Keterlaluan! Pasutri ini Jual Anak yang Baru Lahir Demi Membeli Narkoba

Orangtua yang tega menyia-nyiakan anak mereka tidak pantas disebut sebagai orangtua. Seperti yang dilakukan pasutri ini yang menjual anak demi narkoba.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Di saat banyak pasangan suami istri (pasutri) yang mendambakan hadirnya buah hati, ada orangtua yang tega menelantarkan, menyiksa dan bahkan menjual anak mereka. Entah apa yang merasuki pikiran pasutri asal Kota Neijiang, China, ini yang sampai hati jual anak mereka demi mendapatkan narkoba.

Demi narkoba, pasutri tega jual anak yang baru lahir secara online

Perbuatan pasutri dari China ini sungguh biadab. Wong dan Zhong, nama pasutri itu, mereka menjadi bukti ketidakpedulian orang tua kepada anaknya. Pasangan itu menjual bayi mereka yang baru beberapa jam dilahirkan demi narkoba. 

Diketahui mereka adalah pecandu narkoba yang sedang sakau. Tidak kuat menahan derita sakitnya sakau, keduanya kemudian tega menjual anak yang baru lahir untuk memenuhi hasrat mereka terhadap barang haram tersebut.

Bayi malang tersebut dijual kepada pasangan lain yang mereka kenal melalui pesan singkat online. Setelah sepakat dengan nilai penjualan, calon pembeli pun datang ke tempat pasutri tersebut untuk mengambil si bayi.

Kesepakatan di antara kedua pasangan tersebut tak berlangsung lama, hingga korban yakni si kecil yang lucu tersebut berpindah tangan ke pasangan Lan dan Chen.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Artikel terkait: Kasus adopsi anak ilegal, keluarga histeris saat serahkan anak ke dinas sosial

Bayi yang masih merah itu dihargai Rp 120 juta

Transaksi penjualan bayi sudah berlangsung sebelum bayi lahir yakni pada Oktober 2019. Pembeli ingin bayi tersebut langsung diambil beberapa jam setelah lahir baru kemudian uang diserahkan.

Bayi mungil itu dijual oleh Wong dan Zhong sebesar 60.000 yuan atau sekitar Rp120 juta. Uang hasil penjualan tersebut digunakan untuk membayar utang tagihan narkoba serta membeli sabu-sabu.

Pihak berwajib mengungkapkan, pasangan yang tega menjual buah hatinya demi membeli barang haram berjenis crystal meth tersebut sudah sejak lama dalam pemantauan kepolisian setempat terkait kepemilikan obat-obatan terlarang.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Artikel terkait: Al Jazeera Mengungkap Perdagangan Bayi-bayi asal Indonesia di Malaysia

Berbekal isi percakapan di chatroom, polisi berhasil membekuk pasutri yang menjual bayi demi narkoba

Foto: Ilustrasi perdagangan bayi

Beruntung bayi malang itu masih bisa diselamatkan. Kasus ini memang tak langsung terungkap, namun diketahui setelah keluarga curiga dan menemukan bukti chatroom.

Polisi ternyata mengetahui percakapan mereka di chatroom setelah mendapat laporan dari keluarga mereka.Rupanya keluarga Wong dan Zhong sudah curiga dengan gerak-gerik mereka yang dibuktikan dengan percakapan di chatroom.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Pasangan suami-istri tersebut dibekuk pihak kepolisian setempat di kamar hotel keduanya. Saat proses penangkapan tersebut, pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa bong dan tumpukan uang tunai.

Mereka ditangkap dengan tuduhan perdagangan anak. Akibat perbuatan itu, Wang terancam hukuman penjara 5 tahun dan istrinya 6 tahun.

Wong dan Zhong Sudah lama kecanduan narkoba dan terlilit utang

Foto: Ilustrasi pasutri yang terlilit utang

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Menurut kabar yang beredar, pasangan Wang dan Zhong ternyata sudah sejak lama menjadi sepasang pecandu narkoba.

Zhong hamil pada awal tahun 2019.  Bahkan Zhong tetap mengomsumsi sabu-sabu selama masa kehamilan.

Media lokal melaporkan, mereka menghadapi masalah keuangan akibat kecanduan narkoba. Terlilit utang yang besar, mereka mencari uang dengan cara menjual anak bahkan sebelum ia dilahirkan.

Diketahui bahwa si istri, Zhong, dilaporkan sempat mendekam di jeruji besi karena berbagai kejahatan yang dilakukan sebelumnya termasuk menyediakan tempat bagi pengguna narkoba, perampokan, dan perdagangan anak.

Rupanya pasangan ini memang sudah berotak kriminal sejak lama.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Dampak negatif kecanduan narkoba

Narkoba memang membawa dampak negatif bagi penggunanya baik secara fisik maupun psikis. Salah satu dampaknya yaitu pemakai akan mengalami gangguan perilaku yang tidak wajar dan cenderung berbuat brutal sampai kriminal.

Hal ini karena narkoba mempengaruhi sistem saraf yang memberi gambaran bahwa ia selalu bahagia dan tidak akan terjadi apapun selama ia mengkonsumsi narkoba. Pecandu pun menjadi seseorang yang suka melakukan apa saja yang ia mau walaupun hal itu suatu perbuatan yang tidak baik, ia merasa biasa saja dan merasa tidak bersalah.

Pemakai narkoba juga lebih mudah melakukan tindakan asusila karena tidak bisa berfikir secara jernih lagi tentang yang benar dan yang salah.

Tak heran jika pasutri Wong dan Zhong tega menjual anak demi narkoba karena barang haram itu telah merusak otak waras mereka.

Sumber: iNews, Pikiran Rakyat

Baca juga:

[Video] Menjijikan! Ibu yang Menjual Anaknya pada Paedofil Demi Uang