TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan Produk
  • Kehamilan
  • Anak
  • Event
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • EventEvent
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Benarkah operasi caesar menyebabkan anak kegemukan?

Bacaan 4 menit
Benarkah operasi caesar menyebabkan anak kegemukan?

Saat ini semakin banyak ibu hamil yang memilih melahirkan melalui operasi caesar. Penelitian mendeteksi adanya hubungan antara caesar dan obesitas pada anak

Pada awal mulanya, operasi caesar atau operasi sesar dilakukan karena alasan medis. Misalnya, bila terdapat resiko keselamatan terhadap ibu atau janin bila persalinan dilakukan secara normal melalui vagina.

Namun, kecenderungan yang terjadi beberapa tahun terakhir di Indonesia tidaklah demikian. Sekarang ibu hamil bisa memilih apakah ia mau melahirkan secara normal atau caesar. Banyak ibu hamil yang ingin melahirkan secara caesar karena takut mengalami rasa sakit atau ingin memilih hari yang diinginkan untuk melahirkan bayi.

Kaitan operasi caesar dengan obesitas

Operasi caesar berkaitan dengan obesitas?

Operasi caesar berkaitan dengan obesitas?

Penelitian yang dilakukan Harvard Medical School dan Harvard School of Public Health menunjukkan bahwa anak-anak yang lahir melalui operasi caesar memiliki resiko kegemukan pada usia 3 tahun.

Penelitian ini dilakukan terhadap 1255 anak yang lahir di Boston tahun 1999 hingga2002. Dari anak-anak tersebut, 23% diantaranya lahir melalui caesar dan sisanya dilahirkan secara normal.

Dari 23% tersebut, sebanyak 16% mengalami kegemukan. Di lain sisi, hanya 7,5% anak yang dilahirkan secara normal mengalami kegemukan di usia 3 tahun.

Penyebab obesitas (kegemukan)

Penyebab obesitas ini diduga berkaitan dengan bakteri yang terdapat pada sistem pencernaan anak. Pada anak yang lahir melalui caesar, ditemukan lebih banyak bakteri Firmicutes. Bakteri ini banyak ditemukan pada orang dewasa yang kegemukan.

Penelitian terhadap sejumlah tikus menunjukkan bahwa pengurangan firmicutes berpengaruh pada berkurangnya resiko kenaikan berat badan. Selain itu, antibiotika yang digunakan selama operasi caesar juga diduga mempengaruhi jumlah populasi bakteri pada sistem pencernaan anak.

Penelitian selanjutnya

Penelitian lain juga dilakukan terhadap 10.000 anak berusia 11 tahun di England. Sebanyak 83% anak yang lahir melalui caesar cenderung mengalami kegemukan dibandingkan dengan anak yang lahir secara normal. Saat ini 1 dari 4 bayi di England lahir secara caesar.

Risiko lain operasi caesar

luka operasi caesar

Berikut risiko lain melahirkan caesar bagi seorang perempuan:

  • Infeksi. Infeksi dapat terjadi di sepanjang luka sayatan, di dalam rahim, dan di organ panggul lainnya (seperti kandung kemih).
  • Risiko perdarahan atau kehilangan darah meningkat. Anda akan kehilangan lebih banyak darah saat menjalani persalinan sesar, dibandingkan dengan persalinan pervaginam(normal). Hal ini dapat menyebabkan anemia atau transfusi darah.
  • Cedera pada organ. Persalinan caesar memungkinkan seseorang mengalami cedera pada organ lain, seperti usus atau kandung kemih (2 kejadian per 1002 persalinan caesar).
  • Adhesi. Jaringan parut dapat terbentuk di dalam daerah panggul, menyebabkan penyumbatan dan rasa sakit. Adhesi juga dapat menyebabkan komplikasi kehamilan di masa depan, seperti plasenta previa atau solusio plasenta.
  • Lebih lama dirawat di rumah sakit. Setelah sesar, Anda mungkin akan dirawat di rumah sakit antara 3-5 hari setelah kelahiran (lebih lama dari persalinan normal). Jumlah waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan setelah sesar juga cukup lama dibandingkan dengan persalinan pervaginam.
  • Reaksi terhadap obat-obatan. Mungkin ada reaksi negatif terhadap anestesi yang diberikan selama sesar.
  • Risiko operasi tambahan. Jika terjadi masalah setelah operasi sesar, Anda bisa saja menjalani histerektomi(pengangkatan rahim), perbaikan kandung kemih atau operasi sesar lainnya.
  • Kematian ibu. Angka kematian ibu untuk sesar lebih tinggi dibandingkan dengan kelahiran pervaginam.
  • Reaksi emosional. Beberapa wanita yang pernah menjalani operasi sesar melaporkan perasaan negatif tentang pengalaman melahirkan mereka.

Resiko persalinan caesar untuk bayi:

  • Kelahiran prematur. Jika usia kehamilan tidak dihitung dengan benar, bayi yang dilahirkan secara sesar dapat lahir terlalu dini, dan memiliki berat badan lahir rendah.
  • Masalah pernapasan. Bayi yang dilahirkan melalui operasi sesar lebih cenderung mengalami masalah pernapasan.
  • Skor APGAR yang rendah. Bayi yang dilahirkan dengan sesar 50% lebih cenderung memiliki skor APGAR yang lebih rendah daripada bayi yang dilahirkan secara normal.
  • Cidera janin. Bayi bisa saja terluka selama operasi sesar, namun kejadian ini sangat jarang terjadi (rata-rata 1-2 bayi per 100 persalinan).

Pertimbangkan sebelum memutuskan operasi sesar

Benarkah operasi caesar menyebabkan anak kegemukan?

Hasil penelitian di atas belum tuntas membuktikan hubungan sebab-akibat antara caesar dan kegemukan. Walaupun demikian, sebaiknya Bunda mempertimbangkan dengan baik apakah ingin melahirkan secara normal atau caesar.

Jangan memilih operasi caesar bila tidak dibutuhkan, karena operasi sesar memiliki banyak resiko. Tubuh Bunda  sudah diciptakan untuk melahirkan secara alami dan tentunya lebih baik daripada melahirkan dengan cara yang diciptakan oleh manusia.

Baca juga:

 

Cerita mitra kami
Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
Bahaya Plasenta Akreta, Cek Cara Mengatasinya di Sini!
Bahaya Plasenta Akreta, Cek Cara Mengatasinya di Sini!
Keputihan Banyak Saat Hamil 5 Minggu 5 Hari: Normal atau Berbahaya?
Keputihan Banyak Saat Hamil 5 Minggu 5 Hari: Normal atau Berbahaya?
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Theva Nithy

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • Benarkah operasi caesar menyebabkan anak kegemukan?
Bagikan:
  • Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

    Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

  • Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

    Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

  • Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
    Cerita mitra kami

    Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun

  • Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

    Tidak Ada Flek Selama Kehamilan 12 Minggu, Apakah Kehamilan Sudah Aman?

  • Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

    Hamil Anak Kedua 15 Minggu Belum Rasakan Gerakan Janin, Apakah Normal?

  • Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun
    Cerita mitra kami

    Deretan Pemeriksaan Kehamilan yang Perlu Dilakukan Ibu Hamil di atas 35 Tahun

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam
India flag
India

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceLittle ReiTAP Awards

Layanan Pengaduan Konsumen

PT Tickled Audience Platform (theAsianparent Indonesia)

Kontak Kami Butuh bantuan? Klik.

Email kami: [email protected]

Hubungi kami: +62 21 50986309

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia

WhatsApp: +62 853 1111 1010

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Info Iklan
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti