TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kasus adopsi anak ilegal, keluarga histeris saat serahkan anak ke dinas sosial

Bacaan 4 menit
Kasus adopsi anak ilegal, keluarga histeris saat serahkan anak ke dinas sosial

Kasus adopsi anak ilegal di Medan memancing banyak kontroversi. Antara perasaan dan hukum, manakah di antara keduanya yang dikedepankan?

Memiliki anak tak harus dilahirkan lewat rahim, tapi juga lewat jalan adopsi. Seperti yang dilakukan oleh keluarga ini untuk mengadopsi anak yang ditawarkan pada mereka, namun ternyata mereka malah terlibat kasus adopsi anak ilegal.

Pasangan R dan P memperoleh bayi perempuan mereka pada tanggal 27 Juli 2017 lalu. Di mata hukum, apa yang dilakukan pasangan ini termasuk dalam praktek adopsi anak ilegal sekaligus jual beli manusia atau human trafficking.

kasus adopsi anak ilegal

Salah satu tersangka kasus adopsi anak ilegal.

Namun, R dan P membantah bahwa apa yang mereka lakukan adalah human trafficking. Mereka dengan kesadaran penuh mengganti biaya persalinan dan kehamilan sang ibu kandung, Lentina Panjaitan.

Uang yang mereka bayarkan ke bidan Ernani dan Eni bertujuan murni untuk membiayai persalinan. Sedang uang yang diberikan pada Lentina hanyalah sebagai bekal dan ucapan terimakasih karena ia sudah membiarkan mereka berdua jadi keluarga angkat bayinya tanpa ada penetapan tarif tertentu seperti dalam jual beli.

Bayi yang lahir tanggal 23 Juli 2017 lalu memang lahir dari ibu yang miskin dan membutuhkan biaya. Namun, dinas sosial selama ini merekam pola yang dilakukan Lentina dan segera menanganinya.

Pasalnya, ini adalah ketiga kalinya Lentina menyerahkan anaknya untuk diadopsi. Wanita ini juga bekerja sebagai pelayan kafe Aekliman Bantu Bayu, Simalungun.

adopsi anak ilegal

Orangtua menangis histeris sambil menciumi anak mereka.

kasus adopsi anak ilegal

Pasangan orangtua yang tidak rela melepaskan anak ke dinas sosial terkait kasus adopsi anak ilegal.

Pada 2003, ia memberikan anaknya kepada MS lewat dukun beranak bernama Hot Mariana Manurung. Yang kedua, pada Juni 2016, ia menjual anaknya lewat bidan Ernani dan Eni dengan tebusan Rp 2,7 juta, kini anaknya dibawa ke Pulau Batam.

Terakhir, pada 24 Juli 2017, Lentina menjual anaknya Rp 15 juta kepada pasangan P dan R.

MS sendiri sudah mengasuh anak Lentina selama 7 tahun. Oleh karena itu, ia tak rela jika harus jadi tersangka dan dipisahkan dari anaknya.

“Demi Tuhan itu anak kandungku. Aku juga punya tanah satu hektare dan aku juga berjualan. Aku bisa menjamin anakku itu. Meski tak mau mendahului Tuhan, aku bisa menjamin sekolah,” tangisnya.

MS mengaku bahwa sebenarnya anak tersebut adalah hasil hubungan tak resmi dari Lentina, “Aku gak tahu ada hukum begini. Kalau tahu tak akan aku lakukan. Ini darah dagingku sendiri dari boru Panjaitan.”

Artikel terkait: Ibu di Bali ini menjalani program induksi laktasi demi anak adopsi.

Setelah menyerahkan anak perempuannya pada dinas sosial, ia pingsan. Polwan Putri Sinuraya menjaga para orangtua yang pingsan setelah berpisah dengan anak angkat mereka.

Adopsi anak ilegal membuat orangtua angkat merasa kehilangan

Sedangkan pada kasus P dan R, ia mengaku sangat menyayangi bayi yang juga mereka adopsi dari Lentina. Secara finansial dan mental pun mereka mampu mengasuh anak tersebut. Namun mereka mengakui bahwa selama ini ia memang buta hukum soal hukum seputar legalitas adopsi.

Kapolsek Tanah Jawa, Kabupaten Simalungung Kompol Anderson Siringoringo mengaku bahwa pihaknya dan dinas sosial harus ekstra hati-hati dalam menangani kasus adopsi anak ilegal ini. Terkait masalah hukum, ia sadar bahwa langkah paling bijak adalah tegas dan taat hukum.

Namun ada aspek perasaan para orangtua angkat yang merasa kehilangan anak adopsi mereka.

Kasus adopsi anak ilegal, keluarga histeris saat serahkan anak ke dinas sosial

Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan menyatakan ada 12 orang tersangka dalam kasus adopsi anak ilegal ini. Rata-rata mereka yang menjual anaknya adalah orang-orang yang sangat miskin atau yang mengalami kejadian hamil di luar nikah sehingga mereka tidak mau bertanggung jawab terhadap anaknya.

Rata-rata harga yang diberikan pada orangtua angkat bervariasi antara Rp 2,7 juta, Rp 7 juta, Rp 10 juta, bahkan hingga Rp 15 juta. Mereka menggunakan sistem transfer ke bidan pembantu.

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Dinas sosial sendiri menjamin bahwa anak-anak adopsi akan dijamin kesehatan dan keselamatannya. Orangtua angkat harus segera mengurus legalitas adopsi anak sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Indonesia agar statusnya bukan ilegal lagi di mata hukum.

Orang-orang yang menjadi tersangka human trafficking mendapat hukuman sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Bidan yang membantu persalinan, orangtua kandung hingga pengadopsi mendapat hukuman yang berbeda mulai dari 5 hingga 15 tahun.

Bagaimana menurut Anda soal kasus adopsi anak ilegal ini? Apakah para orangtua angkat juga pantas dipenjara? Bagaimana nasib anak-anaknya?

 

Baca juga:

Induksi Laktasi, Mewujudkan Mimpi Ibu Adopsi yang Ingin Menyusui

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Kasus adopsi anak ilegal, keluarga histeris saat serahkan anak ke dinas sosial
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti