TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Pahami Tic, Gerakan Berulang pada Wajah atau Tubuh Anak

Bacaan 3 menit
Pahami Tic, Gerakan Berulang pada Wajah atau Tubuh Anak

Pernahkah kita memperhatikan gerakan berulang yang kerap dilakukan anak? Gerakan mengedipkan mata berulang kali tanpa sebab merupakan gejala tic pada anak.

Pernahkah Parents memerhatikan gerakan berulang yang kerap dilakukan anak? Misalnya kerap mengedip-kedipkan mata, memonyong-monyongkan bibir tanpa sebab? Tahukah bahwa gerakan tersebut merupakan ganguan tic?

"Bila

Adalah Arni, seorang ibu muda yang memiliki satu orang anak berusia 5 tahun yang diberi nama Arya.

Arni menuturkan, hampir sebulan belakangan ini dirinya kerap melihat perilaku yang tidak biasa pada anaknya. Menurutnya, sang putra kini kerap melakukan gerakan berulang-ulang, yaitu mengedipkan mata.

Semula, Arti curiga jika anaknya memiliki gangguan pada matanya. Namun, setelah membawa ke dokter mata, tidak ditemukan hal yang mencurigakan. Bahkan dokter mengatakan, pengliatam Arya sangat baik.

Hal ini pun akhirnya menggerakan Arti untuk mencari tahu alasan di balik refleks mengedipkan mata yang dilakukan oleh buah hatinya.

“Akhirnya mencoba cari tahu sendiri. baca-baca beragam artikel, mengikuti forum kesehatan anak, sampai akhirnya saya juga konsultasi dengan teman yang memang berprofesi sebagai dokter. Setelah dicek, temen saja curiga kalau anak saya mengalami tic.”

Mengenal istilah tic

tic

Dikutip darai lama HaloDoc, tic ini dikenal juga dengan sindrom tourette.

Sindrom Tourette (TS) ini sendiri merupakan gangguan neurologis yang ditandai dengan gerakan involunter dan berulang-ulang, stereotipikal, dan vokalisasi yang disebut dengan tics.

Sayangnya, sampai saat ini masih tidak ada yang tahu pasti apa yang jadi penyebab munculnya gangguan ini pada anak.

Namun, kemunculannya bisa saja disebabkan oleh faktor psikologis, bisa juga akibat prilaku imitatif akibat sering melihat contoh yang ada di sekitarnya.

Ada juga dugaan bahwa perilaku ini muncul akibat ada bagian otak yang terganggu, terutama di daerah ganglia basalis, namun gangguan ini tidak bisa dideteksi dengan alat yang paling canggih sekalipun.

Gangguan ini kerap menyerang anak laki-laki yang berusia antara 5-10 tahun, dan biasanya muncul sebagai gerakan pada otot-otot wajah yang berlangsung lebih dari seminggu.

Ada dua macam Tic:

1.Tic simpel

Tic ini terbatas pada sebagian otot wajah dan sebagian kecil anggota tubuh yang lain. Gerakan berulang yang terjadi biasanya lewat beberapa cara.

Misalnya, mengedip, mengangkat bahu, menyentak kepala, memonyongkan bibir, gerakan mata melirik, mengeluarkan lidah, mengangkat hidung, menggesekkan kuku dan melipat jari-jari.

2.Tic kompleks

Jenis ini merupakan gerakan pengulangan yang lebih kompleks bahkan tak jarang menimbulkan kekhawatiran dan rasa ngeri bila melihatnya. Selain bertambahnya frekuensi dan bertambah berat geraknnya, tic melibatkan seluruh tubuh si anak.

Tic kompleks ini dapat berupa gerakan melompat-lompat, melengkungkan tubuh ke belakang, menendang-nendang, menyentuh orang, menyentuh hidung berulangkali, mengeluarkan suara batuk berdeham, bersin, bahkan mengeluarkan kata-kata jorok yang pernah didengarnya (kopropraksia).

Parents, jika kondisi gangguan ini sudah berat yang kadang disertai suara disebut juga Sindrom Tourette. Sindrom ini bisa berupa gerakan yang bermacam-macam ditambah dengan tic suara pada saat yang bersamaan, meskipun tidak selalu berurutan.

Beberapa hal yang membedakan tic dengan gejala serupa yang timbul akibat penyebab lainnya adalah:

tic

1. Muncul pada anak yang berusia di bawah 18 tahun.

2. Bila baru muncul pada usia dewasa, gerakan tersebut bukanlah tic sebenarnya tetapi lebih diakibatkan oleh faktor pencetus dari lingkungan.

3.Umumnya terjadi beberapa kali dalam sehari dan terus berlangsung setidaknya berlangsung selama setahun

Gejalanya muncul bukan disebabkan oleh obat-obatan atau penyakit lain. Bila gerakan-gerakan tersebut muncul setelah anak mengkonsumsi obat-obatan tertentu, mengalami cedera kepala atau setelah mengalami sakit serius, gerakan tubuh yang terjadi bukanlah tic yang sebenarnya.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Jangan khawatir Parents, tic yang tergolong simpel akan hilang dengan sendirinya tanpa memerlukan pengobatan atau terapi khusus, meskipun biasanya memakan waktu hingga 12 bulan.

Namun, bila kondisi ini mengganggu rasa percaya diri dan kehidupan anak, seperti sindrom Tourette, maka ada baiknya anak mendapatkan pengobatan serius dari seorang ahli  yang kompeten di bidangnya.

Parents, semoga ulasan di atas bermanfaat. Jika memang telah melihat beberapa gejala anak mengalaminya, tak ada salahnya untuk memeriksakannya pada dokter.

Like our Facebook, Follow our Twitter @AsianParentID, and join our Google+

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Liza P. Arjanto

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Pahami Tic, Gerakan Berulang pada Wajah atau Tubuh Anak
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti