TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mendikbud: Pembelajaran Jarak Jauh akan Dijadikan Permanen Usai Pandemi

Bacaan 4 menit
Mendikbud: Pembelajaran Jarak Jauh akan Dijadikan Permanen Usai Pandemi

Mendikbud Nadiem Makarim mewacanakan pembelajaran jarak jauh akan diterapkan secara permanen usai pandemi. Seperti apa pelaksanaannya?

Sejak ditetapkan pandemi, terhitung sudah tiga bulan lebih anak-anak tidak bisa pergi ke sekolah. Kegiatan belajar mengajar pun beralih dari tatap muka di kelas bersama guru dan teman-teman menjadi sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Setelah berjalan beberapa bulan, pembelajaran jarak jauh diwacanakan akan diterapkan secara permanen bahkan setelah pandemi Covid-19 usai. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR, Kamis (2/7/2020).

“Pembelajaran jarak jauh, ini akan menjadi permanen. Bukan pembelajaran jarak jauh pure saja, tapi hybrid model. Adaptasi teknologi itu pasti tidak akan kembali lagi,” ujar Nadiem.

Artikel terkait: KPAI banjir aduan belajar jarak jauh, Mendikbud kaji kurikulum darurat

Guru dan wali murid didorong untuk beradaptasi

KPAI

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim (Foto: Kompas/Kristianto P)

Dia mengatakan, pemanfaatan teknologi ini akan memberikan kesempatan bagi sekolah melakukan berbagai macam modeling kegiatan belajar. 

“Kesempatan kita untuk melakukan berbagai macam efisiensi dan teknologi dengan software dengan aplikasi dan memberikan kesempatan bagi guru-guru dan kepala sekolah dan murid-murid untuk melakukan berbagai macam hybrid model atau school learning management system itu potensinya sangat besar,” tuturnya.

Menurut Nadiem, hal ini terbukti dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19.

Meski pada penerapannya saat ini masih mengalami banyak kekurangan, seperti kecakapan guru hingga infrastruktur, seperti ketersediaan internet dan listrik.

Meskipun demikian, lanjut dia, baik guru maupun orang tua dapat beradaptasi dan bereksperimen memanfaatkan teknologi untuk kegiatan belajar. 

 “Walau sekarang kita semua kesulitan beradaptasi dalam PLJ, tapi belum pernah dalam sejarah Indonesia kita melihat jumlah guru dan kepala sekolah yang bereksperimen dan orangtua juga bereksperimen beradaptasi dengan teknologi,” tutur Nadiem.

“Jadi ini merupakan sebuah tantangan dan ke depan akan menjadi suatu kesempatan untuk kita,” lanjutnya.

Kurikulum pembelajaran jarak jauh sedang digodok Kemendikbud

pembelajaran jarak jauh

Ilustrasi siswa belajar jarak jauh

Saat ini, Kemendikbud tengah menyiapkan kurikulum dan modul pembelajaran hingga asesmen PJJ. 

Kurikulum itu disusun dengan mempertimbangkan penyederhanaan belajar dan fokus kepada aspek literasi, numerasi, dan pendidikan berkarakter. Tim dari Kemendikbud, yakni Balitbang, sedang mempersiapkan kurikulum itu.

Selain kurikulum PJJ, lanjut dia, Kemendikbud juga menyiapkan modul pembelajaran. Dengan modul tersebut, siswa dapat belajar di rumah secara mandiri. Modul itu juga membantu guru melakukan PJJ. Kemendikbud juga menyusun modul untuk para orang tua dalam mendampingi anaknya belajar.

“Jadi ada satu tim khusus di bagian tim Balitbang (Badan Penelitian dan Pengembangan) kita yang sedang merumuskan bagaimana kita me-reformat atau melakukan berbagai macam perubahan pada kurikulum dan asesmen kita selama masa PJJ ini,” kata Nadiem.

Artikel terkait: Agar Proses Belajar di Rumah Berjalan Efektif, Terapkan 5 Cara Ini!

Hasil survei terkait pembelajaran jarak jauh 

Pembelajaran Jarak Jauh

Infografis Survei Orang Tua Khawatir Jika Sekolah Dibuka Kembali – (Infografis Republika.co.id)

Beberapa waktu lalu, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mengadakan survei terhadap orang tua, guru, dan siswa sendiri terkait sekolah dibuka kembali. Survei tersebut dilakukan di 514 kota/kabupaten di 34 provinsi dengan melibatkan 61.913 orang tua, 19.296 guru, serta 64.386 siswa.

Dari survei itu didapatkan hasil sebagai berikut:

  • Sebanyak 85.5% orangtua khawatir jika sekolah dibuka kembali saat pandemi
  • Sebanyak 72.2% orangtua dilaksanakan pembelajaran jarak jauh
  • Sebaliknya, lebih banyak siswa yang tidak setuju jika PJJ dilanjutkan yakni sebanyak 57.4%. Hal ini kemungkinan disebabkan anak-anak bosan di rumah dan ingin bertemu dengan teman-temannya di sekolah.
  • Sementara itu, sebanyak 53.5% guru menyatakan siap dengan tatanan new normal sedangkan sisanya sebanyak 46.5% guru mengaku belum siap.

Merujuk pada hasil survei tersebut, Sekjen PB PGRI, Ali Rahim menyimpulkan bahwa perlu evaluasi dan perbaikan pelaksanaan PJJ agar ke depan lebih baik dan siswa merasa nyaman.

Menurut Parents, apakah setuju jika pembelajaran jarak jauh dijadikan permanen? Apapun kurikulum yang dibuat oleh Kemendikbud nanti, sebaiknya semua pihak belajar beradaptasi dengan segala kemungkinan karena pendidikan harus terus berjalan baik di dalam maupun di luar sekolah.

Sumber: Kompas, Republika

Baca juga:

Belajar dari Rumah Masih Berlanjut, Ini Pedoman dari Kemendikbud

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Yuniati Rohmah

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Parenting
  • /
  • Mendikbud: Pembelajaran Jarak Jauh akan Dijadikan Permanen Usai Pandemi
Bagikan:
  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti