjauhan dengan keluarga besarnya.

Buatlah sebuah acara makan-makan yang sederhana di hari raya keagamaan dan minta anak mengundang para tetangga Anda ke acara itu. Ingatkah Anda pada sebuah pepatah, bahwa tetangga adalah keluarga yang paling dekat dengan kita?

4. Bantuan jejaring sosial

Saya harus berterima kasih pada Facebook karena berkat FB-lah saya bisa mengenalkan anak pada kakek, nenek, paman, bibi dan saudara-saudara sepupunya yang tinggal amat jauh.

Melalui FB anak-anak bisa melihat foto-foto keluarga dan mereka aktif bertanya tentang siapa saja yang ada di dalamnya.

Berkat FB jugalah saya bisa mengajarkan pada anak tentang perbedaan suku bangsa antara saya (Jawa) dan ayah mereka (Mentawai), sekaligus aneka macam tradisi berbeda yang dimiliki kedua keluarga besar kami.

Bagaimana Bunda, sudah siap merayakan kembali tradisi keluarga bersama anak Anda tahun ini?

 

Cerita mitra kami
Bukan Belajar Komputer, Ini Lima Aktivitas Seru untuk Mengenalkan Keterampilan Berpikir Komputasional pada Anak
Bukan Belajar Komputer, Ini Lima Aktivitas Seru untuk Mengenalkan Keterampilan Berpikir Komputasional pada Anak
Baby HUKI Ajak Bunda Pintar Playdate bersama Nikita Willy dan Issa, Bagikan Tips Bonding Sehat dengan si Kecil
Baby HUKI Ajak Bunda Pintar Playdate bersama Nikita Willy dan Issa, Bagikan Tips Bonding Sehat dengan si Kecil
8 Rahasia Agar Anak Cerdas
8 Rahasia Agar Anak Cerdas
8 Eksperimen Sains Sederhana yang Dapat Dilakukan Anak dan Orang Tua di Rumah
8 Eksperimen Sains Sederhana yang Dapat Dilakukan Anak dan Orang Tua di Rumah

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

jpqosinbo

  • Halaman Depan
  • /
  • Hiburan
  • /
  • Pentingnya Mengajak Anak Terlibat Dalam Tradisi Keluarga
Bagikan:
  • 30 Film Semi Dewasa Thailand Terpanas Paling Populer dan Sensual!

    30 Film Semi Dewasa Thailand Terpanas Paling Populer dan Sensual!

  • 35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

    35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

  • 15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

    15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

  • 30 Film Semi Dewasa Thailand Terpanas Paling Populer dan Sensual!

    30 Film Semi Dewasa Thailand Terpanas Paling Populer dan Sensual!

  • 35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

    35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

  • 15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

    15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti