Akibat kecanduan game, anak 6 tahun kejang-kejang - Waspadai tanda-tandanya!

lead image

Seorang anak pecandu game berusia 6 tahun mengalami kejang-kejang, dokter menyarankan orangtua agar menjauhkan semua jenis gadget darinya.

Pecandu game tidak hanya ada di kalangan orang dewasa, tapi juga anak-anak. Sering sekali kita melihat anak-anak fokus dengan gadget di tangannya, mengabaikan dunia di sekitarnya. Kecanduan game tidak hanya membuat prestasi belajar menurun, tapi aktivitas fisik anak menjadi berkurang. 

Anak pecandu game mengalami kejang-kejang di wajah

Seorang anak pecandu game berusia 6 tahun di Filipina, mengalami kejang wajah secara terus menerus. Hal ini terjadi setelah ia main video game tanpa henti hampir 9 jam setiap harinya. 

Anak bernama John Nathan Lising ini, biasa bermain video game selama berjam-jam setiap hari. Kemudian pada 23 Juli lalu, ia tiba-tiba mengalami kedutan di wajah yang tidak bisa dikendalikan. 

Orangtuanya segera membawa John ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan CT Scan menunjukkan otak John dalam kondisi sehat. 

src=https://assets sg.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/12/2018/08/gaming addiction signs 1.jpg Akibat kecanduan game, anak 6 tahun kejang kejang   Waspadai tanda tandanya!

Anak pecandu game mengalami kejang.

Meskipun tidak ada bukti medis yang menunjukkan bahwa kejang yang dialami John akibat kecanduan game, akan tetapi dokter tetap menyarankan pada orangtua John untuk menjauhkan semua jenis gadget dari anaknya tersebut. Dokter juga menyebut bahwa gejala yang ditunjukkan John mirip dengan gangguan bernama focal seizure, yang memengaruhi setengah otak. 

Saat ini, mereka tidak bisa memberikan diagnosis yang tepat mengenai kondisi John, karena kurangnya bukti. Namun, alangkah baiknya kita menuruti saran dokter untuk mengurangi waktu anak bermain gadget, sebelum dia menjadi kecanduan, atau bahkan jika si anak sudah menjadi pecandu game.

Video John mengalami kejang di wajah

Tanda-tanda anak menjadi pecandu game yang harus diwaspadai

  • Anak tidak bisa lepas dari gadget, bahkan susah dikontrol penggunaan gadgetnya oleh orangtua
  • Anak tidak tertarik dengan hal lain selain bermain gadget selama mungkin
  • Anak kurang interaksi sosial dengan teman sebaya, ataupun anggota keluarga karena terlalu sibuk main gadget.
  • Anak mengamuk, merengek atau marah-marah jika gadget diambil atau penggunaannya dibatasi oleh orangtua. 
  • Memanipulasi orangtua agar bisa main gadget lebih lama, atau bahkan sembunyi-sembunyi.
  • Berbohong agar bisa main gadget.

Artikel terkait: Cara Mengatasi Kecanduan Game Pada Anak

Mencegah anak kecanduan game atau kecanduan gadget

  • Hindari mengenalkan anak pada gadget terlalu dini, berikan dia banyak mainan yang bisa merangsang kreativitasnya seperti buku gambar, mainan bangun ruang, dan lain-lain. 
  • Terapkan batasan penggunaan gadget, dan tegas pada batasan tersebut. Batasi juga waktu anak menonton televisi.
  • Orangtua harus memberi teladan pada anak, matikan gadget Anda dan luangkan waktu bersama anak tanpa gangguan gadget. 
  • Buat ruangan khusus tanpa gadget dan televisi, seperti kamar anak. 
  • Buat aturan tidak ada gadget maupun televisi di waktu makan, waktu mengerjakan PR dan waktu tidur
  • Pantau terus waktu anak menggunakan gadget.

Semoga bermanfaat.

 

Disadur dari artikel Rosanna Chio di theAsianparent Singapura

Baca juga:

Ini alasan anak bisa kecanduan game dan bagaimana mengalihkannya. Parents wajib tahu!