TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Berat lahir bayi rendah bisa mengalami masalah serius, cegah dengan 8 cara ini!

Bacaan 3 menit
Berat lahir bayi rendah bisa mengalami masalah serius, cegah dengan 8 cara ini!

Jangan sampai si kecil mengalami kesehatan jangka Panjang seperti cerebral palsy dan kebutaan!

Berat badan menjadi salah satu indikator kesehatan penting sejak bayi dalam kandungan, dilahirkan, hingga bertambahnya usia. Masalah pada berat badan yang cukup krusial salah satunya ialah Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR). Penanganan BBLR dirasa sangat penting karena berbagai risiko kesehatan yang mungkin terjadi.

Upaya preventif atau pencegahan pun menjadi hal yang utama dilakukan, khususnya bagi ibu yang memiliki risiko bayinya lahir dengan berat rendah.

Kapan seorang bayi dikategorikan BBLR?

penanganan BBLR

Penanganan BBLR pada bayi.

Bayi yang memiliki berat kurang dari 2.500 gram atau 2,5 kg dikategorikan BBLR. Selain itu bila bayi memiliki berat lahir dibawah 1.500 gram atau 1,5 kg sudah masuk kategori berat sangat kurang.

Bayi-bayi dengan kategori tersebut hendaknya mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat untuk menghindari atau memperkecil kemungkinan mengalami beberapa gangguan kesehatan.

Biasanya beberapa masalah serius yang seringkali dihadapi antara lain masalah pada organ vital seperti paru-paru, jantung, pencernaan, sistem saraf, dan masalah kesehatan lainnya.

Komplikasi jangka panjang pun bisa terjadi mulai dari Cerebral Palsy, kebutaan, masalah pendengaran, hingga terlambat berkembang.

Penanganan BBLR

Bayi yang mengalami BBLR biasanya diberi perawatan secara intensif di unit perawatan khusus neonatal atau NICU.

Dokter akan memantau kondisi kesehatan si kecil dan umumnya baru diperbolehkan pulang saat kondisi sudah mulai stabil atau bayi memiliki berat yang cukup.

Penanganan dan pencegahan BBLR yang bisa Anda lakukan

penanganan BBLR

penanganan BBLR

Agar bayi tidak mengalami kondisi ini, sebaiknya lakukan beberapa hal berikut.

1. Hindari merokok, minum alkohol dan menggunakan obat terlarang

Selama kehamilan sebaiknya hindari ketiga hal ini ya, Bun. Kebiasaan tersebut bisa menghambat pertumbuhan dan perkembamgan janin yang berujung pada BBLR beserta komplikasinya.

2. Jauhi polusi

Bagi Bunda yang tinggal di kota besar, polusi mungkin sulit dihindari. Namun sebaiknya sebisa mungkin meminimalisasinya, ya.

Bila perlu gunakan alat penyaring udara di dalam rumah dan masker saat hendak keluar rumah.

3. Perawatan prenatal teratur

Berat lahir bayi rendah bisa mengalami masalah serius, cegah dengan 8 cara ini!

Selama kehamilan pantau tumbuh kembang janin secara teratur dan konsultasikan masalah pada dokter kandungan. Salah satu cara efektif untuk mencegah BBLR tentunya dengan mencegah kelahiran prematur.

Jadi, ingat selalu untuk mendiskusikannya dengan dokter!

4. Ayah, dukung Bunda terus ya

Bunda yang mengalami KDRT lebih rentan memiliki bayi dengan berat lahir yang rendah. Hubungan dengan pasangan yang kurang kondusif dianggap bisa menimbulkan stres yang berdampak pada kesehatan janin.

5. Pola makan yang tepat

Asupan zat gizi menjadi faktor penting lainnya untuk menjaga kesehatan ibu hamil, khususnya bagi berat janin yang sehat. Pastikan asupan gizi seimbang terpenuhi sesuai dengan angka kebutuhan gizi ibu hamil ya.

6. Hindari kondisi kehamilan risiko tinggi

Kondisi kehamilan berisiko tinggi bias membuat ibu berisiko pula melahirkan bayi dengan berat lahir yang rendah. Beberapa kondisi tersebut misalnya saja mengalami diabetes, preeklampsia, atau berbagai kondisi berbahaya lainnya.

Berat lahir bayi rendah bisa mengalami masalah serius, cegah dengan 8 cara ini!

7. Jaga daya tahan tubuh

Infeksi tertentu selama kehamilan diketahui memiliki hubungan dengan kondisi ini, Bun. Bumil yang terinfeksi cytomegalovirus, rubella, cacar air, toksoplasmosis dan infeksi menular seksual tertentu bisa lebih berisiko melahirkan bayi dengan berat lahir yang rendah.

Sebaiknya ikuti anjuran dokter untuk vaksin beberapa jenis tertentu serta jaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi vitamin, juga melakukan aktivitas fisik yang ringan.

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!

8. Jaga berat badan, ya

Memiliki bert badan yang melebihi normal saat hamil memang berbahaya, seperti halnya kekurangan berat badan saat kehamilan. Ibu dengan kondisi berat badan yang kurang ternyata memiliki risiko lebih tinggi melahirkan bayi dengan berat lahir rendah dibandingkan ibu dengan berat badan yang normal.

Nah Bun, yuk lakukan berbagai upaya pencegahan di atas. Konsultasikan selalu dengan dokter kandungan terkait masalah yang terjadi selama kehamilan.

***

Berat lahir bayi rendah bisa mengalami masalah serius, cegah dengan 8 cara ini!

Sumber: stanfordchildrens.org, marchofdimes.org, Rochester University Medical Center

Baca Juga :

Merawat bayi prematur, ini hal yang wajib Parents perhatikan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

nisya

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Berat lahir bayi rendah bisa mengalami masalah serius, cegah dengan 8 cara ini!
Bagikan:
  • 260 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

    260 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

  • Ini Arti Nama Veronica, Nama Bayi Perempuan yang Termasuk Langka

    Ini Arti Nama Veronica, Nama Bayi Perempuan yang Termasuk Langka

  • 530 Nama Anak Perempuan Korea Unik Huruf A-Z dan Rangkaiannya

    530 Nama Anak Perempuan Korea Unik Huruf A-Z dan Rangkaiannya

  • 260 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

    260 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

  • Ini Arti Nama Veronica, Nama Bayi Perempuan yang Termasuk Langka

    Ini Arti Nama Veronica, Nama Bayi Perempuan yang Termasuk Langka

  • 530 Nama Anak Perempuan Korea Unik Huruf A-Z dan Rangkaiannya

    530 Nama Anak Perempuan Korea Unik Huruf A-Z dan Rangkaiannya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti