TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Wow! menstruasi memengaruhi perkembangan otak perempuan

Bacaan 4 menit
Wow! menstruasi memengaruhi perkembangan otak perempuan

Para ahli saraf menemukan hubungan antara peningkatan beberapa hormon saat menstruasi dengan perkembangan otak perempuan.

Menstruasi adalah hal yang dialami setiap wanita setelah ia memasuki usia pubertas. Bagi beberapa perempuan, selain keluar darah, menstruasi juga ditandai dengan perubahan emosi, bagian tubuh yang terasa lebih sensitif, bahkan kemunculan jerawat. Tapi banyak yang tidak mengetahui bahwa menstruasi mempengaruhi perkembangan otak. Berikut penjelasannya!

Menstruasi mempengaruhi perkembangan otak perempuan

Menstruasi tidak teratur

Sebuah studi yang dilakukan di Max Plank Institute for Human Cognitive and Brain Science di Jerman, menemukan korelasi antara tingkat estrogen selama proses menstruasi berlangsung dengan perkembangan otak perempuan.

Hippocampus, sebuah area kecil di otak yang memengaruhi mood, emosi dan juga kenangan mengalami kenaikan volume selama proses menstruasi. Kenaikan tingkat estrogen selama proses mendekati waktu pembuahan menambah volume materi abu-abu dan materi putih di hippocampus.

Saat hormon estrogen mengalami kenaikan selama menstruasi, kemampuan sel synapses menghubungkan sel-sel saraf di bagian hippocampus meningkat secara signifikan.

Artikel terkait: 5 Hal penting tentang menstruasi pertama anak, Parents wajib tahu!

Sebuah studi pada tahun 2000 yang diterbitkan di jurnal PNAS menemukan bahwa hormon estrogen meningkatkan konektifitas sel synapses di area hippocampus sebesar 25%.

Peneliti di Institut Max Plank mengukur kadar estrogen 30 perempuan selama dua periode menstruasi. Mereka melakukan pemindaian MRI untuk mengukur volume beberapa area di otak yang berbeda pada setiap subjek.

Hasil studi menemukan ada pertumbuhan materi abu-abu di bagian synapses yang berfungsi menghubungkan sel-sel di dalam otak, dan juga pertumbuhan materi putih di bagian serabut saraf. Tingkat estrogen yang naik turun juga mempengaruhi struktur otak secara teratur.

Perempuan akan membuat keputusan impulsif bergantung pada tingkat estrogen yang ia miliki

menstruasi mempengaruhi perkembangan otak

menstruasi memengaruhi perkembangan otak perempuan

Di tahun 2014, sebuah studi diterbitkan pada Journal of Neuroscience menemukan bahwa kenaikan tingkat estrogen selama siklus menstruasi bisa mencegah perempuan mengambil keputusan impulsif.

Sebuah studi lain yang diterbitkan di Jurnal PNAS pada tahun 2008 mengonfirmasi sejauh mana seorang perempuan akan membuat keputusan impulsif bergantung pada tingkat estrogen yang ia miliki. Semakin tinggi tingkat estrogennya, sikap impulsifnya akan semakin berkurang.

Dr. Ben Michaelis, seorang ahli Psikolog Klinis di New York, menyatakan bahwa hormon estrogen dan progesteron bisa mempengaruhi mood, kepercayaan diri dan bagaimana seorang perempuan berinteraksi dengan yang lain.

“Tingkat estrogen berkaitan erat dengan kondisi emosional seorang perempuan, karena estrogen mempengaruhi bagian otak yang mengendalikan emosi,” ujar Dr. Michaelis.

Selain itu, rasa sakit dan kram yang dialami saat menstruasi juga mempengaruhi volume materi abu-abu di otak. Hal ini berimbas negatif pada kemampuan kognitif perempuan.

Memahami apa yang terjadi pada tubuh dan otak kita saat menstruasi, akan membantu kita untuk menjelaskan pada pasangan mengapa kita bisa bersikap impulsif suatu waktu dan bersikap bijak di waktu yang lain.

Apa itu hormon esterogen?

kanker payudara 1

Estrogen adalah hormon yang memainkan berbagai peran dalam tubuh. Pada perempuan, hormon esterogen  membantu fungsi sistem reproduksi. Hormon ini juga membantu mempertahankan karakteristik perempuan, seperti payudara dan rambut kemaluan.

Estrogen juga berkontribusi terhadap kesehatan kognitif, kesehatan tulang, fungsi sistem kardiovaskular, dan proses tubuh penting lainnya.

Ovarium, kelenjar adrenalin, dan jaringan lemak menghasilkan estrogen. Baik tubuh perempuan dan laki-laki memiliki hormon ini, tetapi perempuan biasanya memilki lebih banyak hormon esterogen.

Ada berbagai jenis estrogen, diantaranya:

  • Estrone

Jenis estrogen ini hadir dalam tubuh perempuan setelah menopause. Ini adalah bentuk estrogen yang lebih lemah dan dapat dikonversi menjadi bentuk estrogen lainnya, sebagaimana diperlukan.

  • Estradiol

Baik perempuan maupun laki-laki menghasilkan estradiol. Terlalu banyak estradiol dalam tubuh dapat menyebabkan jerawat, kehilangan gairah seks, osteoporosis, dan depresi.

Kadar estyradiol yang sangat tinggi dapat meningkatkan risiko kanker rahim dan payudara. Namun, kadar yang rendah dapat menyebabkan penambahan berat badan dan penyakit kardiovaskular.

  • Estriol

Tingkat estriol akan meningkat selama kehamilan, karena estriol berfungsi untuk membantu rahim tumbuh, dan membantu tubuh untuk mempersiapkan proses melahirkan. Kadar estriol memuncak tepat sebelum proses melahirkan.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Estrogen sangat bermanfaat bagi organ-organ berikut:

  • Ovarium. Estrogen membantu merangsang pertumbuhan folikel telur.
  • Vagina. Di dalam vagina, estrogen berfungsi untuk menjaga ketebalan dinding vagina dan meningkatkan pelumasan.
  • Rahim. Estrogen meningkatkan dan mempertahankan selaput lendir yang melapisi rahim. Hormon ini juga mengatur aliran dan ketebalan sekresi lendir uterus.
  • Payudara. Tubuh menggunakan estrogen dalam pembentukan jaringan payudara. Hormon ini juga membantu menghentikan aliran ASI setelah Busui menyapih anaknya.

Itulah penjelasan mengenai menstruasi memengaruhi perkembangan otak perempuan, semoga informasi di atas bermanfaat!

Referensi: medicaldaily.com, helloflo.com, nature.com

Baca juga:

Penelitian: Kehamilan Mengubah Otak Perempuan Secara Tak Terduga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Wow! menstruasi memengaruhi perkembangan otak perempuan
Bagikan:
  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti