TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Penelitian: Otak wanita lebih aktif dari pria sehingga mudah depresi

Bacaan 3 menit
Penelitian: Otak wanita lebih aktif dari pria sehingga mudah depresi

Bagaimanapun, otak manusia, terlepas dari jenis kelaminnya, bisa berubah dan sangat sulit dipahami.

Pernahkah Bunda merasa penasaran, mengapa kita lebih mudah merasa stres dan cemas dibanding suami? Ternyata, kinerja otak wanita yang berbeda dengan laki-laki menjadi faktor paling berpengaruh dalam hal ini. 

Ilmuwan mengungkap alasan wanita lebih mudah stres

otak wanita

Otak wanita lebih aktif daripada laki-laki, demikian temuan terbaru Amen Clinics di California. Temuan ini membantu menjelaskan mengapa wanita lebih rentan mengalami kecemasan, depresi, insomnia, dan gangguan makan.

Penelitian Amen Clinics California ini merupakan analisis otak dengan sampel terbanyak sejauh ini. Penelitian tersebut mengumpulkan 46 ribu pindaian (scan) otak dari 9 klinik yang kemudian dianalisis perbedaannya antara otak pria dan wanita.

Menurut para peneliti, sangat penting memahami perbedaan otak pria dan wanita. Sebab, dengan demikian, menjadi terjelaskan bagaimana kelainan yang sama bisa berefek berbeda di otak pria dan otak wanita.

Sebagai contoh, data menunjukkan bahwa wanita lebih sering didiagnosis menderita Alzheimer, depresi, dan gangguan kecemasan. Sementara pria sering diidentifikasi mengidap gangguan konsetrasi (attention deficit hyperactivity disorder, ADHD) dan gangguan perilaku (conduct disorder).

Artikel terkait: Penelitian: Terungkap! Seks menguatkan daya ingat seorang perempuan

Otak wanita cenderung lebih aktif daripada otak pria

otak wanita

Penelitian yang dipublikasikan di Journal of Alzheimer’s Disease ini juga mendapati, otak wanita lebih aktif di banyak area otak ketimbang pria. Keaktifan itu terutama terjadi di area Cortex Prefrontalis dan Sistem Limbik.

Cortex Prefrontalis terletak di bagian terdepan kepala, merupakan bagian yang mengatur fokus dan kontrol rangsangan (impuls). Bagian inilah yang bertanggung jawab pada sifat empati, intuitif, bekerja sama, kontrol diri, dan fokus kita.

Sedangkan Sistem limbik merupakan bagian yang memengaruhi mood dan rasa cemas manusia. Bagian ini menjadi aktif ketika kita mengalami kecemasan, depresi, insomnia, dan gangguan makan.

Kesimpulannya, fungsi visual dan koordinasi di otak wanita lebih aktif daripada laki-laki.

Salah satu peneliti dalam riset ini, Daniel G. Amen, psikiater yang juga pendiri Amen Clinics mengatakan, “Riset ini sangat penting untuk memahami perbedaan otak berdasarkan gender.”

Ia menambahkan, “Perbedaan kuantitatif yang bisa kami identifikasi antara otak pria dan otak wanita ini penting untuk memahami risiko gangguan otak pada masing-masing gender, terutama gangguan otak seperti penyakit Alzheimer.”

Para peneliti menggunakan pindaian otak dari 119 sukarelawan sehat dan dari 26.683 pasien dengan masalah kejiwaan beragam, mulai dari trauma otak, bipolar, gangguan mood, skizofrenia dan penyakit jiwa lain, serta ADHD.

Prosedur yang dilakukan saat penelitian ialah dengan meminta subjek yang diteliti beristirahat atau melakukan tugas koginitif. Di saat bersamaan, peneliti memantau aliran darah di otaknya menggunakan teknologi single photon emission computed tomography (SPECT).

Dari sanalah mereka melihat, aliran darah di otak wanita lebih deras.

Berbagai faktor yang memengaruhi kinerja otak

otak wanita

Bagaimanapun, otak manusia, terlepas dari jenis kelaminnya, bisa berubah dan sangat sulit dipahami. Sebagaimana ditulis oleh Gina Rippon, profesor Cognitive Imaging dari Ashton University.

“Teori bahwa otak kita bersifat plastis dan lunak menjadi salah satu dobrakan dalam studi otak 40 tahun terakhir. Berbagai pengalaman jangka pendek maupun panjang bisa mengubah struktur otak.”

“Juga didapati bahwa perilaku dan pemahaman sosial, seperti stereotip, bisa mengubah cara otak memproses informasi. Ada perilaku manusia yang dikontrol oleh kerja otak, dan pada seseorang, perilaku itu berubah-ubah seiring waktu, perpindahan tempat, dan budaya karena faktor eksternal seperti pendidikan, kelas ekonomi, dan makanan.”

***

Semoga informasi ini bermanfaat. 

 

Baca juga: 

Wow! menstruasi memengaruhi perkembangan otak perempuan

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Prima Sulistya

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Penelitian: Otak wanita lebih aktif dari pria sehingga mudah depresi
Bagikan:
  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti