TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Gunung Piramid Kembali Memakan Korban, Seorang Pendaki Ditemukan Tewas

Bacaan 4 menit
Gunung Piramid Kembali Memakan Korban, Seorang Pendaki Ditemukan Tewas

Gunung Piramid kembali menelan korban. Kali ini, seorang pendaki Gunung Piramid ditemukan meninggal dunia akibat terpeleset melewati jalur pendakian.

Gunung Piramid kembali menelan korban. Kali ini, seorang pendaki Gunung Piramid tewas setelah terpeleset dan jatuh di tebing.

Seorang pendaki dilaporkan mengalami kecelakaan saat mendaki Gunung Piramid. Ia terpeleset dan terjatuh di sisi tebing di lokasi, tepatnya di kawasan Pegunungan Argopuro, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, pada Minggu (9/10). Pendaki tersebut ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Setelah dilakukan identifikasi, korban diketahui bernama Multazam (18 tahun), seorang pelajar kelas 3 SMA Negeri 1 Tenggarang, Bondowoso.

Pendaki Gunung Piramid Tewas Akibat terpeleset

Pendaki Gunung Piramid Tewas Akibat Terpeleset saat Turun dari Puncak

“Pada Sabtu (8/8) sekitar pukul 16:00 WIB yang bersangkutan bersama teman-temannya mendaki ke Gunung Piramid, dan bermalam dengan mendirikan tenda (camp) di belakang Punggung Naga (kawasan Gunung Piramid),” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso Adi Sunaryadi seperti dikutip dari Antara, Senin (10/8).

Masih berdasarkan penuturan Adi Sunaryadi, Pada hari Minggu atau keesokan harinya, sekitar pukul 4 pagi waktu setempat, ketiga pendaki yaitu Adi, Bayu, dan Multazam melakukan pendakian ke puncak Gunung Piramid.

Pendaki Gunung Piramid Tewas Akibat Terpeleset saat Turun dari Puncak

Berdasarkan keterangan dari dua orang saksi yang merupakan rekan Multazam, setelah berfoto-foto bersama di puncak Gunung Piramid, mereka pun turun sekitar pukul 08:00 WIB. Adi, rekan korban, mengatakan bahwa saat itulah korban terpeleset jatuh ke tebing di sisi utara.

Artikel terkait: Tips aman jika Anda tinggal di dekat gunung berapi yang masih aktif

Pendaki Gunung Piramid tewas akibat terpeleset, evakuasi sulit karena medan ekstrim

Pendaki Gunung Piramid Tewas Akibat Terpeleset saat Turun dari Puncak

Segera setelah korban jatuh, kedua rekannya segera turun dan meminta pertolongan kepada warga sekitar. Pada pukul 10.00 WIB, tim evakuasi langsung menuju lokasi kejadian dengan mengajak dua saksi untuk menunjukkan lokasi terjatuhnya Multazam.

Adi Sunaryadi bersama tim SAR gabungan Basarnas dan tim Reaksi Cepat BPBD beserta tim lainnya akhirnya menemukan korban dalam kondisi tertelungkup tak bernyawa.

Gunung Piramid pernah memakan korban sebelumnya

pendaki Gunung Piramid ditemukan meninggal dunia

Tim SAR gabungan harus mengevakuasi korban melalui jalur alternatif karena pertimbangan keselamatan tim jika melewati jalur pendakian ke puncak Gunung Piramid. Jalur pendakian satu ini memang terkenal ekstrim. Jalannya sempit diapit jurang di kiri dan kanan. 

“Petugas mengevakuasi korban melewati jalur alternatif menyusuri sungai,” terang Adi.

Setelah proses evakuasi yang memakan waktu 9 jam, jasad Multazam pun dibawa ke rumah sakit.

Peristiwa Gunung Piramid menelan korban bukan baru pertama terjadi. Setahun sebelumnya, insiden kecelakaan di Gunung Piramid juga menimpa seorang remaja. Ialah Thoriq Rizki Maulana yang baru saja lulus dari bangku SMP 4 Bondowoso meninggal di lokasi yang sama.

Gunung Piramid Kembali Memakan Korban, Seorang Pendaki Ditemukan Tewas

Thoriq  mendaki Gunung Piramid pada Bulan Juni 2019. Ia mendaki bersama tiga orang rekannya, yaitu Rizki, Syafril dan Pungki Pranata.

Di Gunung Piramid, tiga orang dari mereka naik untuk menyaksikan pemandangan di puncak gunung, salah satu di antaranya ialah Thoriq. Sedangkan salah seorang lainnya yakni Syafril memilih berhenti karena merasa lelah. Ia memilih menunggu di tiga rekannya di bawah.

Ketiga pendaki tersebut kemudian sampai di puncak. Mereka memutuskan turun pada sore harinya. Ketika itu, Thoriq berjalan paling depan memimpin rombongan. Namun dua rekan Thoriq tak bisa melihatnya dengan jelas karena kabut sangat tebal.

Ketika kedua rekannya sudah sampai di bawah, Thoriq tak kunjung menampakkan diri. Kejadian itu kemudian dilaporkan pada warga sekitar. Thoriq pun dinyatakan hilang.

Tim SAR gabungan segera mencari keberadaan Thoriq setelah menerima laporan. Jasad korban ditemukan 3 hari kemudian setelah dinyatakan hilang.

Gunung Piramid Kembali Memakan Korban, Seorang Pendaki Ditemukan Tewas

Jenazah remaja ini dievakuasi oleh tim SAR gabungan dari jurang sedalam 400 meter di Gunung Piramid. Setelah dilakukan autopsi, polisi memastikan bahwa jenazah yang ditemukan itu adalah Thoriq.

Jangan sampai terulang kembali

Adanya berbagai peristiwa kecelakaan yang terjadi selama pendakian, membuat para Parents semakin waspada. Betapa pentingnya memberikan pemahaman soal keselamatan selama beraktivitas di alam bebas kepada anak remaja.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Memang, remaja memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, mereka selalu ingin mencoba berbagai hal dan tantangan baru. Namun demikian, tetap bekali mereka dengan pengetahuan dan pemahaman tentang risiko yang mungkin mereka hadapi di kemudian hari.

Misalnya, soal tren mendaki gunung yang semakin digandrungi remaja. Jika anak memang menaruh minat pada aktivitas mendaki, pastikan mereka dibekali pengetahuan memadai tentang medan yang akan mereka tempuh serta berbagai langkah menjaga keselamatan diri.

Itulah informasi mengenai kasus pendaki Gunung Piramid yang tewas karena terpeleset. Semoga hal ini tidak akan pernah terulang lagi.

Baca juga:

Sedih, sudah ditunggu orangtua untuk diwisuda, mahasiswa UIN meninggal karena kecelakaan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Titin Hatma

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Gunung Piramid Kembali Memakan Korban, Seorang Pendaki Ditemukan Tewas
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti