TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Memperingati Hari Guru, Menteri Agama imbau para guru cegah paham radikalisme

Bacaan 4 menit
Memperingati Hari Guru, Menteri Agama imbau para guru cegah paham radikalisme

Apa yang bisa dilakukan untuk cegah paham radikalisme menyebar di sekolah?

Akhir tahun sudah di depan mata. Biasanya para orangtua sudah mulai sibuk memilih sekolah dengan beragam macam pertimbangan. Tak hanya melihat lokasi, biaya, namun tentu saja dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Satu hal yang tak kalah penting, tentu saja memerhatikan apakah sekolah yang akan dipilih memiliki paham radikalisme atau tidak.

Faktanya, saat ini memang tidak sedikit sekolah yang terpapar ajaran intoleransi dan radikalisme. Mulai dari sekolah taman kanak-kanak, dan tingkat sekolah dasar. Fakta ini tentu saja sungguh memprihatinkan.

Padahal, bukankah melatih anak untuk berempati dan memiliki rasa toleransi harus diajarkan sejak dini? Di mulai dengan melatih agar bisa berteman dengan siapa pun tanpa perlu memandang bulu, dilihat dari status sosial terlebih agama.

Pentingnya lembaga pendidikan mencegah paham radikalisme

paham radikalisme

Kepada theAsianparent, Risa, seorang ibu yang memiliki anak perempuan berusia 8 tahun mengatakan bahwa dirinya sangat khawatir dengan paham radikalisme yang masuk ke sekolah. Pasalnya, putri sulungnya pernah diolok-olok oleh teman sekolahnya karena menganut agama yang berbeda.

“Anak saya dibilang kafir. Teman-temannya banyak yang bilang tidak mau berteman dengan anak saya hanya karena beda agama. Katanya, orang kafir tidak baik.”

Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan dan tidak bisa dibiarkan terus menerus. Di mana pun, pencegahan paham radikalisme tentu harus diupayakan.

Sebagai lembaga pendidikan, sekolah tentu saja diharapkan menjadi salah satu kunci agar paham radikalisme tidak berkembang. Tak hanya di lingkungan rumah, sekolah pun tempat di mana anak-anak bisa belajar bertoleransi dan berempati. Dengan demikian, paham radikalisme dapat dihentikan.

Hal ini tentu saja juga derkait dengan memastikan bahwa guru-guru di sekolah tidak memiliki paham radikalisme.

Mirisnya, survei terkini yang dirilis oleh beberapa lembaga seperti Wahid Institute, Pusat Pengkajian Islam Masyarakat (PPIM), dan Setara Institute mengindikasikan terjadinya penyebaran ajaran intoleransi dan paham radikalisme di lembaga pendidikan di Indonesia.

Artikel terkait : Kak Seto usulkan sekolah tiga hari, baik atau buruk? Ini tanggapan psikolog

Sekilas informasi tentang radikalisme yang perlu Parents pahami

paham radikalisme

Berdasarkan KBBI Edisi V terbitan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tahun 2016, kata ‘radikal’ bermakana secara mendasar (sampai kepada hal prinsip). Lalu, radikal adalah istilah politik yang bermakna amat keras menuntut perubahan (undang-undang, pemerintahan).

Sementara itu, untuk kata ‘radikalisme’ memiliki 3 arti berdasarkan KBBI. Pertama, paham atau aliran yang radikal dalam politik. Kedua, paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis. Ketiga, sikap ekstrem dalam aliran politik.

Sederhananya, radikalisme merupakan suatu paham atau gagasan yang menginginkan adanya perubahan sosial dan politik dengan menggunakan cara yang ekstem. Termasuk dengan cara kekerasan, bahkan juga teror.

Sebagai orang dewasa, khususnya orangtua dan guru, kita harus menjauhkan paham ini dari anak-anak, bahkan sejak dini.

Paham radikalisme di sekolah penting untuk kita waspadai untuk mencegah bibit-bibit yang akan menganut pola pikir sempit yang mendorongnya menjadi pelaku kekerasan.

paham radikalisme

Dikutip dari laman Detik News, dalam rangka memeringati Hari Guru, yang jatuh pada 25 November, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau agar guru bisa mencegah paham radikalisme menyebar luas di sekolah.

Untuk itu, ia mengingatkan agar guru-guru bisa mendidik, khususnya menyebarkan agama melalui cara-cara yang penuh cinta dan kasih. Hal ini diungkapkan lantaran adanya guru berpaham radikal yang diam-diam menyebarkan aliran ini.

“Karena agama tidak bisa diajarkan dengan rasa benci, agama tidak bisa disebarkan dengan murka, dengan amarah,” tegasnya.

Lebih lanjut ia mengingatkan bahwa memberikan pemahaman agama dengan cara menebarkan kebencian dan kekerasan justru bertolak belakang dengan esensi agama. Pasalnya, apa pun agamanya, tentu saja selalu mengedepankan kedamaian dan kasih sayang.

Oleh karena itulah, guru sebagai pembimbing tentu diharapkan bisa memahami hal ini.

“Itulah mengapa saya tadi menekankan bahwa setiap guru, setiap pendidik senantiasa memiliki, menjaga, merawat rasa cinta pada diri mereka ketika menghadapi para siswa-siswi anak didik kita. Karena hanya dengan cinta kita bisa menanamkan nilai-nilai kebajikan, menanamkan dan mengajarkan nilai-nilai agama,” paparnya.

Baca juga:

PR akan dihapus dari sekolah, apa manfaatnya bagi anak?

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Memperingati Hari Guru, Menteri Agama imbau para guru cegah paham radikalisme
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti