TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Pasien kanker payudara tewas akibat obat alternatif dari dokter palsu

Bacaan 3 menit
Pasien kanker payudara tewas akibat obat alternatif dari dokter palsu

Seorang wanita meninggal dunia setelah membiarkan kanker payudara yang ia idap dirawat oleh dokter palsu yang mengaku mempraktikkan "pengobatan alternatif".

Praktik pengobatan alternatif membuat nyawa seorang wanita pengidap kanker payudara di Malaysia melayang. Mengaku bisa melakukan pengobatan alternatif kanker, dokter palsu memperdaya keluarga korban.

Pengobatan alternatif banyak dilirik saat penyakit berat tampak sulit ditangani kedokteran modern. Sebab, selain biasanya menjanjikan biaya lebih murah, pengobatan alternatif kerap mengiming-imingi kesembuhan instan.

Pengobatan alternatif kanker berujung maut

Pasien kanker payudara tewas akibat obat alternatif dari dokter palsu

Mat (bukan nama sebenarnya) melapor kepada Kementerian Kesehatan Malaysia bahwa istrinya, Ana (bukan nama sebenarnya), meninggal dunia setelah mengonsumsi obat kanker yang diberikan oleh dokter palsu.

Menurut The Star, Ana menderita kanker payudara dan kesehatannya semakin memburuk setelah meminum suplemen. Ia mulai mengonsumsi obat itu pada Juli 2018 dan meninggal sebulan kemudian.

Menurut keluarga, setelah meminum air klorofil yang diberikan dokter, tubuh Ana berubah warna menjadi hijau.

Ana didiagnosis menderita kanker payudara sejak 2015 dan telah menjalani beberapa sesi kemoterapi dan radioterapi. Pada 2018, seorang “dokter” perawatan alternatif menghubungi Ana dan Mat untuk menawarkan obat alternatif kanker.

Pakai gelar “dr” di tanda nama untuk yakinkan korban

pengobatan alternatif

Mat mengatakan, dokter itu memakai agama untuk meyakinkan korban pada muslihatnya.

“Orang tersebut memakai gelar ‘dr’ pada kartu namanya. Caranya juga sangat meyakinkan saat ia memberi tahu kami bahwa kami sangat beruntung dapat berjumpa dengannya sebelum terlambat,” ujar Mat.

Karena merasa terdesak untuk segera mencari penyembuhan, Ana dan Mat menghabiskan uang sebanyak 10 ribu ringgit (hampir Rp35 juta) untuk berobat dan membeli suplemen dari si “dokter”. Dokter itu menyakinkan, pengobatan darinya akan memberi tenaga kepada Ana dan membunuh sel kankernya.

Ana mengikuti kata dokter palsu itu dan dalam sebulan, ia meminum lebih dari 40 botol air klorofil bersamaan dengan 40 jenis suplemen lainnya. Dokter itu juga meminta Ana puasa selama tiga hari untuk “membuat sel kanker kelaparan”.

“Istri saya berubah warnanya menjadi hijau dan dokter itu mengatakan, hal itu bukan masalah karena hidung istri saya masih berwarna ungu,” ujar Mat.

The Star mengecek pusat data dokter yang bersertifikasi di Dewan Kesehatan Malaysia dan tidak menemukan info apa pun tentang “dokter” ini.

Setelah diperiksa, didapati bahwa sebagian dari suplemen adalah obat terdaftar dan sebagian lagi tidak terdaftar. Ada kemungkinan label pada suplemen tak terdaftar tersebut dibuat sendiri oleh pelaku.

Suami korban mengatakan, pelaporannya bukan bertujuan membalas dendam, melainkan agar menjadi pelajar bagi pasien kanker lain untuk berpikir dua kali sebelum mencoba perawatan alternatif kanker.

Pengobatan alternatif kanker yang boleh dicoba

Pengobatan alternatif kanker adalah salah satu pengobatan alternatif yang banyak dicari. Tapi, berkaca dari kisah di atas, banyak obat alternatif yang malah berbahaya.

Jika Anda ingin mencoba pengobatan alternatif kanker, beberapa jenisnya di bawah ini sudah terbukti membantu pasien.

#1 Akupuntur

Pasien kanker payudara tewas akibat obat alternatif dari dokter palsu

Akupuntur adalah pengobatan dengan cara menusukkan jarum-jarum kecil ke kulit. Menurut penelitian, akupuntur membantu meredakan mual dan rasa sakit edek kemoterapi.

#2 Aromaterapi

Aromaterapi dengan minyak wangi bisa memberikan sensasi tenang. Minyak dengan pewangi, misalnya lavender, bisa dipakai saat memijat tubuh pasien atau dicampurkan dalam air mandi.

#3 Senam

Pasien kanker payudara tewas akibat obat alternatif dari dokter palsu

Senam dapat membantu mengurangi efek-efek selama dan setelah perawatan kanker. Senam ringan juga meringankan rasa mual dan stres, serta membantu pasien tidur lebih nyenyak.

#4 Meditasi

pengobatan alternatif

Meditasi adalah cara memusatkan pikiran pada satu objek pikir. Meditasi membantu pasien kanker menghilangkan stres.

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

#5 Tai chi

Tai chi adalah senam dengan gerakan lembut dan pernapasan dalam.

Sebelum Anda melakukan pengobatan alternatif kanker, pastikan Anda sudah berkonsultasi dengan dokter Anda untuk memastikan perawatan tersebut sesuai dengan kondisi Anda.

 

Artikel disadur dari tulisan Nadia Ghafar di theAsianparent Malaysia.

Baca juga:

Anak 3 tahun menjadi penyintas kanker payudara termuda di dunia!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Prima Sulistya

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Pasien kanker payudara tewas akibat obat alternatif dari dokter palsu
Bagikan:
  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti