Duh! Seorang pengasuh memukul bayi 8 bulan saat asik main telepon genggam

lead image

Pengasuh tersebut mengatakan bahwa tindakan yang ia lakukan sangat normal, dan itu bukanlah suatu hal yang perlu dibesar-besarkan. Ia menganggap apa yang dilakukannya wajar.

Peristiwa penganiayaan anak dari pengasuhnya tentu saja menjadi salah satu momok yang menakutkan, khususnya bagai ibu pekerja karena harus meninggalkan anaknya.

Seorang pengasuh anak di Taiwan tertangkap basah telah memukul dan menampar bayi perempuan berusia 8 bulan yang berada di bawah asuhannya.

Mengapa pengasuh ini bisa memukul bayi?

Mula-mula, Chen, pengasuh yang berusia 26 tahun itu terlihat sedang memeriksa ponselnya. Lalu, ketika menyadari sang bayi perempuan mulai rewel, Chen memperlakukan bayi dengan kasar.

Dia tampak meletakkan bayi dengan kasar, hampir seperti membanting bayi ke lantai. Setelah itu dengan kasar ia memukul dada bayi untuk mendiamkannya.

Pengasuh ini terus saja memukul bayi itu, dan pada satu titik ia pun sempat mendorong kemudian menariknya ke samping, sementara dia asik melihat layar handphone. Tak ayal, bayi mungil itu akhirnya menangis.

Orangtua anak itu mengungkapkan bahwa wanita itu juga seharusnya merawat dua anak lain hari itu. Sang ayah yang menjadi korban, Lee Chun, mengatakan, “Jika ini adalah anak Anda, apakah Anda akan dapat menerima perlakuan semacam ini?”

Sang ayah menambahkan bahwa mereka mengetahui fakta bahwa sang pengasuh telah menyakiti buah hatinya dari video, setelah dikonfirmasi pengasuh itu membenarkan tindakannya.

Pengasuh tersebut mengatakan bahwa tindakan yang ia lakukan sangat normal, dan itu bukanlah suatu hal yang perlu dibesar-besarkan. Ia menganggap apa yang dilakukannya wajar.

Duh, mendengar pernyataan sang pengasuh tentunya bikin kita makin geram dan Parents? Lalu, bagaimana menghindari hal tersebut terjadi pada anak kita?

Mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak yang dilakukan pengasuh

Kita tentu sudah cukup memahami bahwa mengasuh anak bukan perkara mudah. Seringkali kita menemukan situasi yang sulit hingga akhirnya menimbulkan rasa marah, lelah, hingga frustrasi.

Namun kondisi itu bukan berarti bisa jadi pembenaran untuk melakukan tindak kekerasan pada anak. Jangankan untuk melukai, berteriak pada anak pun tidak dibenarkan karena bagian dari kekerasan terhadap anak.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui alasan di balik peristiwa pengasuh yang  tega menyakiti bayi yang seharusnya mereka jaga.

Cegah terjadinya penganiayaan anak yang dilakukan pengasuh dengan cara berikut ini:

1. Pastikan pengasuh memahami bahwa bayi  menangis adalah hal normal untuk hindari penganiayaan anak

Mendengar bayi menangis terus menerus memang bisa membuat frustasi, dan kadang-kadang menjengkelkan. Untuk itu penting untuk mengatahui apakah pengasuh Anda tahu bahwa hal itu normal dilakukan bayi. Karena saat bayi menangis, itu artinya bayi mencoba mengatakan sesuatu.

Jadi, pastikan pengasuh Anda dapat tetap tenang dan tidak frustrasi atau kesal jika bayi Anda mulai menangis.

2. Beri tahu pengasuh tempat ‘tempat aman’ untuk bayi Anda

Bayi memiliki area aman, tempat yang membuat mereka merasa nyaman. Ini bisa berupa tempat tidur bayi, tempat tidur Anda, atau di lantai beralaskan karpet.

Jika pengasuh bayi mulai frustrasi, mereka dapat mencoba meninggalkan si kecil di ruang aman mereka sementara pengasuh mencoba untuk tenang dan rileks, karena cara ini sangat efektif untuk membuat siap merawat bayi.

Namun, pastikan juga bayi berada di tempat yang tidak membuat rentan cedera atau alami SIDS, sebelum pengasuh meninggalkannya.

3. Berikan informasi penting terkait anak yang perlu diketahui pengasuh

Jangan lupa, tuliskan hal-hal atau informasi penting, seperti apakah bayi Anda memiliki alergi makanan, apa yang disukai bayi Anda, atau tidak suka, dan hal lainnya.

Dengan memberikan informasi semecam ini tentu saja bisa mempermudah pengasuh atau pembantu untuk merawat bayi.

4. Cara memenanangkan bayi

Salah satu yang tidak kalah penting untuk mencegah penganiayaan anak, pastikan pengasuh memahami cara menenangkan bayi. Ingat, bayi mudah terganggu, oleh karenanya pengasuh perlu  belajar cara tepat untuk membuat bayi berhenti menangis.

5. Sediakan mainan yang medukung bayi menjadi tenang

Kunci lain agar bayi lebih tenang tentu saja dengan cara membuatnya lebih nyaman dan bahagia! Dengan melakukan permainan bersama dapat membantu bayi rileks, tentunya juga membantu ikatan pengasuh dengan anak.

Jika pengasuh bisa melakukannya, ini merupakan cara tepat untuk melihat dan memastikan bahwa si kecil dirawat oleh orang yang tepat.

6. Latih pengasuh untuk perhatikan jam tidur anak

Bayi bisa menjadi rewel jika mereka tidak cukup tidur. Jadi, pastikan bahwa sang pengasuh mengikuti jadwal tidur bayi untuk  menghindari masalah, misalnya membuat anak jadi rewel.

7. Pastikan pengasuh mengetahui nomor telepon Anda

Terakhir, ada baiknya meninggalkan nomor Anda pada pengasuh anak. Dengan begitu, jika sesuatu terjadi, atau jika mereka terlalu stres, mereka dapat dengan mudah menghubungi Anda.

Parents, punya cara lain untuk mencegah penganiayaan anak yang bisa dilakukan pengasuh? Share ke kolom komentar, ya!

 

Artikel ini disadur artikel  Jan Alwyn Batara, dari theAsianparent Singapura

 

Baca juga:

Bayi menderita paru-paru basah karena pengasuh suka merokok, ibu ini peringatkan semua orangtua!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.