TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

[Video] Menjijikan! Ibu yang Menjual Anaknya pada Paedofil Demi Uang

Bacaan 3 menit
[Video] Menjijikan! Ibu yang Menjual Anaknya pada Paedofil Demi Uang

Sebuah video dokumenter mengungkap praktek perdagangan anak di Filipina. Sungguh miris melihat ibu yang tega menjual anaknya kepada paedofil.

Sebuah video investigasi tentang ibu yang menjual anaknya terjadi di Filipina. Video tersebut merupakan buatan Stacey Dooley, seorang jurnalis sekaligus pembuat video dokumenter.

Ibu yang menjual anaknya demi uang

Dalam film dokumenter yang berjudul ‘Mums Selling Their Kids For Money’, Stacey pergi ke Filipina untuk menginvestigasi tentang praktek perdagangan seks anak.

Bekerja sama dengan otoritas setempat, Stacey mendokumentasikan usaha menangkap ibu-ibu yang menjual anak-anaknya pada paedofil demi mendapatkan uang. Bahkan, ada juga anak-anak yang dilecehkan di depan kamera, dan para predator harus membayar untuk dapat menonton siaran langsungnya.

Disarikan dari The Asian Parent Filipina, perdagangan seks telah menjadi salah satu masalah besar di Filipina belakangan ini. Sejumlah besar warga AS dan Inggris sengaja berkunjung ke sana hanya demi mendapatkan seks dengan anak-anak di bawah umur.

“Anak saya bisa melakukan hubungan seks”

Dalam video dokumenter, Stacey mewawancarai seorang agen Homeland bernama ‘Mike’, yang berpura-pura ingin menjadi pengguna jasa. Mike menggunakan identitas palsu dengan tujuan mengumpulkan bukti untuk menangkap ibu yang menjual anaknya.

Ia mengatakan bahwa ibu kandung sang anaklah yang sering menyiksa dan melecehkan anak di depan kamera sambil menerima arahan dari pelanggan yang sudah membayar.

“Beberapa lelaki ini kadang memerintahkan bentuk penyiksaan paling mengerikan pada anak. Mereka meminta anak dibakar dengan api, pada dasarnya disiksa. Beberapa orang dapat Anda baca (percakapan online-nya), mereka jelas adalah orang-orang yang sangat sakit, mereka monster,” tambah Mike.

Pada satu kesempatan, mereka menjebak dua ibu, yang merupakan kakak beradik, mengatakan pada Mike bahwa anak-anak mereka bisa melakukan hubungan seks.

Saat bukti-bukti sudah dikumpulkan, kepolisian setempat segera datang dan menangkap kedua ibu tersebut.

Mereka menyalahkan anak-anak atas apa yang terjadi

Ketika ditanya, para ibu tersebut tidak menunjukkan penyesalan atas perbuatan mereka. Justru, mereka malah menyalahkan anak-anak atas apa yang terjadi.

Stacey mewawancara para wanita mengapa mereka mencoba menjual anak-anak mereka untuk seks, dan mereka menjawab, “Anak-anak itu yang berinisiatif melakukannya sendiri. Banyak remaja melakukan hal-hal yang tidak seharusnya mereka lakukan. Ada hal-hal yang tidak bisa dikendalikan oleh orang tua. Tapi saya tidak menjual (mereka) …”

Sambil menatap kamera, Stacey berkata “Pertama, saya tahu bahwa hal tersebut adalah benar-benar sebuah kebohongan. Dan kedua, memiliki mentalitas macam itu di mana Anda seharusnya yang berkewajiban melindungi anak-anak sungguh menyedihkan. Benar-benar mengecewakan dan mereka juga mengakui bahwa benar mereka juga membawa anak-anak itu menjauh dari mereka berdua.”

Para wanita tersebut akan menjalani hukuman seumur hidup untuk kasus perdagangan anak, penyiksaan dan pornografi anak.

Anak-anak akan diberikan pendampingan emosional dan psikologis. Bagaimana pun, mereka selamanya akan tersiksa oleh rasa trauma akibat pelecehan seksual yang mereka alami.

Artikel terkait: Pelecehan Seksual Anak Membuat Masa Depan Hancur Sebelum Dimulai

Stacey menambahkan bahwa banyak anak yang akhirnya jatuh ke dalam penyalahgunaan narkoba dan memiliki keinginan bunuh diri saat beranjak dewasa.

“Sebagian dari diri kita merasa lega karena operasi penangkapa berjalan lancar. Pada akhirnya anak-anak itu akan aman dan sehat di masa yang akan datang. Namun, kita perlu mengingat lagi bahwa tidak pemenang sesungguhnya karena anak-anak itu dipisahkan dari ibu kandung mereka. Rasanya sedih. Semua begitu abu-abu, tidak ada hitam, tidak ada putih.”

Video dokumenter ibu yang menjual anaknya dapat ditonton di bawah ini. Namun sebelum mulai menonton, kami mengingatkan bahwa ada beberapa adegan yang begitu mengganggu dan menjijikan.

Kami pun mempercepat video pada bagian-bagian tertentu yang tidak nyaman untuk dilihat.

Bagaimana tanggapan Anda setelah menonton, Parents? Semoga permasalah perdagangan anak dapat benar-benar diberantas.

Referensi: Dailymail, The Asian Parent Filipina, Aunty Acid

Baca juga:

Video: Gambaran Pelecehan Seksual pada Anak yang Bikin Bergidik

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Giasinta Angguni

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • [Video] Menjijikan! Ibu yang Menjual Anaknya pada Paedofil Demi Uang
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti